Medyareyon Takipci Hizmetleri

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

Behind The Music: David Foster
Behind The Music

Behind The Music: David Foster 

PhotobucketDavid Foster yang terlahir dengan nama David Walter Foster, berasal dari Kanada yang akan genap berusia 61 tahun pada 1 November mendatang, adalah salah satu penulis lagu dan produser bertangan dingin plus sentuhan Midas. Berkat kemampuannya dalam membuat aransemen musik yang sederhana namun memikat, sederetan panjang penyanyi atau grup baru temuannya maupun artis papan atas berhasil mencapai tatanan baru dalam dunia musik. Sebut saja Whitney Houston lewat album The Bodyguard, Toni Braxton dengan ‘Unbreak My Heart’ atau Charice yang masih hangat-hangatnya.

Mengawali karir dengan menjadi pemain keyboard dengan band popnya, Skylark, Foster dan bandnya mulai dikenal lewat single terkenal ‘Wildflower’ di tahun 1972. Tetapi salah satu batu pijakan yang mengantarkannya ke puncak kepopuleran adalah saat ia menjadi pemain keyboard yang paling dicari untuk menemani penampilan para superstar pada dekade itu seperti Diana Ross, John Lennon dan Rod Stewart. Lompatan emasnya berlanjut saat ia kemudian mulai menulis lagu dan memproduserinya bekerja sama dengan grup musik legendaris Earth Wind and Fire. Dan kolaborasi itu terbukti menelurkan hit klasik dari EWF ‘After The Love Has Gone’ dan ‘Got To Be Real’. Di akhir dekade 70-an itulah bakat sentuhan emas David Foster mulai bersinar.

Memasuki dekade 80-an, Foster bersama Chicago, dia menelurkan hit klasik ‘Hard To Say I’m Sorry’. Berlanjut dengan hit nomor satu bersama Peter Cetera ‘The Glory Of Love’. Foster juga berhasil membuat soundtrack dari film seperti St. Elmo’s Fire, Ghostbuster dan Footloose menjadi salah satu album hit di masa itu. Hingga membuatnya digelari “master of … bombastic pop kitsch” oleh majalah Rolling Stone di tahun 1985. Ia juga berkolaborasi dengan artis-artis top lainnya di masa itu seperti Alice Cooper, Al Jarreau, Hall and Oates, Kenny Rogers, Kenny Loggins, dan Olivia Newton-John.

Berlanjut di dekade 1990-an, kesuksesan Foster makin bersinar saat ia berhasil mengangkat nama Natalie Cole ke puncak ketenaran lewat ‘Unforgettable’. Saat itu ide brilian Foster memang jadi perbincangan dimana-mana, menduetkan antara Natalie Cole dengan sang ayah, legenda Nat King Cole, yang notabene telah meninggal dunia. Saat ini mungkin ide itu terasa biasa, namun saat itu konsep tersebut berhasil membuahkan sukses manis diseluruh dunia.

Dilanjutkan dengan kolaborasinya bersama artis senegaranya, Celine Dion, Foster berhasil membawa Dion ke tataran diva lewat single hit daur ulang ‘The Power of Love’ yang mengekspos kemampuan vokal Dion dengan kesederhanaan. Setelah itu Foster kembali mendulang sukses dengan menangani album soundtrack film ‘The Bodyguard’ yang mengangkat nama Whitney Houston kembali ke puncak popularitas lewat single hit ‘I Will Always Love You’. Album ‘The Bodyguard’ berhasil mencatatkan sejumlah rekor kesuksesan dalam penjualan maupun di tangga lagu. Album tersebut menjadi penanda puncak kesuksesan Foster pada album soundtrack film. Sesuatu yang nampaknya akan sulit terulang kembali. Berkat kesuksesan ‘The Bodyguard’ Foster memperoleh tujuh nominasi Grammy dan Foster pun berhasil memboyong pulang gelar ‘Producer of the Year’ untuk ketiga kalinya. Ia pun dianugrahi gelar oleh majalah Billboard sebagai “Top Singles Producer” dan “Top R&B Producer” di tahun 1993.

