Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 07 Apr
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 07 Apr 

Beyoncé (Alb. Beyoncé / Columbia) – Partition
Dibuka dengan Yoncé, dimana Beyoncé mempertunjukan kemampuannya nge-rap, Partition kemudian segera hadir menghentak dengan beat yang menggebu, menggabungkan RnB, dancehall dan electro-pop. Secara vokal, tentu tidak perlu diragukan lagi kemampuan Beyoncé dalam menaklukkan lagu yang memiliki dinamika yang intens ini. Mulai dari verse yang fierce hingga chorus yang dilantunkan dengan lebih lembut. Partition pada dasarnya sebuah anthem pop-dance yang memikat. Ditulis ramai-ramai oleh Beyoncé, bersama dengan Terius Nash, Justin Timberlake, Timothy Mosley, Jerome Harmon, Dwane Weir, Charisse Hill dan Mike Dean, Partition dirilis pada tanggal 25 Februari (9/10)

Foster the People (Alb. Supermodel / Columbia) – Best Friend
Di tengah trend revivalitas funk yang tengah menjamur, Foster the People tampaknya tak mau ketinggalan. Diset sebagai sebagai single ketiga dari album sophomore mereka, Supermodel, Best Friend merupakan sebuah nomor disko yang meriah. Dan tentunya corak indie-rock ala Foster the People tidak dilupakan begitu saja, sehingga Best Friend terdengar cukup eklektis dan kaya. Single dirilis pada tanggal 10 Maret. (8/10)

Rita Ora (Single / Roc Nation) – I Will Never Let You Down
Dengan hadirnya Calvin Harris sebagai orang dibelakang layar, kita tentu mengira jika single baru Rita Ora, I Will Never Let You Down, akan juga hadir dalam semangat progressive house. Ternyata pengaruhnya sedikit saja, karena single ini, meski masih menghadirkan sentuhan dance, namun justru mengadopsi electro-pop dan juga retro synth-pop sebagai bagian utamanya. Tapi I Will Never Let You Down merupakan nomor pop yang renyah, sehingga minusnya dance yang menggebu bukan menjadi masalah. Single dirilis pada tanggal 31 Maret. (8/10)

Alicia Keys (Alb. OST The Amazing Spider-Man 2 / RCA) – It’s on Again
Pharrell kembali lagi mengerjakan lagu untuk film. Tapi kali ini ia hanya bertugas sebagai salah satu penulis lagi dan juga produser. It’s on Again yang menjadi soundtrack untuk film super hero The Amazing Spider-Man 2 dinyanyikan oleh Alicia Keys, meski secara umum, apalagi dengan hadirnya unsur electro-funk, lagi ini terdengar sangat Pharrell-esque sekali. Tapi sukurlah berkat vokalnya yang kuat, lagu ini tidak melunturkan ciri khas ala Alicia Keys. Kendrick Lamar muncul sebentar sebagai rapper di awal lagu. Single dirilis pada tanggal 1 April. (8/10)

Foxes (Alb. Glorious / Sony Music) – Holding Onto Heaven
Dengan single ketiganya, Holding Onto Heaven, rasanya kita menjadi semakin tidak sabar untuk menantikan hadirnya album debut Foxes. Single ini menunjukkan jika taste bermusik Foxes cukup bagus. Terbukti dari aransemen Holding Onto Heaven yang terdengar kaya dan rapi. Apalagi lagi electro-soul yang menderu cepat ini juga merupakan karya tulisnya sendiri, meski dibantu oleh Jonny Harris. Kerjasama mereka yang kompak memberi penekanan yang kuat dalam imej Foxes sebagai penyanyi pop dengan pilihan yang ariatif dalam lagu-lagunya. Single dirilis pada tanggal 4 Mei. (8/10)

Natasha Bedingfield (Alb. OST The Pirate Fairy / Walt Disney Records) – Who I Am
Buat yang kangen dengan Natasha Bedingfield, jangan kuatir, karena kabarnya Natasha tengah mengerjakan album barunya. Dan sebagai pemanasan, bisa disimak single barunya, Who I Am yang merupakan soundtrack dari film animasi Disney yang berjudul The Pirate Fairy. Natasha masih percaya dengan kuatan power-pop yang biasa dinyanyikannya. Ditambah dengan sedikit sentuhan pop-folk, lagu bertempo lumayan kencang ini terasa tepat guna untuk mengantarkan lagu bersemangat self-empowerment ini. Yang paling penting, vokal Natasha masih terdengar renyah untuk didengar. Album soundtrack The Pirate Fairy dirilis pada tanggal 1 April. (8/10)

