Slayyyter Lepas Single ‘i think he’s got a girl’: Siap Rilis Album Pendamping “wor$t man in america” yang Hadirkan Materi Baru

Oleh: riadini - 13 Oct 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat, Slayyyter, mengumumkan album studio keempatnya yang bertajuk wor$t man in america akan dirilis pada 4 Desember 2026 melalui RECORDS dan Columbia Records. Album ini menjadi pasangan dari album ketiganya, WOR$T GIRL IN AMERICA, yang telah dirilis pada Maret lalu. Meski berisi lagu-lagu baru sepenuhnya, proyek ini tetap melanjutkan dunia musik dan tema album sebelumnya, tetapi dari sudut pandang yang berlawanan. Slayyyter ingin mengeksplorasi ide-ide yang sama melalui perspektif berbeda, sekaligus menghadirkan visual dan pendekatan baru tanpa harus memulai era musik yang benar-benar terpisah.

Salah satu lagu yang akan mengisi album tersebut adalah ‘i think he’s got a girl’, yang telah dirilis pada 9 Oktober 2026 sebagai single ketiga setelah ‘brand new chanel$’ dan ‘crank 2’. Lagu ini ditulis oleh Slayyyter bersama Wyatt Bernard, Austin Dale Corona, dan Violet Skies, dengan produksi dari Austin Corona dan Wyatt Bernard. Keduanya juga terlibat dalam penggarapan instrumen dan pemrograman musik, termasuk bass, drum, gitar, keyboard, serta synthesizer. Melalui lagu ini, Slayyyter turut menghubungkan materi barunya dengan ‘Old Flings’, salah satu lagu dari “WOR$T GIRL IN AMERICA”. Video musik “i think he’s got a girl” juga disutradarai langsung oleh sang penyanyi.

Dalam wawancaranya dengan Rolling Stone, Slayyyter menjelaskan bahwa “WOR$T GIRL IN AMERICA” bukanlah album deluxe biasa ataupun kumpulan remix. Ia ingin membuat album pendamping yang menghadirkan materi baru, tetapi tetap berada dalam semesta musik yang sama dengan pendahulunya. Konsep album semacam ini, menurutnya, pernah lebih populer pada pertengahan 2000-an, ketika musisi merilis proyek lanjutan berisi lagu-lagu baru tanpa harus berganti era. Slayyyter menyebut pendekatannya kali ini sebagai semacam inverse album, yakni memperluas identitas musik yang sudah dibangun dengan membalik perspektifnya.

Tags:

Author

riadini

More from Creative Disc