fbpx

Trending News

Blog Post

Album of the Day: Taylor Swift – Lover
Album of The Day

Album of the Day: Taylor Swift – Lover 

Released by: Republic Records

Bukan Taylor Swift namanya jika tidak ada kontroversi jelang perilisan album barunya. Setidaknya di beberapa tahun terakhir ini. Termasuk juga jelang rilis album ketujuhnya, “Lover“. Yang paling mencolok tentu saja kisruhnya bersama mantan labelnya, Big Machine, yang telah dibeli oleh manajer Justin Bieber dan Ariana Grande, Scooter Braun, dan kini memiliki master untuk 6 album pertamanya.

Taylor sudah menyebutkan jika ia berniat untuk merekam ulang materi 6 album tadi yang tentunya diniatkan untuk mengembalikan kontrol untuk karya-karyanya kembali pada dirinya sendiri. Terlepas dari kisruh ini, sebenarnya ada catatan lain yang lebih menarik untuk dicermati, karena “Lover” menjadi album Taylor pertama yang dimiliknya secara mandiri dan mutlak, meski tentu saja label besar seperti Republic masih diajak sebagai kolaborator.

Selepas “Reputation” (2017), di mana ia sempat menyebutkan jika “Taylor yang lama sudah mati,” muncul pertanyaan apa lagi sajian Taylor versi baru ini? Ternyata Taylor lama bangkit kembali dari kematiannya… atau tidur panjangnya. Setidaknya demikian jika menilik 18 track yang menjadi materi albumnya yang mayoritas diproduseri Taylor bersama Jack Antonoff serta Joel Little ini.

Indikasi tersebut sudah jelas dibuktikan dengan single pembuka ‘Me!’ di mana Brendon Urie bertindak sebagai kolaborator. Lagu upbeat ini terdengar sangat cerah dan ringan. Sangat ringan sehingga kadang terdengar mirip lagu anak-anak. Disusul kemudian dengan ‘You Need to Calm Down’ yang tak kalah ringan kadar popnya, meski tidak terdengar childlike lainnya.

Wajar muncul keraguan, apakah “Lover” nantinya akan diisi dengan lagu-lagu setipe? Syukurlah tidak, karena Taylor menunjukkan proses pendewasaan yang semakin matang melalui lagu-lagu lain dalam album. Balada ‘Lover’, yang juga menjadi judul album, bukan hanya salah satu track terbaik dalam album, namun boleh dikatakan sebagai yang terbaik untuk tahun ini.

Lagu terbaik tahun ini lainnya yang bisa diambil dari “Lover” adalah ‘The Archer’ yang kembali menghadirkan “kecintaan” Taylor akan synth-pop. Atmosferik dan emosional, meski relatif low-key, ‘The Archer’ memadukan balada yang menjadi kekuatan Taylor dengan synth yang memang “makanan” Antonoff.

Elaborasi synth-pop ini memang kaya memenuhi album. Nyaris setiap tracknya bergaya sejenis. Ada yang berkesan, sebagaimana yang bisa disimak dalam bop-bop catchy seperti ‘Cruel Summer’, ‘The Man’ atau ‘Death by a Thousand Cuts’. Bukan berarti tidak ada yang kurang berkesan atau jenerik juga, seperti ‘I Think He Knows’ atau ‘London Boy’ dan beberapa track lain, yang jujur saja terdengar seperti filler, ketimbang secara utuh menjadi pilar album.

Ini yang membuat 18 track “Lover” menjadi sedikit mubazir dan album kemudian terdengar agak berlarat secara tempo. Mungkin jika dihilangkan saja beberapa track filler, maka ia akan menjadi lebih solid. Apalagi sebenarnya album memang sudah diberkahi dengan beberapa track kuat.

Sulit untuk melupakan lagu balada yang menandakan kembalinya Taylor ke ranah country, ‘Soon You’ll Get Better’. Kehadiran Dixie Chicks semakin mempertegas kekuatan lagu, meski terkadang kita berharap grup kenamaan ini bukan sekedar pengisi latar saja. Ketukan pop-rock yang dihadirkan dalam ‘Paper Rings’ pun memberi kesegaran tersendiri.

“Lover” mungkin bukan album paling gemilang Taylor, namun jelas masih menarik untuk disimak. Ia seperti variasi dari “Red” (2012) dan versi yang lebih matang dari “1989” (2014), yang boleh dikatakan album-album terbaik Taylor sejauh ini.

“Lover” terdengar seperti upaya Taylor untuk menujukkan kedewasaan. Apalagi dalam 4 bulan lagi ia akan memasuki usia kepala 3, sehingg tidak heran karya-karyanya terdengar lebih dalam, tertahan, serta tentunya dibekali dengan kualitas vokal yang semakin terasah. Seperti sisi emosi yang disajikan Taylor didalammya, maka “Lover” pun terkadang terdengar playful, namun kerap pula lirih dan wishful.

Official Website

TRACKLIST

1. “I Forgot That You Existed” 2:51
2. “Cruel Summer” 2:58
3. “Lover” 3:41
4. “The Man” 3:10
5. “The Archer” 3:31
6. “I Think He Knows” 2:53
7. “Miss Americana & the Heartbreak Prince” 3:54
8. “Paper Rings” 3:42
9. “Cornelia Street” 4:47
10. “Death by a Thousand Cuts” 3:19
11. “London Boy” 3:10
12. “Soon You’ll Get Better” (featuring Dixie Chicks) 3:22
13. “False God” 3:20
14. “You Need to Calm Down” 2:51
15. “Afterglow” 3:43
16. “Me!” (featuring Brendon Urie of Panic! at the Disco) 3:13
17. “It’s Nice to Have a Friend” 2:30
18. “Daylight” 4:53

Related posts

Leave a Reply