Trending News

Blog Post

10 Musik Indonesia Terbaik yang Mengusung Tema “Girl Power”
Top 10 Lists

10 Musik Indonesia Terbaik yang Mengusung Tema “Girl Power” 

Garapan para wanita tangguh yang merayakan keindahan dan kompleksitas seorang Hawa

Terus terang, bahkan hingga saat ini, artis wanita masih belum menerima apresiasi dan penghormatan yang setara dengan artis pria di industri musik Indonesia. Kerap kali pertanyaan yang diajukan jurnalis dan masyarakat kepada artis wanita adalah sesuatu mengenai pacar, mantan pacar, dan calon mantan pacar mereka ketimbang karya dan kerja keras mereka.

Akan tetapi, perlahan namun pasti, mulai tercipta sebuah perubahan. Para vokalis wanita, terutama usia muda, semakin tergerak untuk menjadi produser dan songwriter. Mereka semakin proaktif dalam merancang konsep untuk karya dan imej mereka. Lagu-lagu dengan narasi “wanita sebagai obyek romansa” semakin ditinggalkan. Kesetaraan upah dan kesempatan untuk ‘manggung’ semakin diperjuangkan.

Mengikuti semangat Women’s History Month di Amerika Serikat dan Hari Musik Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Maret yang lalu, berikut ini adalah 10 karya terpilih Kartini Masa Kini yang sarat akan pemberdayaan, inspirasi, dan tentu saja, hiburan yang senantiasa manis di telinga.

10. Rinni Wulandari – “Born Ready”

Dibalut dengan produksi R&B dan aransemen slow jam yang menggugah, “Born Ready” menjadi wejangan Rinni Wulandari kepada para wanita untuk merengkuh tekad diri masing-masing (‘Hold your head up high’/’Show them what you got’/’Turn all your wrongs to right’/’It’s been tough, now it’s time to be strong’). Karya empowerment ini pun kemudian mengantarkan sosok wanita tangguh berusia 30 tahun ini ke piala AMI Awards pertamanya.

9. SIVIA – “Storm”

Salah satu vokalis wanita Indonesia paling underrated ini paling memahami betapa pentingnya kemerdekaan diri bagi seorang wanita. Salah satu mahakarya SIVIA–bertajuk “Storm”–menjadi konfirmasi spiritual bahwa terkadang, mengucapkan selamat tinggal kepada segala sesuatu yang membebani adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan “self-worth” (‘Pergilah jauh dariku’/’Tak perlu kau ingat yang lalu’/’Sadarlah itu semua’/’Hanya bayangan’/’Bukan genggaman’). Mengapa “Storm” masih belum menjadi hit bombastis?

8. Krista Monica – “Be Alright”

Salah seorang anak muda penggerak musik jazz Indonesia ini menyampaikan narasi yang subtle mengenai bahaya “toxic masculinity” melalui balada folk-jazz fusion “Be Alright” (‘Living in his own space’/’You don’t have to face’/’Every voice that brings you down’/‘Don’t listen, don’t miss out’). Selalu ada terang di ujung terowongan yang gelap, dan syukurlah, Krista Monica turut menjadi terang di ranah musik jazz Tanah Air yang masih didominasi kaum Adam.

Related posts

Leave a Reply