Trending News

Blog Post

The Voice 8 – Knockout Rounds Week 1
The Voice US

The Voice 8 – Knockout Rounds Week 1 

Welcome to The Voice, babak baru: Knockouts. Dalam babak ini, penyisihan masih berlangsung di masing-masing tim, tapi dengan dua penampilan berbeda. Kini saatnya kontestan yang memilih lagu apa yang akan mereka bawakan, tapi tetap coach masing-masing yang menentukan siapa yang akan mereka bawa ke tahap selanjutnya, yaitu Live Shows. Setelah Chris Martin dan Taylor Swift menjadi Key Advisor pada tahap ini di season-season sebelumnya, kini giliran Nate Ruess yang jasanya dipakai untuk season 8.

#TeamXtina Ashley Morgan –  Heartbreaker vs Sonic – A Woman’s Worth
Di setiap penampilan #TeamXtina, keseruan yang terjadi adalah perang nada-nada tinggi dari powerhouse vocalists dalam tim ini. Makanya enggak heran kalau knockout milik Ashley dan Sonic dipasang pertama supaya membakar babak ini dalam semangat yang tinggi. Ashley adalah seorang risk taker. Betapa beraninya ia membawakan lagu Whitney di Blinds dan keagresifannya muncul lagi di Knockouts dengan lagu super sulit Pat Benatar, dimana Adam memperhatikan kalau Ashley nyaris tak menggunakan vibrato dalam penampilan. Sementara Sonic dengan lagu Alicia Keys ia mampu meng-capture emosi yang sepadan sehingga Blake menyatakan bahwa Sonic cenderung lebih berada dalam wheelhouse-nya Christina.
Winner: Sonic ?
Eliminated: Ashley Morgan

#TeamBlake Brian Johnson – Nothing Ever Hurt Like You vs Sarah Potenza – Wasted Love
Mengadu dua performer beda dunia dalam babak ini sebenarnya jauh lebih adil dibanding menandingkan mereka di babak Battles. Selain karena penampilan mereka dipisah, lagu yang mereka bawakan adalah pilihan sendiri. Jadi tak ada kejanggalan yang bisa dikritik dari segi background story penampilan mereka. Sedangkan tugas coach masing-masing dan Key Advisor adalah untuk menemukan relevansi pada penampilan masing-masing kontestan di atas panggung. What’s great about Brian and Sarah is that both of them equally good on stage, and not forget to mention, command their songs in their own quality. Maka ga heran kalau penampilan ini berbuah Steal.
Winner: Sarah Potenza
Adam Steal: Brian Johnson ?

#TeamAdam Clinton Washington – Wanted vs Nathan Hermida – Leave Your Lover
Agak sedikit mengkhawatirkan jika seorang kontestan membawakan lagu yang hanya sebuah track dalam album. Moment break it or make it ini diciptakan oleh Nathan saat dia memilih sebuah track dari album “In the Lonely Hour”-nya Sam Smith, di lain pihak, lawan Nathan di babak ini memilih lagu paling populer dari Hunter Hayes. Keduanya sama-sama berhasil menaklukkan lagu mereka, bukan hanya di urusan delivery vokal, tapi juga emosi. Meski tak sempurna, karena Christina menangkap beberapa nada sumbang pada penampilan Nathan, ia berhasil melaju ke babak selanjutnya.
Winner: Nathan Hermida
Eliminated: Clinton Washington

#TeamPharrell Mia Z – Hold On, I’m Coming vs Paul Pfau – I Don’t Nedd No Doctor vs Sawyer Fredericks – Collide
Ada suatu insiden yang terjadi dalam tim ini. Anthony Riley yang memenangkan Battles melawan Travis keluar dari kompetisi karena alasan pribadi. Berdasarkan rumor yang berkembang setelahnya, berhentinya Anthony karena kicauan yang ia unggah ke Twitter, mendedikasikan kemenangannya kepada seorang figur yang dituduh teroris. Rumor lainnya menyatakan kalau keluarga Anthony karena ia keberatan diadu dengan Mia. But what the hell, insiden ini justru menciptakan cerita baru bagi The Voice, dimana untuk pertama kalinya mereka menandingkan tiga kontestan dalam satu Knockouts. Dari ketiganya akan keluar dua orang pemenang. Tampil pertama, Mia. Ia semakin percaya diri dengan tampilan vokal yang semakin menggoda. Begitu juga dengan Paul, yang uniknya berhasil memberi penampilan yang solid. Dan meskipun ditampilkan terakhir, Sawyer membuktikan popularitasnya di kompetisi ini juga berdasarkan kebolehannya.
Winners: Sawyer Fredericks ? Mia Z ?
Eliminated: Paul Pfau

