Trending News

Blog Post

Soundrenaline 2016: Louder Than Ever – Day 2
Concerts Review

Soundrenaline 2016: Louder Than Ever – Day 2 

Mungkin ekspektasi ‘tumpah-ruah-55ribu-penonton’ hari pertama, membuat banyak orang yang lebih mempersiapkan diri di hari kedua di festival musik terbesar di Indonesia, Soundrenaline 2016, Louder Than Ever.

Yah.. meskipun jumlah penonton tidak se’padat’ hari sebelumnya, tapi tetap, Soundrenaline 2016 memberikan aksi terbaiknya dalam 5 stage. Festival hari kedua dibuka dengan penampilan Suicidal Sinatra, Piston, Scaller, dan KPR.

Salah satu yang dinanti-nanti adalah Base Jam. Yup, mereka reunian, dan main di Amphitheatre Stage. Lagu-lagu lama seperti Jatuh Cinta, Hujan Tanpa Awan, Takkan Berpaling Cinta, dan Bukan Pujangga dibawakan dengan formasi 3 vokalis: Adon, Sigit, dan Alvin. Base Jam pun tampil atraktif, bahkan tidak segan-segan mengajak penonton untuk selfie bersama. Adon bahkan nggak malu-malu untuk turun ke tengah-tengah penonton, dan terjadilah lautan selfie di Ampitheathre itu.

Makin malam, GWK penuh bintang. Selain karena langit cerah, penampilan Tulus di Go Ahead Stage juga membuat lautan bintang-buatan-dari-handphone. Jadi, Tulus sempat meminta penonton untuk menyalakan flash hpnya, dan diabadikan di insta-stories dan snapchatnya. Bicara performance, Tulus memberikan suara terbaiknya lewat lagu “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”, “Sewindu”, dan “Pamit” yang merupakan single dari album terbarunya, Monokrom.

Soundrenaline 02

The best performence of the night: DDHEAR. Mungkin ketika kita melihat DDHEAR di list, kita langsung bertanya “Siapa?”. Ini adalah proyek kolaborasi dari Dialog Dini Hari dan Endah & Rhesa (FYI Kolaborasi ini dibentuk di Bali tahun lalu). 2 kelompok musisi yang genrenya hampir mirip, namun ketika berkolaborasi menghasilkan satu atmosfir yang luar biasa. Lagu-lagu dari Dialog Dini Hari dinyanyikan Endah & Rhesa, dan begitupun sebaliknya. Pohon Tua Bersandar, Jangan Berhenti Engkau Bernyanyi, When You Love Someone, Oksigen dan Liburan Indie adalah beberapa lagu yang dibawakan DDHEAR.

Perform dengan penonton terbanyak, hari itu dipegang oleh Sheila On 7. Main di A Stage sekitar jam setengah 10 malam, setelah Marcello Tahitoe, dan Kotak. Mungkin itu juga yang membuat banyak penonton yang enggan beranjak dari A Stage. “Pejantan Tangguh” langsung membuat panas suasana. Belum lagi “Seberapa Pantas”, “JAP”, “Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki”, “Lapang Dada” yang otomatis membuat semua bernyanyi. Ya, meskipun Eros sempat mengalami masalah dengan gitarnya yang tidak bisa nyala, tetapi penonton tetap semangat menyanyikan lagu-lagu hits dari Sheila On 7. Penampilan Sheila On 7 ditutup dengan lagu “Kita”. Oh iya, di waktu yang bersamaan, Kahitna juga tampil di Go Ahead Stage memuaskan ‘anak-90an’ dengan “Cantik”, “Cerita Cinta”, “Mantan Terindah”, dll.

/rif, Barasuara, Elephant Kind, Neonomora, Mocca, Efek Rumah Kaca, adalah beberapa musisi yang main di stage-stage Soundrenaline. Sementara, lineup utama malam itu, The Temper Trap dan Bloc Party, tampil sekitar jam 10-lebih malam, bersamaan di 2 stage berbeda.

Bloc Party main di Go Ahead Stage. Lumayanlah, untuk manggung bersamaan dengan Temper Trap, sepertinya Bloc Party memang punya massanya sendiri. Only He Can Heal Me, Positive Tension, Song for Clay, My True Name, Flux, Helicopter, dan Ratchet adalah beberapa lagu yang dibawakan Bloc Party.

Soundrenaline Temper Trap

Sementara di panggung lain, penampilan The Temper Trap dibuka “Thick as Thieves”, dan langsung memanaskan suasana GWK. Dougy Mandagi, vokalis The Temper Trap, yang merupakan orang Indonesia (Manado) sangat senang akhirnya bisa tampil di tanah kelahirannya sendiri. Meskipun hampir 80% dari penonton tau (dan menunggu) The Temper Trap dengan lagu “Sweet Disposition”, sepertinya mereka harus menunggu karena lagu itu (pasti) ada di songlist terakhir. Love Lost, Fall Together, Burn, Soldier On, Science of Fear, dan Drum Song adalah beberapa lagu yang dibawakan The Temper Trap sebelum akhirnya Sweet Disposition. Oh iya, ada pesta kembang api juga yang menandai Soundrenaline 2016 telah resmi berakhir.

TEKS:
DANIE CUNG @CUNG2
PHOTO: OFFICIAL FROM SOUNDRENALINE

Related posts

Leave a Reply