Trending News

Blog Post

Concert Review: Paramore Live in Sydney
Concerts Review

Concert Review: Paramore Live in Sydney 

Photobucket
Konser dibuka oleh penampilan The Jury and The Saint tepat pukul 7.30 malam sesuai dengan yang sudah dijadwalkan. The Jury & The Saint merupakan sebuah band baru asal New Zelaland yang terdiri dari 2 orang (drum/vocal & gitar/vocal). Di Australia banyak orang yang belum mengetahui mereka tetapi EP mereka banyak mendapat review positif dari para kiritikus dan merekapun mendapat kesempatan untuk menjadi pembuka untuk Paramore. Tampil membawakan lagu-lagu bergenre Rock, walaupun sebagian besar dari para penonton tidak mengetahui lagu mereka tetapi penonton tampak semangat dan tidak berhenti untuk bergoyang sepanjang lagu. The Jury & The Saints sukses memanaskan suasana dengan membawakan 3 lagu secara berurutan. Pada lagu ke 4, mereka sempat berkata bahwa lagu selanjutnya mereka akan membawakan sebuah cover dari lagu milik Taio Cruz dan ternyata lagu yang dimaksud adalah ‘Dynamite’ dengan aransemen Rock tentunya. Sebuah kejutan terjadi ketika lagu memasuki bridge dimana tiba-tiba Hayley Williams masuk ke panggung dengan menggunakan topeng dan memainkan drum menggantikan drummer The Jury & The Saints. Penontonpun berteriak histeris ketika melihat ini. Setelah lagu selesai Hayleypun kembali ke backstage. Setelah membawakan ‘Dynamite’ The Jury & The Saints membagikan 2 buah T-Shirts dan juga 1 album Ep mereka yang dilempar ke arah pentonton setelah itu mereka mengatakan lagu selanjutnya yang akan mereka bawakan berjudul ‘Pregnant’ yang merupakan lagu terakhir dari mereka pada malam itu.

Photobucket
Berselang sekitar 20 menit untuk persiapan panggung Relient K, tepat pada pukul 8.05 Relient K naik ke atas panggung dan disambut meriah oleh para penonton. Tanpa banyak basa basi mereka langsung membawakan hit single mereka ‘Be My Escape’ dan dilanjutkan dengan ‘Forget and Not Slow Down’ serta ‘High of 75’ secara berurutan. Setelah membawakan lagu ke-3, Relient K menyapa para penonton dan mengatakan mereka sangat senang bisa tour bersama Paramore dimana kedua band ini berasal dari kota yang sama yaitu Nashville, Texas. Setelah menyapa para penonton, Relient K kembali menggebrak dengan lagu ‘I Don’t Need a Soul’ dari album terkahir mereka dilanjutkan dengan ‘Sahara’ dimana pada lagu ini Josh Farro dan Zac Farro dari Paramore sempat naik ke atas panggung. Lagu selanjutnya yang dibawakan oleh Relient K merupakan sebuah lagu lama dari Toto yang berjudul ‘Africa’ dan sebagian besar dari penonton yang hafal dengan lagu ini beryanyi bersama. Setelah membawakan ‘Africa’, sang vocalis Matt Thiessen mengatakan lagu selanjutnya yang akan mereka bawakan adalah sebuah lagu yang dulu Ia tulis di Australia. Lagu yang dimaksud adalah ‘Who I’m hates, Who I’ve Been’ dimana ini merupakan lagu favorit saya dan merupakan lagu terbaik mereka di chart US. Penontonpun bernyanyi bersama dan tidak berhenti untuk berjingkrak sepanjang lagu. Setelah membawakan ‘Who I’m Hates, Who I’ve Been’, Matt Thiessen mengatakan lagu selanjutnya adalah lagu terakhir dari mereka dan mempersilahkan kami untuk bersiap-siap menyaksikan Paramore. Lagu terakhir yang dibawakan oleh Relient K adalah ‘Devastatation & Reform’ dari album Five Score and Seven Years Ago.

