Sebelum memulai tur Forget Tomorrow yang rencananya akan dimulai bulan April, Justin Timberlake merilis album studio ke enam nya “Everything I Thought It Was”. Album ini merupakan hasil karyanya selama 4 tahun.
Lewat wawancaranya baru-baru ini di The Tonight Show Jimmy Fallon, Justin menyebutkan bahwa, “Album ini sangat jujur. Proses pembuatannya sangat berbeda dengan yang lain, karena bersamaan dengan pandemi juga dengan kelahiran anakku tahun 2020. Selama pandemi, dan memiliki anak kedua kami, luar biasa, saya bolak-balik. Namun, meskipun alur proses pembuatan album ini sedikit tersendat, saya memiliki hampir 100 lagu, namun menyaringnya menjadi 18 saja.”
Akhir Januari lalu, JT merilis ‘Selfish’, dan ‘Drown’ yang cukup menggambarkan isi dari album baru “Everyhing I Thought It Was”. Mendekati perilisan album, Justin memberikan kejutan dengan menghadirkan teman-teman segrupnya, *NSYNC di konsernya di Los Angeles. Ini adalah kali pertama mereka tampil lagi dalam satu panggung, setelah terakhir kali di tahun 2013. Mereka membawakan lagu ‘Paradise’ yang akan masuk di album baru Justin. Versi reunian ini, juga masuk di album “Everything I Thought It Was” yang dirilis 15 Maret.
Justin juga mempersiapkan tur dunia “Forget Tomorrow” yang akan dimulai bulan April di Kanada, dan akan ada 77 pertunjukan di Amerika dan Eropa, hingga akhir 2024.
NSYNC reunites at Justin Timberlake’s “One Night Only” L.A. show. pic.twitter.com/Va3ZjJGMUi
— Variety (@Variety) March 14, 2024