CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Chance The Rapper merilis lagu politis berjudul ‘Quiet Storm’ tepat pada Hari Pelantikan, (20/1). Melalui lagu tersebut, rapper asal Chicago ini secara tajam mengkritik struktur kekuasaan kolonial.
I know your specialties — espionage, sabotage/ I know your tendencies — crashing out, caviar/ You like the finer things, designer things, China things/ Things from Africa — you so good at fuckin’ findin’ things, tulis liriknya dalam ‘Quiet Storm.’
Siaran pers menjelaskan bahwa lagu tersebut merupakan representasi kritis terhadap “kekuatan kolonial yang menindas dan pemerintah barat yang telah lama memengaruhi komunitas yang terpinggirkan.”
Awalnya terkesan sebagai lagu cinta, “Quiet Storm” ternyata menyimpan pesan politik mendalam tentang eksploitasi dan ketidakadilan sistemik.
Chance The Rapper mengambil sikap tegas terkait proyek terbarunya, Star Line. Pada video Instagram yang diunggah 13 Agustus 2024 lalu, rapper Chicago ini meminta penggemar berhenti menyebutnya “album.”
“Saya tidak akan merilis proyek ini sampai kalian mulai menyebutnya Star Line,” tegasnya saat berada di bus tur. Dia menekankan bahwa apa yang ia kerjakan “sesuatu yang berbeda” dan sangat spesifik.
Chance menjelaskan bahwa penggunaan istilah “album” membuatnya merasa penggemar tidak memahami konsep proyeknya. “Saya sudah mengucapkan satu frasa khusus selama dua, tiga tahun sekarang. Saya telah mengatakan Star Line,” ujarnya.
Menariknya, ia bahkan mengisyaratkan akan merilis proyek lebih cepat jika fans mulai konsisten menyebut Star Line. “Jika kalian mengatakan ‘Hentikan Star Line‘ cukup sering, itu akan membuat saya menghentikan Star Line,” tambahnya.
Single “Quiet Storm” yang baru dirilis merupakan bagian dari perjalanan artistik Chance dalam mengembangkan proyek Star Line ini.