#TeamBlake Meghan Linsey – (You Make Me Feel Like A) Natural Woman vs Travis Ewing – I Don’t Wanna Be
Blake memasangkan dua kontestan hasil Steal-nya dalam satu Knockout. Saya suka penyandingan ini, karena memberi harapan kepada mereka yang di-Steal, kalau harapan itu masih ada. Dulu, saat Meghan menjadi opening act untuk Blake, ia “terpaksa” harus membawakan lagu-lagu country. Kini, ia lebih berani menyanyikan lagu-lagu soul sesuai keinginannya. Sementara Travis, penampilan ini seperti menyia-nyiakan bakat dan potensi yang ia punya. Terlalu indulgent, terlalu ambisius, terlalu agresif, semua serba terlalu.
Winner: Meghan Linsey
Eliminated: Travis Ewing

#TeamXtina Kimberly Nichole – If You Love Somebody, Set Them Free vs Koryn Hawthorne – Try
Awalnya, Christina berpikir kalau melatih Koryn akan lebih sulit dibanding Kimberly. Tapi kenyataannya, Kim justru held back, enggak santi, seakan ragu akan kemampuannya. Koryn di lain pihak tampak penuh percaya diri. Tinggal bagaimana Christina menilai penampilan mereka di atas panggung. Siapa yang lebih ngena ke hatinya. Karena sebenarnya, baik Koryn maupun Kim memberi penampilan yang “wow” dalam arahan dimensi yang berbeda.
Winner: Kimberly Nichole
Pharrell Steal: Koryn Hawthorne

Bagian kedua Knockouts menayangkan tiga pertarungan dengan 4 kontestan yang akan melaju ke babak Live, karena satu dari tiga yang tak terpilih mendapat Steal oleh coach tim lain.

#TeamBlake Cody Wickline – Til My Last Day vs Corey Kent White – Live Like You Were Dying
Meski sama-sama vokalis country, kedua kontestan ini sebenarnya memancarkan dua pesona yang berbeda. Cody lebih ke country tradisional, Corey yang modern. Entah kenapa, dari sesi latihan sepertinya sudah terlihat kalau Blake akan memilih Corey. Mungkin pengaruh tangisannya, plus cerita haru tentang perjualan hidup ayang dan kakeknya yang sedang melawan penyakit. Dan boom! Bukan cuma Blake, coach lainnya pun merasakan penampilan Corey begitu emosional, sehingga hampir luma dengan keberadaan Cody, yang memenangkan 4 kursi di Blinds dulu.
Winner: Corey Kent White
Eliminated: Cody Wickline

#TeamAdam Blaze Johnson – You Found Me vs Deanna Johnson – Listen to Your Heart
Pertarungan antar-Johnson di babak ini hadir seperti perang sebelumnya: sangat jelas siapa yang akan dipilih. Bedanya, jika Blake memutuskan karena air mata, Adam memutuskan karena ia ingin Deanna ada Live sejak awal. Dan ketika begitu banyak nada sumbang Deanna dan dua dari tiga coach lain memilih Blaze, Adam tak gentar untuk meluluskan kontestan favoritnya.
Winner: Deanna Johnson ?
Eliminated: Blaze Johnson

#TeamPharrell Caitlin Caporale – Warrior vs Hannah Kirby – Higher Love
Pharrel dan Nate Ruess enggak perlu banyak kerja dalam melatih dua vokalis ini. Mereka sudah jadi, sudah dalam jalur yang tepat. I love Caitlin. Love her even more setelah penampilan penuh power membawakan lagu Demi Lovato ini. Sialnya, Hannah pun melakukan hal yang out of the box dengan lagunya. So, both girls are bringing the best of both worlds. Sudah barang tentu Pharrell kesusahan menentukan pemenang. Pop powerhouse atau rock chick?
Winner: Caitlin Caporale ?
Blake Steal: Hannah Kirby

Kontestan dalam Bucket List #TeamCreative sudah berkurang dua orang lagi dengan tersisihnya Travis Ewing dan Cody Wickline. Enam akan lanjut berkompetisi di Live Playoffs dan menunggu tiga kontestan lagi yang akan tampil di episode selanjutnya.

Ai Hasibuan
CreativeDisc Contributor
@hasibuanai11

Related posts

Leave a Reply