Ravyn Lenae Tampil Lebih Pop di Album “Blue Island”, Gandeng Doechii di ‘Babygirl’

Oleh: riadini - 08 Aug 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah dikenal lewat warna R&B yang khas, Ravyn Lenae membuka babak baru dalam perjalanan musiknya lewat album studio ketiga, “Blue Island”, yang resmi dirilis pada 7 Agustus 2026 melalui Atlantic Records. Album berisi 14 lagu ini menjadi kelanjutan dari “Bird’s Eye” (2024), sekaligus menunjukkan keinginan Ravyn Lenae untuk melepaskan diri dari anggapan bahwa musiknya harus selalu berada dalam batasan R&B. Kali ini, ia membawa elemen pop, alternative rock, new wave, electro-funk, hingga folk rock ke dalam musiknya.

Perubahan arah tersebut terasa melalui sejumlah lagu yang menjadi sorotan, termasuk ‘Handle’, ‘Saturday Night’, ‘Find It One Day’, dan ‘Wish You Well’. Beberapa di antaranya bahkan mengalami perubahan karakter di tengah lagu, membuat “Blue Island” terasa penuh kejutan. Ravyn Lenae juga mengeksplorasi karakter vokalnya yang lembut dan airy melalui permainan harmoni serta produksi yang bernuansa nostalgik.

Salah satu kolaborasi yang paling menarik hadir lewat ‘Babygirl’ bersama Doechii, yang mempertemukan vokal Ravyn Lenae yang lembut dengan rap Doechii yang tajam dan penuh karakter. Kerja sama ini juga memiliki makna khusus bagi Ravyn Lenae. Ia menyebut lagu tersebut sebagai semacam pernyataan yang merangkum keseluruhan album, terutama karena membahas pengalamannya sebagai perempuan kulit hitam yang berusaha menemukan jalannya sendiri di industri musik. Ravyn Lenae langsung teringat pada Doechii karena menilai rapper asal Tampa itu juga dikenal berani mempertahankan identitas dan gaya bermusiknya. Keduanya sebelumnya juga pernah berkolaborasi dalam remix ‘Xtasy’ di tahun 2022, sehingga ‘Babygirl’ menjadi pertemuan lanjutan antara dua musisi tersebut.

Menariknya, judul “Blue Island” sendiri diambil dari nama kawasan di Illinois tempat Ravyn Lenae dilahirkan, sehingga album ini terasa seperti sebuah perjalanan pulang sekaligus bentuk penerimaan terhadap dirinya sendiri. Penyanyi 27 tahun tersebut ingin bereksperimen tanpa terlalu memikirkan ekspektasi mengenai seperti apa musik R&B atau pop seharusnya terdengar. Semangat tersebut membuat “Blue Island” tidak sekadar menjadi upaya mengikuti kesuksesan ‘Love Me Not’, melainkan pernyataan bahwa Ravyn Lenae ingin menentukan jalur musikalnya sendiri.

Author

riadini

More from Creative Disc