Bruno Mars resmi merilis single ‘I Just Might’ yang mengusung nuansa disco classic dengan sentuhan modern yang khas. Lagu ini merupakan bagian dari album studio keempatnya bertajuk “The Romantic” yang direncanakan meluncur pada Februari mendatang. Untuk merayakan era baru ini, ia juga mengumumkan tur stadion global perdananya yang akan dimulai di Las Vegas. Lagu ini dirilis 9 Januari.
A$AP Rocky merilis single ‘Punk Rocky’ yang menandai eksplorasinya ke ranah psychedelic rock dengan lirik emosional tentang perubahan hidup. Video musiknya tampil surealis dengan melibatkan bintang besar seperti Winona Ryder dan menjadi bagian dari narasi album barunya “Don’t Be Dumb”. Proyek ini merupakan album penuh pertamanya dalam hampir delapan tahun terakhir sejak album “Testing”. Lagu ini dirilis 5 Januari.
Ikon pop Robyn melepas single ‘Talk To Me’ yang ditulis bersama Max Martin sebagai bagian dari pengumuman album studio kesembilannya, “Sexistential”. Lagu ini menonjolkan nuansa ringan dan menyenangkan yang berfokus pada pentingnya koneksi verbal di masa sulit. Album barunya tersebut merupakan refleksi personal yang mendalam dan menjadi rilisan penuh pertamanya sejak tahun 2018. Lagu ini dirilis 7 Januari.
Stephen Sanchez kembali menghadirkan karya bertema cinta melalui single terbaru berjudul ‘Sweet Love’. Perilisan ini menjadi sinyal kuat bagi para pendengar mengenai persiapan album baru yang sedang ia kerjakan. Musisi asal Nashville yang dikenal lewat hit ‘Until I Found You’ ini terus memantapkan posisinya di industri musik melalui narasi lagu yang emosional. Lagu ini dirilis 9 Januari.
Claire Rosinkranz merilis lagu ‘Chronic’ yang merupakan single terakhir sebelum peluncuran album keduanya yang bertajuk “My Lover”. Lagu ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya saat menghadapi penyakit kronis dan menggambarkan siklus kelelahan emosional yang ia rasakan. Karya ini menonjolkan sisi introspektif Claire dengan vokal tenang yang menjadi ciri khas musik pop generasinya. Lagu ini dirilis 9 Januari.
Duo indie-pop Seafret meluncurkan single ‘Signal Fire’ sebagai bagian dari pengumuman album studio keempat mereka yang berjudul “Fear of Emotion”. Album ini akan menghadirkan kolaborasi dengan sejumlah musisi ternama dan menjadi refleksi perjalanan hidup mereka dalam beberapa tahun terakhir. Melalui karya ini, mereka membuktikan konsistensi dalam bermusik dengan tetap menjaga akar pengalaman yang nyata dan personal. Lagu ini dirilis 2 Januari.
Luke Chiang merilis single ‘say that!’ yang memadukan nuansa indie-pop upbeat dengan sentuhan R&B serta elektronik ringan. Lagu ini merupakan rilisan terakhir menuju album debutnya yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama tahun ini. Liriknya menyimpan emosi mendalam tentang penyesalan atas kata-kata yang tak terucap dalam sebuah hubungan cinta. Lagu ini dirilis 2 Januari.
Bbno$ kembali dari masa vakum singkatnya dengan merilis single ‘diamonds are forever’ yang menampilkan sisi melankolis dan rentan. Berbeda dengan karya sebelumnya, lagu ini membawa pesan mendalam bahwa materi bukanlah segalanya melalui arah musik yang lebih kontemplatif. Kembalinya sang rapper asal Kanada ini juga dibarengi dengan persiapan tur dunia yang akan dimulai pada Februari mendatang. Lagu ini dirilis 9 Januari.
Don Diablo berkolaborasi dengan Pink Sweat$ merilis single ‘5 Minutes’ yang menjadi pembuka untuk album barunya di tahun 2026. Lagu ini menggabungkan produksi musik elektronik khas Don Diablo dengan karakter vokal penuh jiwa dari Pink Sweat$. Karya yang telah dipoles selama bertahun-tahun ini menandai awal babak baru yang sangat personal dalam karier sang DJ. Lagu ini dirilis 2 Januari.
Johnny Orlando membuka tahun dengan lagu ‘Emilia’, sebuah track pop intim yang menangkap kerentanan perasaan cinta anak muda. Lagu ini mengusung aransemen minimalis dengan sentuhan alternatif yang memberikan ruang bagi vokalnya untuk mengekspresikan emosi. Melalui karya ini, Johnny melukiskan dinamika hubungan yang tulus meski tidak sempurna dalam balutan melodi yang hangat. Lagu ini dirilis 9 Januari.