CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Prince of Mandopop Love Song, Michael Guang Liang siap kembali menghibur Jakarta dengan mengumumkan konser “LONELY PLANET 3.0” di Spike Airdome PIK 2. Konser ini akan diadakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 dan kembali dipromotori oleh Color Asia Live.
Michael Guang Liang, atau yang juga dikenal sebagai Michael Wong, merupakan penyanyi pop Mandarin kelahiran Ipoh, Malaysia. Ia mengawali kariernya bersama Rock Records dalam duo bersama Victor Wong sebelum akhirnya bersolo karier pada tahun 2000. Sejak saat itu, Guang Liang telah merilis sejumlah album sukses, termasuk karya ikonik ‘Fairy Tale’ (Tong Hua), serta dikenal luas lewat kontribusinya di dunia film dan drama Tiongkok. Lagu-lagunya yang sarat emosi dan permainan piano khas menjadi ciri yang selalu dirindukan penggemar.
Kembalinya Michael Guang Liang ke Jakarta kali ini terasa semakin spesial. Dalam kurun waktu 2024 hingga 2026, Indonesia menjadi salah satu destinasi favoritnya, menandakan kuatnya ikatan emosional antara sang musisi dan penggemar Tanah Air. Tak hanya menghadirkan nostalgia, konser “LONELY PLANET 3.0” juga digadang-gadang akan dikemas dalam skala produksi besar dan spektakuler, terinspirasi dari konsernya di Stadium Merdeka, Malaysia, tahun lalu.
Managing Director Color Asia Live, David Ananda, menunjukkan antusiasmenya dalam menghadirkan kembali Michael Guang Liang ke Indonesia. Ia menyebut konser ini sebagai bukti kuatnya hubungan sang penyanyi dengan penggemarnya di Jakarta. Dengan memilih Spike Airdome PIK 2 sebagai lokasi, Color Asia Live menjanjikan pengalaman konser yang lebih intim namun tetap megah, dengan tata produksi yang matang dan berkelas.
Tiket konser “LONELY PLANET 3.0” akan mulai dijual pada 24 Januari 2026 pukul 12.00 WIB melalui aplikasi dan website Tip Tip serta laman resmi http://www.tonghuajakarta.com.
Berikut daftar harga tiket dan seatplan konser Michael Guang Liang:
1. Super VVIP Rp 4.000.000
2. Diamond VIP Rp 2.950.000
3. Gold Rp 2.100.000
4. Silver Rp 1.250.000
5. Festival Rp 850.000
Harga belum termasuk government tax, admin fee dan biaya platform 20%