Band asal Denmark, Mew, band yang digawangi Jonas Bjerre, Johan Wohlert, dan Silas Utke Graae Jorgensen sukses kembali hadir dan menghibur Frengers sebutan fans setia MEW di Indonesia tepatnya dalam gelaran Joyland Festival 2023 akhir tahun ini.
Creativedisc.com mendapat kesempatan eksklusif dari Plainsong Live, penyelenggara festival musik Joyland untuk bisa berbincang dengan MEW usai penampilannya di festival tersebut.
Saat kami bertanya bagaimana perasaan MEW yang akhirnya dapat kembali tampil di Jakarta setelah kurang lebih delapan tahun silam berada di Jakarta yakni tahun 2015, Jonas selaku vokalis pun menjawab sangat bahagia bisa kembali hadir, apalagi show ini adalah satu-satunya penampilan MEW di tahun 2023 karena mereka memang tidak sedang melakukan tur apapun. Bisa kita bayangkan betapa eksklusifnya kedatangan Jonas dkk ini ke Jakarta. Bagi siapapun yang berhasil menyaksikan penampilan MEW yang selalu memukau ini, terlebih di Joyland festival adalah sebuah kemujuran.
Penampilan tanpa cela dengan sound dan visual yang selalu on-point di atas panggung, bahkan vokal Jonas terdengar sangat sama dengan apa yang kami dengarkan di playlist platform musik atau CD fisik album MEW.
Di tahun 2024 mendatang, MEW sudah mengumumkan tur di Inggris dengan konsep orkestra bersama Danish Chamber Orchestra berisikan kurang lebih 20 an lebih musisi di dalamnya. Creativedisc.com bertanya bagaimana persiapan MEW dan segenap grup orkestra yang akan mereka boyong di Inggris, dan Johan pun menjawab MEW melakukan rehearsal yang benar-benar matang berkali-kali untuk memberikan pertunjukkan yang sempurna. Band ini pun memutuskan untuk tidak menggunakan permainan visual animasi seperti pada penampilan khas MEW di tiap aksi panggungnya dengan alasan mereka tahu bahwa sudah terlalu banyak titik perhatian audiens dengan penampilan MEW sebagai band dan juga pemain orkestra multi instrumen di atas panggung, jika ditambah motion visual maka terlalu ramai dan tidak dapat berfokus pada pemain orkestra yang sudah totalitas memainkan tiap karya lagu MEW.
MEW dan visual motion grafis adalah hal yang sangat erat dan tidak bisa dipisahkan, hal ini pula yang menjadi daya tarik fans saat menonton band yang dikenal dengan hits nya seperti Comforting Sounds, The Zookeper’s Boy, Special dan juga Am I Wry? No.
Pertanyaan terakhir yang dapat kami tanyakan kepada MEW karena keterbatasan waktu yang kami punya saat itu adalah seputar pendapat personil MEW mengenai apa perbedaan kebiasaan yang mereka rasakan di usia saat ini dibandingkan MEW 20 tahun silam dengan usia yang jauh lebih muda dan berenergi. Sebuah kalimat jawaban pun disampaikan oleh Johan, bahwa di usia saat ini MEW merasa jauh lebih dewasa secara pribadi dibandingkan 20 tahun lalu, dan ia mengakui saat ini meski tiap personil hanya berjumpa saat mereka berlatih untuk persiapan manggung atau membuat rekaman namun mereka sangat menghargai tiap quality time tersebut. Kedekatan sesama personil MEW pun sudah seperti keluarga sendiri karena bertahun-tahun membuat karya bersama. Sebuah penutup perbincangan yang membuat kami terharu.
Mari berdoa semoga MEW dapat hadir kembali di Indonesia dan tampil dengan karya terbaiknya. Special thanks to Plainsong Live and Joyland Festival for making this interview happen.
