Trending News

Blog Post

Exclusive Interview With Joshua Ledet
Artist Interviews

Exclusive Interview With Joshua Ledet 

Juara ketiga American Idol ke 11, Joshua Ledet akhirnya tampil pertama kalinya di hadapan publik Indonesia untuk mengisi acara Java Jazz Festival 2015. Tak hanya itu saja, dirinya juga tampil di sebuah acara televisi swasta, untuk membawakan lagu barunya untuk pertama kalinya “Love Can Do”. Sebelum tampil di Java Jazz Festival, CreativeDisc diberi kesempatan untuk interview langsung dengan Joshua Ledet (@joshledet). Simak interviewnya berikut ini:

CD: Bagaimana Indonesia menurutmu?
Josh: Aku cinta Indonesia. Ini tempat yang indah, Negara yang indah, orang-orangnya menyenangkan. Aku senang bisa kesini. Aku suka dengan energi dan suasana disini. Aku suka orang Indonesia. Mereka baik-baik.

CD: Apakah kamu suka dengan makanannya?
Josh: Oh iya, aku suka sekali makanannya. Aku nggak familiar sama nama-nama makanan disini. Aku lupa, tapi aku coba semacam sup, dan enak banget! Ada mi, ayam, udang, dan banyak kuahnya. Enak sekali. Warnanya kuning.

CD: Oh itu Soto! Mau kami bawakan soto lain kali?
Josh: Ya ya! Bawakan!

CD: Oke, Josh, apa 5 hal menarik yang orang nggak tahu tentang kamu?
Josh: Aku penunggang kuda. Aku tumbuh di sebuah peternakan. Yang kedua, aku suka sekali makanan pedas. Aku agak takut gelap. Aku gampang emosi. Jika seseorang menggangguku, aku gampang marah. Aku mungkin baik, tapi aku juga bisa galak. Aku bisa galak kalau ada orang menyebalkan.

CD: Kembali ke perjalananmu di American Idol, kamu sering disebut versi cowok dari Fantasia. Bagaimana komentarmu?
Josh: Aku lumayan suka dengan sebutan itu, karna Fantasia adalah salah satu inspirasiku. Aku tumbuh dengan mendengarkan musiknya. Dia alasan awal aku mengikuti audisi American Idol, jadi itu semacam pujian untukku. Aku suka Fantasia, aku suka sekali suara dan musiknya, jadi, ya, aku suka sebutan itu.

CD: Bagaimana hidupmu berubah setelah American Idol?
Josh: Hidupku berubah drastis. Aku bukan Josh yang dulu lagi. Yah, aku tetap Josh yang sama, tapi aku
diperlakukan seperti Josh yang berbeda.

CD: Kamu punya fanbase yang besar sejak American Idol. Bagaimana hubunganmu dengan penggemar?
Josh: Aku sayang fansku. Mereka sangat manis, aku selalu ketemu mereka. Mereka suka menyapaku. Mereka orang-orang yang manis. Aku sayang mereka.

CD: Di tahun 2013, kamu merilis lagu original, Here To Die. Ceritakan sedikit tentang lagu itu
Josh: Itu sesuatu yang aku lakukan untuk bersenang-senang. Fansku pasti senang karena aku belum
merilis lagu baru sejak American Idol, jadi aku ke studio, bersenang-senang dan menguploadnya di
YouTube. Ternyata videonya sukses, dan sempat direview majalah Rolling Stone.

CD: Kami pikir itu kesempatanmu untuk merilis album.
Josh: Ya, aku akan segera merilis album. Aku sedang mengerjakan musik dan merekam lagu-lagu baru di studio, aku bekerjasama dengan penulis lagu dan produser yang luar biasa. Aku akan rilis beberapa single dulu, albumnya menyusul.

CD: Mengenai Java Jazz Festival. Kau pernah menyanyikan Jar of Hearts milik Christina Perri di American Idol. Apa nanti ada kejutan? Kejutan duet dengan Christina Perri, mungkin?
Josh: Sayangnya aku belum bisa duet dengan Christina Perri. Lagunya ada di daftar, jadi kupilih lagu itu dan kunyanyikan. Sebenarnya aku nggak begitu mendengarkan lagu-lagu Christina Perri. Tapi itu lagu yang bagus.

CD: Kami dengar, kamu takut naik pesawat? Bagaimana akhirnya kamu memutuskan untuk berpartisipasi di Java Jazz Festival ini?
Josh: Sebenarnya aku gugup. Aku di pesawat ke Filipina selama 17 jam. Aku melatih diriku untuk berani naik pesawat. Aku sudah nggak terlalu takut, tapi aku masih nervous untuk naik pesawat. Astaga, penerbangannya lama sekali.

CD: Ada yang ingin kamu sampaikan untuk fansmu di Indonesia?
Josh: Aku sayang mereka, dukungan mereka sangat luar biasa, dan aku sangat berterima kasih. Aku senang datang kesini untuk menunjukkan musikku untuk kalian, dan semoga aku bisa kembali kesini lagi secepatnya, berkali-kali.

Translated by @SheylaMcF

Interview by Danie Cung
CreativeDisc Contributor
@cung2

Special Thanks to Warner Music Indonesia & Java Jazz Festival untuk interview dengan Joshua Ledet.

Related posts

Leave a Reply