Billie Eilish Ungkap Lagu ‘Eres Tú’ Carla Morrison Jadi Inspirasi, Sang Penyanyi Tersentuh

Oleh: Achmad Bagas - 03 Sep 2024

Carla Morrison, penyanyi dan penulis lagu asal Meksiko, baru-baru ini mengungkapkan rasa harunya setelah mengetahui bahwa salah satu lagunya menjadi inspirasi bagi Billie Eilish. Pada hari Jumat (30/8) Morrison membagikan sebuah klip di media sosial yang menunjukkan Billie Eilish berbicara tentang proses kreatif di balik lagu populernya, ‘Wish You Were Gay.’

Dalam wawancara tersebut, Eilish menyebutkan bahwa lagu andalan Morrison, ‘Eres Tú,’ menjadi pemicu utama yang memotivasi dirinya dalam menciptakan lagu tersebut.

Carla Morrison, yang dikenal dengan vokal lembut dan lirik-lirik yang penuh emosi, tak bisa menahan kebahagiaannya. Di akun Instagram pribadinya, Morrison menulis, “Jangan pernah berhenti melakukan apa yang paling kamu sukai, kamu tidak akan pernah tahu bahwa kamu sedang menginspirasi.” 

Pesan ini menyertai klip wawancara Eilish dengan media Meksiko, Sopitas, di mana Billie Eilish memuji Morrison dengan kata-kata yang sangat menyentuh hati. Morrison menambahkan, “Terima kasih banyak atas kata-katamu yang indah dan baik, Billie. Kata-katamu itu benar-benar menyentuhku.” 

Dalam wawancara tersebut, Billie Eilish mengungkapkan bahwa sejak kecil, ia sudah akrab dengan lagu ‘Eres Tú.’

Ia belajar memainkan lagu itu di masa kanak-kanaknya dan lagu tersebut menjadi salah satu favoritnya. “Saya sangat menyukai kord-kord dalam lagu itu dan sering memainkannya,” ujar Eilish. 

Dari kecintaannya terhadap lagu tersebut, Eilish mulai menciptakan melodi baru yang kemudian berkembang menjadi lagu ‘Wish You Were Gay,’ yang akhirnya menjadi salah satu lagu dalam album debutnya yang sangat sukses, “When We All Fall Asleep, Where Do We Go.”

Billie Eilish juga mengungkapkan bahwa ia pertama kali menemukan lagu ‘Eres Tú’ saat berusia 11 tahun. Meskipun tidak ingat dari mana ia mengenalnya, lagu tersebut tetap menjadi bagian penting dari masa kecilnya. “Saya sangat menyukai lagu itu. Suaranya sangat lembut, indah, dan tenang. Carla Morrison benar-benar luar biasa,” kata Eilish.

Carla Morrison sendiri telah meniti karier yang cemerlang di industri musik selama lebih dari satu dekade. Lahir di Tecate, Baja California, Meksiko, Morrison mulai dikenal luas setelah merilis EP “Aprendiendo a Aprender” pada tahun 2010.

Kariernya semakin melejit dengan album studio pertamanya, Déjenme Llorar, yang dirilis pada tahun 2012. Album ini mendapatkan pengakuan luas dan memenangkan dua Latin Grammy Awards, menjadikannya sebagai salah satu penyanyi dan penulis lagu paling berpengaruh di Amerika Latin.

Morrison dikenal karena lirik-liriknya yang emosional dan vokalnya yang lembut, yang sering kali membahas tema cinta, kehilangan, dan refleksi diri.

Karya-karyanya berhasil menyentuh hati banyak orang, tidak hanya di negara-negara berbahasa Spanyol tetapi juga di seluruh dunia. Lagu-lagu seperti “Eres Tú” dan “Déjenme Llorar” telah menjadi ikon dalam kariernya dan terus mendapatkan pujian dari penggemar dan kritikus musik.

Setelah beberapa tahun rehat dari dunia musik untuk fokus pada kesehatan mentalnya, Morrison kembali dengan album “Renacimiento” pada tahun 2022. Album ini menandai babak baru dalam kariernya dan mendapatkan sambutan positif dari para penggemarnya.

“Saya merasa kembali ke dunia musik dengan cara yang sangat indah,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone. Morrison juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat bahwa para penggemarnya masih setia menikmati musiknya, bahkan sebagian besar pertunjukannya terjual habis.

Dengan pengakuan dari Billie Eilish ini, jelas bahwa pengaruh musik Carla Morrison telah mencapai kalangan artis internasional, membuktikan bahwa karyanya tidak hanya dicintai oleh para penggemar tetapi juga oleh musisi kelas dunia.

Pengakuan ini juga menjadi bukti bahwa musik, dengan segala emosinya, memiliki kekuatan untuk menginspirasi generasi baru di seluruh dunia.

 

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc