ARIA Awards 2024 menyaksikan dua nama besar di industri musik Australia, Royel Otis dan Troye Sivan, membawa pulang penghargaan terbesar, mencatatkan pencapaian luar biasa di ajang penghargaan musik paling bergengsi di negara tersebut.
Royel Otis, duo rock indie yang tengah naik daun, menjadi pemenang terbesar dengan empat penghargaan. Duo ini berhasil menggondol gelar “Best Group,” “Best Rock Album,” “Best Engineer Production,” dan “Best Produced Release.” Dua penghargaan terakhir mereka raih berkat kolaborasi dengan produser Chris Collins. Royel Otis juga memimpin nominasi tahun ini dengan delapan nominasi, mencatatkan rekor yang luar biasa.
Dalam pesan video yang dibagikan dari bianglala mereka yang sedang bergerak di Belgia, Royel Otis mengungkapkan rasa syukur mereka: “Ya Tuhan, ya Tuhan, hari-hariku. Teman, penggemar, keluarga, Tuhan memberkati kalian.”
Troye Sivan, bintang pop internasional asal Australia, meraih tiga penghargaan di ARIA Awards 2024. Troye membawa pulang “Album of the Year” untuk albumnya “Something to Give Each Other” yang dirilis pada 2023, serta “Best Solo Artist” untuk tahun kedua berturut-turut dan “Best Pop Release.”
Sivan dengan emosional menceritakan proses pembuatan album yang sangat personal tersebut. Dalam pidato pemenangannya, ia mengatakan, “Album ini benar-benar mengubah hidup saya. Terinspirasi oleh momen-momen di antara masa karantina wilayah di Melbourne, saya mulai keluar, bergaul dengan orang-orang yang tidak saya kenal.” Sivan juga berbagi kisah lucu tentang pertemuannya dengan seorang pria dalam hubungan satu malam yang memberi inspirasi pada albumnya.
Tahun ini juga menjadi tahun yang penuh pertumbuhan bagi Royel Otis dan Troye Sivan di kancah internasional. Royel Otis, yang sempat viral lewat cover lagu Murder on the Dancefloor dan Linger, sukses merajai pasar Eropa dan Amerika dengan tiket konser yang terjual habis.
Sementara itu, Troye Sivan terus meraih kesuksesan internasional dengan album “Something to Give Each Other,” dan singlenya ‘Rush’ mendapatkan dua nominasi di Grammy 2024.
Grup super 3% yang terdiri dari artis First Nations, Nooky, Dallas Woods, dan Angus Fields, mencatatkan kemenangan dengan penghargaan “Best Hip-Hop/Rap Release” serta “Best Cover Art” untuk album “Kill the Dead.”
Di sisi lain, rapper Dobby, dengan album “Warrangu: River Story,” mengungkapkan kritik tentang kategori World Music, yang dinilainya seharusnya lebih menghargai artis Australia yang berbicara dalam bahasa Pribumi.
Missy Higgins, yang merayakan ulang tahun ke-20 albumnya “The Sound of White,” memenangkan penghargaan “Best Australian Live Act” dan juga dilantik ke dalam “ARIA Hall of Fame.”
Taylor Swift kembali mengukir sejarah dengan memenangkan penghargaan Best International Artist untuk keempat kalinya, menjadi pemenang favorit publik di kategori ini untuk tahun kedua berturut-turut.
ARIA Awards 2024 menampilkan talenta-talenta luar biasa yang terus mendominasi dan memperkenalkan musik Australia ke dunia. Baik Royel Otis yang menunjukkan dominasi di genre rock indie maupun Troye Sivan yang mengukuhkan dirinya sebagai bintang global, keduanya menjadi simbol dari evolusi musik Australia yang semakin dikenal di panggung internasional.