Teks & Photo: Budi Susanto
Penantian Panjang penggemar ARCH ENEMY di tanah air, khususnya di Jakarta dan sekitarnya akhirnya terbayar sudah tgl 23 May 2024 yang lalu. ARCH ENEMY menutup rangkaian Deceiver ASIA TOUR 2024 di Jakarta yang bertempat di Bali United Studio, Kebun Jeruk – Jakarta Barat. Venue ini merupakan venue yang dipilih promotor sebagai pengganti venue awal yaitu Kota Peruri, Jakarta Selatan. Sebelum menuntaskan tour nya di Jakarta, ARCH Enemy juga telah menyambangi Korea Selatan, China, Taiwan, Filipina, Singapura, Malaysia dan Thailand. Konser ARCH Enemy di Jakarta kali ini tercatat sebagai konser mereka yang kedua kali nya, dimana waktu itu mereka pertama kali datang ke Jakarta dan menggelar konser di Tennis Indoor Jakarta pada tanggal 28 October 2009.
Dari siang hari, sebagai pemanasan sebelum Atraksi utama, Band-band cadas sudah bergantian tampil sebagai Opening Act perhelatan metal ini yaitu, EJAKULA LA VAMPIRA, MODERN GUNS, STRAIGHTOUT, KONFLIKSION, NOXA, AMALGAMA (Rusia), NOXA, serta BURGERKILL.
Setelah intro lagu “Doctor Doctor” dari Band UFO, ARCH ENEMY formasi terkini yang terdiri dari : Michael Amott (Gitar), Alissa White-Gluz (vokcal), Daniel Erlandsson (Drum), Sharlee D’Angelo (Bass), Joey Concepcion (Gitar) langsung menggebrak panggung di hall Bali United yang berukuran sekitar 30 x 24 mtr tersebut. Sebagai Lagu Pembuka mereka memilih “Deceiver Deceiver” dari album terakhir : “Deceivers” yang dirilis tgl 12 Agustus 2022. Lagu bertempo cepat ini langsung membakar semangat Metalhead yang memadati venue malam itu. Disusul oleh “The World is yours” serta “Ravenous” dari Album “Wages of Sins (2002)”.
Alissa White-Gluz kemudian menyapa penonton dalam Bahasa Indonesia setelah lagu ke-3 ini usai, “Hey, Apa kabar Indonesia..!!” teriaknya, yang disambut dengan riuh oleh fans nya. Tidak dapat dipungkiri, Vokalis cantik 38 tahun asal Kanada ini adalah magnet dari perhelatan metal malam itu. Allisa bergabung dengan ARCH ENEMY sejak tahun 2014 menggantikan vocalist pertama yaitu Angela Gossow yang mengundurkan diri. 
Selanjutnya, Arch Enemy membuat penonton ber-headbang massal lewat lagu “War Eternal”. Menyusul kemudian lagu-lagu yang tidak asing ditelinga fans Arch Enemy juga turut mengisi setlist, yaitu : “House of Mirrors”, “My Apocalypse”, “The Watcher”, dan “The Eagle flies alone”. Lagu “The Eagle Flies Alone” ini mampu mengundang sing along dari penonton.
Berikutnya Arch Enemy memuntahkan lagu-lagu hits lainnya yaitu “Handshake With Hell”, “Sunset Over the Empire”, “No Gods, No Masters”, “As The Pages Burn” dan “We Will Rise”.
Selain Alissa yang tampil mempesona serta prima dengan vokal Growl, Scream, maupun Clean-nya, Michael Amott yang merupakan founder dan mastermind dari Arch Enemy juga tampil enerjik Bersama tandemnya Joey Concepcion yang merupakan pengganti dari Jeff Loomis. Bahkan Joey juga sempat memainkan solo gitar nya di pertengahan konser ini. Bassist Sharlee D’Angelo dan Daniel Erlandsson pada drum juga tampil solid menjaga tempo.
Setelah menghilang beberapa saat ke belakang panggung, Unit Melodic Death Metal asal Swedia ini Kembali menghajar panggung dengan 2 lagu berturut-turut yaitu ; “The Enemy Within” dan “Burning Angel”. Konser berakhir? Tentu saja belum.
Sesaat kemudian, lampu digelapkan, tak lama kemudian lighting panggung menyorot Joey yang memainkan gitar clean dan disusul oleh Michael yang mengisi solo gitar. Mereka membawakan “Snow Bound”, sebuah instrumental ballad, yang dibawakan dengan ciamik.
Konser malam itu akhirnya ditutup dengan lagu andalan dari álbum “Doomsday Machine” (2005), yaitu : “Nemesis”, Dan tentu saja penonton merespon lagu ini dengan Mosh Pit di sepanjang lagu. Setelah menuntaskan lagu “Nemesis”, semua personil Arch Enemy menundukkan badan ke arah penonton sebagai tanda terima kasih mereka, dan tak lupa berfoto Bersama dengan latar belakang semua penonton yang hadir pada malam itu.