Java Jazz Festival 2023 Day 3: Pertunjukan Para Legenda Lokal dan Internasional

Oleh: luthfi - 10 Jun 2023

Foto: Sulinda Sumardi

Ketika Java Jazz Festival (JJF) 2023 mengumumkan penampil hari ketiganya yang akan tampil di Minggu, 4 Juni 2023 kebanyakan orang mempertanyakan tiadanya artis yang mengisi panggung special show setelah Jum’at dan Sabtu festival ini sudah menghadirkan Stephen Sanchez, Cory Wong dan Max yang membuat penonton mudanya berteriak dan The Chicago Experience Feat. Danny Seraphine & Jeff Coffey yang membuat karaoke berjamaah dengan buaian lagu soft rock Chicago.

Penampil dalam negeri mendominasi hampir 80% dari jadwal penampilan di hari ketiga JJF dan menyisakan 20% lebih sedikit untuk penampil luar negerinya. Penampil hari ketiga JJF sendiri juga kebanyakan diisi oleh artis yang biasanya banyak mengisi festival musik lokal sehingga ketika melihat jadwalnya festival ini kurang menggigit dan tidak mempunyai nilai uniknya.

Untungnya ada beberapa nama yang menjadi saving grace kehambaran penampil hari ketiga ini karena hari ketiga sendiri adalah hari dimana para legenda musik baik dalam dan luar negeri tampil dan menunjukkan dirinya kepada penonton kenapa mereka pantas disebut sebagai legenda. Ada Vina Panduwinata, Deddy Dhukun, Fariz RM, dan Mus Mujiono yang tampil satu panggung dan merepresentasikan penyanyi dan pencipta lagu jazz pop lokal yang sudah menjadi legenda di Indonesia, Nonaria yang memboyong salah satu biduan yang merepresentasikan era transisi Orde Lama dan Orde Baru yaitu Tetty Kadi, Jazzanova yang spesial membawakan banyak katalog Strata Records yang merupakan legenda di kalangan pecinta jazz berkat cara rilisan mereka yang sangat militan dan sangat dekat dengan masyarakat kulit hitam di wilayah Detroit dan sekitarnya,

Ariel dan Bunga Citra Lestari yang mendadak menjadi Frank dan Nancy Sinatra, , Makaya McCraven yang sudah menjadi prodigy di kalangan kritikus musik internasional, dan puncaknya adalah grup disco yang merupakan mantan anak didik Nile Rodgers dan Bernard Edwards dari CHIC yang terkenal berkat lagu “We Are Family” yaitu Sister Sledge.


Selain nama-nama tersebut ada beberapa highlight di JJF 2023 hari ketiga. Adam At tampil dengan membawakan Japanese jazz-nya yang mencampurkan rock, J-Pop, game music, bahkan sampai ska ke dalam musik jazz¬-nya seolah mendengarkan lagu latar untuk anime dan game, GAC yang akhirnya kembali tampil di panggung besar di Jakarta setelah hiatus lama, Lyodra yang sukses menarik perhatian penonton di luar, dan The Soulful yang membawakan playlist lagu R&B dan hip hop lokal dan internasional dari era ketika kita semua mendengarkan lagu melalui MP3 Player dan meminta suatu lagu diputar di radio kesayangan.

Para legenda benar-benar menyelamatkan JJF hari ketiga yang penampilnya sedikit timpang dari hari-hari sebelumnya dan berhasil menutup gelaran JJF 2023 dengan seru dan melekat di memori meskipun tidak seheboh di hari-hari sebelumnya. Semoga JJF 2024 bisa memberikan penampil yang lebih wow dan menjadi melting pot antara pemirsa pecinta jazz dan non jazz.

Author

luthfi

More from Creative Disc