Photobucket
Setelah Relient K selesai tampil, tiba2 saja turun sebuah layar hitam besar yang menutupi seluruh panggung dan terdengar suara-suara soundcheck dari balik layar. Setelah menunggu sekitar 30 menit, tiba2 terdengar suara raungan gitar diikuti oleh gebukan drum dari balik layar dan penontonpun berteriak histeris mendengar ini ditambah dengan sorotan lampu sehingga memunculkan bayangan para personil Paramore dibalik layar. Lagu pertama yang ditampilkan oleh Paramore adalah ‘Ignorance’ disusul oleh ‘Feeling Sorry’ dan ‘That’s What You Get’. Paramore tampil sangat enerjik dan memukau pada 3 lagu pertama ini. Hayleypun menyempatkan menyapa kami dan mengucapkan selamat datang. Tanpa banyak basa basi, lagu selanjutnya yg dimainkan adalah ‘For a Pessimist, I’m Pretty Optimistic’ dari album ke 2 dan diusul oleh ‘ Emergency’ dari album pertama. Setelah menampilkan ‘Emergency’, mereka sempat beristirahat sebentar dan intro lagu ‘Playing God’pun berkumandang disusul dengan ‘Careful’ hit single ke4 dari album terakhir mereka. Lagu selanjutnya yang dibawakan ada soundtrack dari film ‘Twilight’ yaitu Decode dan di sepanjang lagu ini ditampilkan video dimana para personil Paramore seperti tersesat di hutan (di hutan yang sama dengan tempat syuting Twilight pertama) namun pada akhirnya mereka saling bertemu. Setelah membawakan ‘Decode’ lampu panggung menjadi redup dan hanya menyorot Hayley dan Josh. Ternyata sambil para crew menyiapkan set acoustic untuk mereka, Hayley dan Josh bermain acoustic untuk kami dimana Hayley sempat bercanda dengan mengatakan bahwa mereka suka memainkan lagu orang untuk mereka nyanyikan dan lagu yang akan mereka bawakan kali ini adalah sebuah lagu dari Justin Bieber namun hal tersebut segera dibantah oleh Hayley dengan mengatakan Ia hanya bercanda dan Ia tidak yakin kalau Ia hafal lagu Justin Bieber. Lagu yang Ia bawakan akhirnya adalah sebuah lagu bergenre country dari Loretta Lynn yang berjudul ‘You Ain’t Woman Enough To Take My Man’. Setelah Hayley dan Josh selesai, panggungpun sudah berubah dengan tambahan sebuah sofa dan juga gitar acoustic. Lagu-lagu yang dimainkan dalam set acoustic ini adalah ‘When It Rains’ , ‘Where The Lines Overlap’ dan ‘Misguided Ghost’. Setelah selesai membawakan ‘Misguided Ghost’ panggungpun kembali menjadi gelap untuk memberi kesempatan para crew menyingirkan sofa tadi. Berselang beberapa lama, lampu kembali menyorot Hayley dan pada kesempatan kali ini Ia mengucapkan terima kasih kepada kami karena membuat album ‘Brand New Eyes’ mendapat sertifikat platinum. Lagu selanjutnya yg Ia bawakan adalah ‘Crushcrushcrush’ disusul dengan ‘Pressure’ dan ‘Looking Up secara berurutan. Video yang ditampilkan pada saat mereka membawakan ‘Looking Up’ cukup lucu dan menarik dimana dalam video tersebut terlihat kegiatan dari masing-masing anggota Paramore dari bangun tidur hingga akhirnya mereka berkumpul bersama. Sebelum membawakan ‘The Only Exception’ Hayley meminta kepada para penonton yang membawa lighter untuk menyalakan lighter mereka dan terdengalah intro dari lagu ‘The Only Exception’ dan tanpa perlu dikomando para penonton ikut bernyanyi bersama Hayley sepanjang lagu. Setelah selesai membawakan ‘The Only Exception’ lampu panggung mati dan para personil Paramore meninggalkan panggung namun para penonton terus berteriak memanggil Paramore untuk kembali ke panggung. Berselang sekitar 10 menit, satu-persatu para personil Paramore kembali ke atas panggung dan tanpa banyak basi langsung menggebrak dengan membawakan ‘Brick by Boring Brick’ disusul dengan ‘Misery Business’ yang menjadi lagu penutup. Namun, sebuah kejutan lagi-lagi terjadi dimana pada saat pertengahan lagu Hayley sempat berhenti bernyanyi dan menceritakan bahwa kemarin Ia sempat menonton video di Youtube dan Ia sangat kagum dengan suara orang ini yang menurut Hayley suaranya bagai seorang malaikat. Ternyata orang yang dimaksud Hayley adalah Stan Walker yang tidak lain dan tidak bukan adalah pemenang Australian Idol 2009, Hayleypun segera memanggil Stan Walker untuk naik keatas panggung untuk menyanyikan bagian akhir dari lagu ‘Misery Business’ dan disambut dengan sangat meriah oleh para penonton. Namun, tampaknya Stan sangat grogi satu panggung dengan band sekelas Paramore karena terdengar Ia tidak bisa menyanyi seperti biasa dan lebih banyak tersenyum daripada menyanyi bersama Hayley. Setelah lagu ‘Misery Business’ berakhir, konserpun berakhir dan setelah para personil Paramore mengucapkan terima kasih kepada para penonton, mereka segera meninggalkan panggung. Dengan setting panggung, stage act dari tiap personil Paramore, skill bermain mereka yang sangat luar biasa dan suara Hayley yang bisa membuat para penonton merinding bisa saya katakan ini adalah konser terbaik yang pernah saya datangi. Bagi para penggemar berat Paramore saya sarankan untuk menonton mereka secara live bila ada kesempatan karena apa yang ditampilkan oleh mereka secara live jauh lebih baik dari apa yang biasa kita dengar di record.

set-list:
1. Ignorance
2. Feeling Sorry
3. That’s What You Get
4. For a Pessimist, I’m Pretty Optimistic
5. Emergency
6. Playing God
7. Careful
8. Decode

Acoustic Set
9. You Ain’t Woman Enough to Take My Man
10. When it Rains
11. Where the Lines Overlap
12. Misguided Ghost

13. Crushcrushcrush
14. Pressure
15. Looking Up
16. The Only Exception

Encore
17. Brick by Boring Brick
18. Misery Business feat. Stan Walker

Foto2 konser bisa dilihat disini

(Review by William Supardi / Sydney, OZ)

Related posts

Leave a Reply