fbpx

Trending News

Blog Post

Flume Tampil Heboh di Gelaran Sunny Side Up Festival 2019
Concerts Review

Flume Tampil Heboh di Gelaran Sunny Side Up Festival 2019 

Gelaran Ismaya Live yang setiap tahunnya digelar di pulau Dewata, Bali, yaitu Sunny Side Up (SSU), tahun ini digelar di venue barunya, Manarai Beach House, 24 Agustus lalu. Dengan lokasi yang baru, tentu jadi magnet tersendiri untuk para music-goers.

DJ Lokal, Kai dari Tantra Bali mengisi di awal gelaran SSU. Selama satu jam, Kai memberikan track yang asik mengisi waktu sunset, sambil juga menunggu penampilan selanjutnya dari Grace Carter. Bisa jadi banyak yang datang duluan ke Manarai, untuk melihat penampilan perdana Grace Carter di Indonesia.

Tepat jam 6 sore, Grace Carter naik di panggung SSU. Dibuka dengan ‘Saving Grace’ dan ‘Don’t Hurt Like It Used To’, Grace Carter mengungkapkan senang bisa tampil di Bali, dan sedikit ‘sebel’ karena penampilan pertamanya di Bali, kondisinya sedang tidak fit. Mungkin itu juga yang membuat dia sangat emosional menyanyikan ‘Heal Me’. Selama 45 menit, Grace Carter sepertinya berjuang untuk melawan kondisinya yang kurang fit itu, dan show ditutup dengan track ‘Why Her Not Me’ yang mengundang koor massal dari penonton SSU.

Selanjutnya ada DJ Elektronik – Indie dari Australia, Yahtzel, tampil memberikan track-track ajaibnya, tak hanya itu, dia sempat menunjukkan kemampuannya bermain gitar di stage. Dilanjutkan peraih nominasi Grammy, Tokimonsta dengan setlist electronic hip-hop, yang bikin suasana makin pecah, seiring dengan penonton yang makin malam makin ramai.

Flume, dijadwalkan lebih cepat di 21.30, membuat ‘pengabdi-Flume’ sudah ramai memadati sand-area depan panggung. Sepertinya banyak yang menantikan penampilan Produser dan DJ dari Australia, bernama asli Harley Edward Streten ini. Ya, SSU jadi set LIVE perdana Flume di Indonesia.

Teatrikal! Ketika orang-orang melihat penampilan Flume di SSU. Dari awal, sudah banyak elemen-elemen ‘aneh’ yang justru membuat penampilan Flume makin berkesan. Ketika Flume masuk, lalu dengan cat semprot, dia membuat tulisan “Halo, Saya Flume” yang seakan-akan menegaskan kalau penampilan pertamanya di Indonesia ini sangat spesial!

Tidak lama, intro ‘Never Be Like You’ melantun, yang kemudian membuat hampir semua mengangkat HP. Bisa jadi, banyak yang menunggu lagu ini – karena lagu ini yang membuat Flume dikenal dan jadi nominasi Grammy 2017. Flume mengajak Vera Blue untuk menggantikan Kai di vocal lagu ini.

“This is my first time in Bali..” yang kemudian disambut meriah oleh party goers yang beruntung melihat penampilan live pertamanya di SSU. Langsung, tanpa babibu, Flume mengajak Reo Cragun ke stage, dan membawakan track terbarunya ‘Friends’. Flume diberikan stage dimana dia bisa meluapkan semua ekspresi dan kegilaannya. Dengan camera yang ada di mana-mana, 3 meja DJ, bahkan meja dimana Flume ngelas diatas panggung + mecahin pot + mecahin printer, kemudian dia tidur-tiduran ‘santai’ di stage, pokoknya gila, sampai penonton tidak bisa menebak, apa yang akan dilakukan Flume selanjutnya.

Setelah momen emosional, Flume memperkenalkan satu lagu baru, yang dikemas secara apik lewat suara Vera Blue dan lightning plus visual yang teatrikal. Show Flume pun ditutup dengan ‘You & Me’, dan Flume mengajak Vera Blue dan Reo Craggun untuk naik ke stage.
Selesai? Tentu tidak. KAMI BUTUH ENCORE! Flume pun naik lagi dan membawakan 2 track ajaibnya, yang membuat suasana Manarai makin panas. Meski begitu, show memang harus dihentikan karena regulasi, dan sudah jam 12 malam.

Related posts

Leave a Reply