Pada pertengahan dekade 1990-an Foster berhasil membawa kembali Toni Braxton ke puncak kesuksesan dengan hit ‘Unbreak My Heart’ juga Celine Dion dengan ‘Because You Loved Me’. Foster tak hanya berhasil mengangkat vokalis perempuan ke puncak, ia juga sukses mengangkat boyband All-4-One lewat hit ‘I Swear’ dan di akhir dekade 90-an ia berhasil membawa The Corrs mendunia dengan penjualan album hingga 30 juta keping.

Memasuki millennium baru, Foster dengan perusahaan rekaman yang didirikannya 143 Records, memulai langkah baru dengan mengorbitkan bakat-bakat baru. Ia memoles Josh Groban dari seorang penyanyi band rock menjadi seorang vokalis crossover hingga sukses mencapai tataran sebagai seorang Divo. Kolaborasi Foster dan Groban berbuah manis dengan menjual berjuta-juta keping album. Lewat kesuksesan Groban, Foster berhasil membawa musik crossover antara gaya bernyanyi klasik dengan nuansa pop menjadi lebih popular dalam dunia musik. Langkah Foster tak berhenti pada Groban. Ia terus menggali kreativitasnya untuk menjual artis-artis temuannya. Mengangkat konsep daur ulang yang mengalami redefinisi dengan sentuhan crossover antara jazzy tunes dan pop, Foster berhasil membawa Michael Buble ke puncak kesuksesan. Ia juga kemudian memoles artis belia Renee Olstead dari seorang pelantun country menjadi seorang biduan jazz.

Selain menangani artis musisi baru temuannya, Foster juga bekerjasama menangani album Andrea Boccelli. Ia memproduseri tembang ‘The Prayer’ dengan mengkolaborasikan antara Bocceli dengan Dion. Ia juga menangani duet Nicole Kidman dan Ewan Mcgregor dalam ‘Come What May’ untuk film ‘Moulin Rouge’.

Rasanya memang menarik melihat bagaimana kreativitas seorang David Foster dalam mengikuti perkembangan jaman. Tak heran jika dirinya masih tetap eksis bertahan di posisi papan atas hingga saat ini, dengan rentang waktu mencapai 4 dekade. Sesuatu yang sangat jarang mampu dilakukan oleh produser lainnya.

Dan yang lebih menyenangkan lagi, setelah sempat datang di Jakarta di awal 1990an, kini David Foster kembali datang untuk melakukan konser di Jakarta tepat tanggal 27 Okt. Jangan lewatkan kesempatan langka ini. Ia juga mengajak serta sejumlah vokalis kenamaan seperti Peter Cetera dan Natalie Cole. Juga ada Ruben Studdard dan juga penyanyi yang baru saja diorbitkan, Charice. Kapan lagi bisa menyaksikan satu paket utuh produser dengan artis kenamaannya?

Official Website David Foster

Discography:
• Skylark (self-titled) (1972)
• Skylark – 2 (1974)
• Attitudes (self-titled) (1976)
• Attitudes – Good News (1977)
• Airplay (self-titled) (1980)
• David Foster – The Best of Me (1983)
• David Foster (self-titled) (1986)
• David Foster – The Symphony Sessions (1988)
• David Foster – Time Passing (1989)
• David Foster – River of Love (1990)
• David Foster – Rechordings (1991)
• David Foster – A Touch Of David Foster (1992)
• David Foster – The Christmas Album (1993)
• David Foster – Love Lights The World (1994)
• David Foster – The Best Of Me: A Collection of David Foster’s Greatest Works (2000)
• David Foster – O Canada – with Lara Fabian (2001)
• David Foster – Love Stories (2002)
• David Foster – Teko’s Theme – with Nita Whitaker (2003)
• David Foster – The Best Of Me – Original Recording Remastered (2004)
• David Foster – Hitman: David Foster and Friends (2008)
• The Magic of David Foster & Friends (2010)

(Timmy / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org