CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Drake baru saja merilis “Fear of Missing Out” atau “FOMO”, sebuah “not so short film” berdurasi sekitar satu jam yang memadukan video musik, lagu-lagu baru, serta berbagai adegan dengan sejumlah bintang tamu seperti Sexyy Red, Winnie Harlow, Lena the Plug, Don Toliver, dan ibunya, Sandi Graham. Film yang ditayangkan secara livestream pada Selasa malam tersebut menampilkan musik dari album terbaru Drake, “MAID OF HONOUR” dan “HABIBTI”. Disutradarai oleh Theo Skudra, Liam Macrae, Jake Schreier, Zong Li, dan Glenn Michael, “FOMO” menghadirkan rangkaian visual surealis yang direkam Drake sepanjang tahun, baik di kota asalnya, Toronto, maupun sejumlah lokasi lainnya.
Di antara berbagai kejutan dalam film tersebut, perhatian pendengar juga tertuju pada sebuah cuplikan lagu bernuansa dancehall yang memuat kalimat “Pray for Gaza”. Namun, belum diketahui secara pasti apa yang dimaksud Drake dengan “Gaza” dalam lagu tersebut. Ada kemungkinan ia merujuk pada Gaza di Timur Tengah, tetapi istilah tersebut juga memiliki kaitan dengan budaya dancehall Jamaika melalui Vybz Kartel, yang kerap menyebut wilayah asalnya, Portmore, sebagai “Gaza City” dan para penggemarnya sebagai “Gaza Nation”.
Kedua kemungkinan tersebut memiliki konteks tersendiri. Drake diketahui merupakan penggemar Vybz Kartel dan bahkan pernah tampil mengejutkan dalam konser sang musisi saat menggelar pertunjukan pertamanya di Kanada. Di sisi lain, Drake juga pernah menunjukkan dukungan terhadap seruan gencatan senjata dalam konflik Israel-Palestina dengan menjadi salah satu musisi yang menandatangani surat terbuka Artists4Ceasefire pada 2023. Hingga kini, Drake belum memberikan penjelasan mengenai apakah “Gaza” dalam cuplikan lagu tersebut merujuk pada Palestina, Vybz Kartel, atau mungkin keduanya.
Lihat postingan ini di Instagram