SB19 Kejutkan Penggemar dengan Video Musik ‘Dungka!’, ‘Time’, dan Mini Album “Simula at Wakas”

Oleh: Achmad Bagas - 26 Apr 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Grup fenomenal asal Filipina, SB19, kembali membuat gebrakan. Tanpa banyak pemberitahuan, mereka merilis dua video musik sekaligus untuk lagu ‘Dungka!’ dan ‘Time’—dua karya yang menjadi bagian penting dari mini album terbaru mereka, “Simula at Wakas.”

EP ini merupakan bab penutup dari trilogi musikal SB19 yang dimulai dengan Pagsibol (2021) dan dilanjutkan dengan Pagtatag! (2023).

Dibuka dengan ‘Dungka!,’ video musik ini bukan sekadar pertunjukan visual. Disutradarai oleh Kerbs Balagtas dari YouMeUs MNL, karya ini tampil bertenaga, kaya warna, dan penuh makna.

Setiap anggota SB19 ditampilkan dengan gaya dan kepribadian unik mereka, menegaskan keberagaman yang menjadi kekuatan grup ini.

Tak hanya itu, video ini juga menghadirkan sederet tokoh populer seperti Mimiyuuuh, Maymay Entrata, Alodia Gosiengfiao, Vice Ganda, hingga Smugglaz dan Sassa Gurl. Keberadaan para figur publik dari berbagai latar belakang ini bukan sekadar cameo—mereka menjadi simbol bahwa gerakan dan perubahan bisa datang dari siapa saja.

“Ketika seseorang menyebut Ate Vice, itu langsung klik,” ungkap SB19. “Kepribadiannya mewakili pesan kami—bahwa keberagaman adalah kekuatan.”

Dengan gaya musikal yang memadukan hyper-pop, rave, dan semangat revolusioner, ‘Dungka!’ menjadi seruan dari jalanan untuk perubahan sosial. Lagu ini membawa pesan kuat tentang inklusivitas dan pentingnya aksi kolektif. SB19 menegaskan bahwa setiap orang—tanpa melihat latar belakang atau status—berhak menjadi bagian dari gerakan untuk memperbaiki dunia.

Sementara itu, “Time” hadir sebagai balada emosional yang mengajak pendengar untuk merenungi waktu dan hubungan antar manusia. Dengan arahan visual dari 1032 Lab, video musik ini mengangkat tema tentang betapa cepatnya waktu berlalu dan pentingnya menghargai momen bersama orang-orang tercinta. SB19 menyampaikan pesan universal: kita semua memiliki waktu yang sama, tapi belum tentu menggunakannya dengan bijak.

“Lebih dari sekadar visual yang indah, kami ingin menyampaikan sesuatu yang bermakna—ini waktunya,” ujar SB19.

Mini album Simula at Wakas sendiri memuat tujuh lagu yang ditulis dan diproduksi langsung oleh para anggota SB19 bersama kolaborator ternama seperti Xerxes Bakker, Alawn, August Rigo, Simon Servida, dan Josue dari RADKIDZ. Karya ini menjadi bukti nyata kedewasaan musikal mereka, baik dari segi konsep maupun produksi.

Sebagai pelengkap perayaan, SB19 juga menghadirkan instalasi seni publik bertajuk “Dam Tree” di Bonifacio Global City, yang terbuka untuk umum hingga 4 Mei.

Tak berhenti di situ, grup beranggotakan Pablo, Josh, Stell, Ken, dan Justin ini akan memulai tur dunia “Simula at Wakas” mulai 31 Mei di Philippine Arena. Setelah itu, mereka akan menyambangi berbagai negara di Asia, Amerika Serikat, Kanada, Singapura, Timur Tengah, dan kemungkinan besar Australia, Jepang, serta Hong Kong.

“Setiap lagu kami aransemen ulang khusus untuk tur ini,” kata mereka. “Kami ingin setiap penampilan terasa istimewa dan tak terlupakan.”

Melalui ‘Dungka!’ dan ‘Time,’ SB19 tak hanya menghibur, tapi juga menyampaikan pesan: tentang keberanian menjadi berbeda, dan pentingnya hadir di saat ini—sebelum waktu benar-benar habis.

 

Tags:

Author

Achmad Bagas

More from Creativedisc