Thomas Bangalter Ungkap Alasan Daft Punk Bubar: Karena AI

Oleh: cung2 - 06 Apr 2023

Thomas Bangalter, akhirnya bercerita alasan di balik bubarnya Daft Punk. Dalam wawancara yang dilansir dari Variety, Bangalter menjelaskan bahwa ia ingin menjauhkan diri dari suara teknologi yang terlalu kental. Ia menyatakan bahwa ia menyukai teknologi sebagai alat, tetapi merasa takut dengan hubungan mesin dan manusia. Bangalter mengaku bahwa sebagian besar karya musik yang ia buat sangatlah bersifat humanis dan bukan tergantung pada algoritma.

Alasan Bangalter lainnya, salah satunya karena berkembangnya kecerdasan buatan (AI) dan pengaruhnya yang semakin besar terhadap industri kreatif. Ia mengatakan bahwa kekhawatirannya tentang penggunaan AI bukan hanya pada penciptaan musik, tetapi juga penggemar yang mungkin salah mengartikan niat baik dari duo tersebut. Bangalter mengatakan bahwa mereka selalu berusaha untuk menggunakan mesin untuk mengekspresikan sesuatu yang sangat bergerak, yang tidak bisa dirasakan oleh mesin tetapi manusia. Bangalter sangat mencintai sebagai karakter robot di Daft Punk, namun ia tidak ingin menjadi ‘robot’ di dunia yang sebenarnya.

Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo memutuskan untuk bubar dari Daft Punk tahun 2021. Setelah itu, Bangalter mengumumkan album solo pertamanya, “Mythologies”. Dua single sudah dirilis: ‘L’Accouchement’ dan ‘Le Minotaure’. Bangalter mengatakan bahwa ia tertarik pada proyek orkestra ini karena keluarganya terlibat dalam dunia seni. Ia juga merasa senang menulis musik yang tidak membutuhkan ‘alat’ dan hanya diperlukan kertas dan dirinya sendiri.

Author

cung2

More from Creative Disc