The Black Keys (Alb. Turn Blue / Nonesuch) – Fever
Band rock Amerika, The Black Keys, memberi kejutan dalam single paling baru mereka. Tentu saja mereka masih mengusung rock, terutama di bagian akhir lagu. Namun di awal hingga pertengahan, Fever diarahkan The Black Keys dalam sebuah nomor elekto-rock dengan bumbu-bumbu soul yang cukup mulus eksekusinya. Tempo sedang membuat lagunya juga membuat lagunya tidak terdengar lebih riuh sebagaimana lagu rock biasanya. Chorus yang adiktif merupakan highlightnya. Membuat Fever terdengar seperti lagu pop ketimbang rock. Bukan dalam terminologi jelek pastinya. Single dirilis pada tanggal 24 Maret. (8/10)

RAC feat. Kele & MNDR (Alb. Strangers / Interscope) – Let Go
André Allen Anjos merupakan sosok yang bebrada di belakang RAC atau Remix Artist Collective merilis Let Go yang berasal dari album debut mereka, Strangers. Tapi RAC tidak sendiri, karena ia mengajak duo pengusung elektronika asal New York, MNDR, untuk membantunya. Ditambah pula dengan hadirnya Kele dari Block Party, sebagai pengisi vokal membuat tembang elektro-pop bertempo sedang ini terasa sangat riuh namun juga berjalan dengan santai. Perpaduan yang cukup asyik dan memikat. Album Strangers dirilis pada tanggal 1 April. (8/10)

TJR ft. Benji Madden (Single / Rising Music) – Come Back Down
TJR atau TJ Rozdilsky merupakan salah satu DJ yang mencoba untuk mengangkat namanya. Ia juga kerap membantu beberapa artis seperti Pitbull. Come Back Down merupakan single paling barunya. Meski techno dan acid house menjadi spesialisasinya, akan tetapi dalam Come Back Down TRJ menghadirkan elektro-house yang lebih nge-pop dan dapat diterima umum. Hadirnya Benji Madden dari The Good Charlotte mungkin memasukkan atmosfir rock, akan tetapi Come Back Down adalah nomor house yang mengejar cita-rasa pop yang kental. Beat-beat yang diusungnya jelas terdengar agar lagunya menjadi catchy dan easy listening. Single dirilis pada tanggal 3 Maret. (8/10)

Skrillex with Diplo feat. G-Dragon & CL (Alb. Recess / Atlantic) – Dirty Vibe
Album debut Skrillex, Recess, menghadirkan banyak bintang tamu untuk membantunya. Termasuk Dirty Vibe ini, yang merupakan kerjasamanya dengan musisi EDM ternama, Diplo. Moombahton dan hip hop merupakan salah satu spesialisasi Diplo, sehingga tidak heran jika dusbtep dalam Dirty Vibe dipadukan dengan hip hop. Sementara itu, bagian rap, yang merupakan esensi utama, dipercayakan kepada dua bintang K-Pop ternama yang cukup piawai dalam ngerap, G-Dragon dari Bib Bang dan CL dari 2NE1. Kerjasama mereka membuat Dirty Vibe terasa sangat riuh dan menggebu. Album Recess dirilis pada tanggal 14 Maret. (8/10)

Crayon Pop (Single/ Sony Music) – Uh-Ee
Girl group rookie asal Korea Selatan tampaknya memiliki nasib yang cukup cemerlang. Tidak hanya akan menjadi opening-act Lady Gaga dalam rangkaian konser ArtRave: The Artpop Ball, Sony Music juga tertarik untuk merilis single dan album mereka secara internasional, termasuk single mereka yang paling baru ini, lagu berjuduk unik, Uh-Ee. Tapi judul bukan satu-satunya yang unik dari Uh-Ee. Meski secara dasar merupakan sebuah elektro-pop, tapi lagu terdengar sangat imut karena Crayon Pop menghadirkan musik ala 8 Bits yang dulu populer digunakan di video game lawas. Pop dance yang lucu ini-lah yang menjadi andalan mereka untuk menarik perhatian. Single dirilis pada tanggal 1 April. (8/10)

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.


Related posts

Leave a Reply