Trending News

Blog Post

53rd Grammy Awards Performances
Music News

53rd Grammy Awards Performances 

Who doesn’t love the Grammy? I mean, setiap tahunnya acara ini selalu ditunggu-tunggu. Sejak pengumuman nominasi hingga malam penanugerahan, penikmat musik di seluruh penjuru dunia excited. Entah itu untuk mengetahui siapa yang akan membawa pulang Grammy atau melihat siapa yang akan tampil di panggung. Sebagian besar memang mereka yang diunggulkan dalam kategori-kategori yang ada untuk tampil, tapi enggak sedikit juga yang menyanyi untuk tribute atau berkolaborasi dengan artis yang lain yang hingga akhirnya membuahkan kata spektakuler. Di Grammy ke-53 tahun ini masih serupa dengan Grammy setiap tahunnya; heboh dan mendebarkan. Heboh di penampilan live-nya dan mendebarkan di pengumuman pemenangnya!

PhotobucketLima vokalis cewek handal membawakan tribute untuk The Queen Of Soul; Aretha Franklin sebagai pembuka. Mereka terdiri dari Yolanda Adams, Martina McBride, Christina Aguilera, Jennifer Hudson, dan Florence Welch dari Florence And The Machine. Satu persamaan dari masing-masing mereka; big voice! Setiap lagu yang dibawakan menuai decak kagum. The center of attraction adalah Christina Aguilera yang memperoleh standing mic berbeda dari fellow performers dan diposisikan tepat di bagian tengah. Suaranya juga paling fantastis dibanding yang lain. Lagu demi lagu yang mereka bawakan sangat mengagumkan. Sedikit insiden pasca penampilan, Christina Aguilera terpleset tepat di saat penonton mulai ber-standing ovation. Untung Jennifer Hudson dan Florence Welch sigap untuk membopongnya hingga tidak sempat terlentang atau telungkup. Setelahnya, mereka berlima tampil untuk mengumumkan pemenang Best Pop Vocal Performance by Duo or Group yang dimenangkan oleh Train. Pidato sang vokalis menyentuh, mereka sangat bersyukur mampu bangkit dari keterpurukan yang sempat menimpa.

PhotobucketYang juga tampil sebagai hiburan dan mempersembahkan awards adalah Barbra Streisand. Malam itu dirinya pun dianugerahi Musicares Person of the Year. Penampilannya adalah penampilan vokal terbaik lainnya malam itu selain penampilan pembuka. It was epic! Ini timpang dibanding penampilan Miranda Lambert yang membawakan ‘The House That Built Me’ yang masuk dalam unggulan Song Of The Year. Tema kesederhanaan yang diusungnya sebagai aksi panggung terlihat sangat tertinggal dalam konteks “menarik” dibandingkan penampilan-penampilan heboh lainnya. Tapi good news-nya adalah Miranda berhasil membawa pulang Grammy pertamanya untuk Best Female Country, tak lama setelah dia tampil.

PhotobucketMalam itu pun malam penuh kebahagiaan bagi seorang Esperanza Spalding, saat namanya diumumkan sebagai pemenang Best New Artist, mengalahkan saingannya yang lebih punya “nama: seperti Justin Bieber, Drake, dan Florence + The Machine. Dia menjanjikan akan menghasilkan karya musik berkualitas selagi berkarir dalam pidato kemenangannya. Meskipun tidak diumumkan secara langsung, Fantasia adalah wanita lain yang merasakan kebahagiaan di Grammy tahun ini. Pasalnya, setiap melepas album, namanya selalu muncul dalam daftar unggulan dan belum pernah menang. Tahun ini dia membawa pulang Grammy untuk Best Female R&B. David Guetta, La Roux, Rihanna, dan Michael Buble adalah beberapa nama mainstream yang memperoleh Grammy tahun ini, tapi tidak diumumkan secara live malam itu.

PhotobucketSesuatu yang selalu dihadirkan dalam panggung Grammy adalah kolaborasi yang tidak pernah diduga. Tahun ini mereka menyajikan deretan penampilan yang demikian. Mulai dari tiga shining stars; B.o.B, Bruno Mars, dan Janelle Monae yang melakukan penampilan super fantastis. Mereka memainkan aransemen berbeda untuk ‘Nothin’ On You’ dan ‘Just The Way You Are’ dan menuntaskannya dengan kemeriahan aksi panggung Janelle yang melibatkan mosh pit! Bob Dylan pun tampil dengan musisi-musisi hebat. Mumford & Sons dan Avett Brothers setelah sebelumnya keduanya tampil secara terpisah. One thing I know for sure about their performances: THEY’RE HAVING FUN ON STAGE!

PhotobucketEminem juga berkolaborasi dengan setidaknya 4 nama; Adam Levine (di piano), Rihanna, Skylar Grey, dan Dr. Dre. He’s on fire, as always! Kalau pasangan duet Rihanna+Drake memang bukan kejutan, apalagi Usher+Justin Bieber+Jaden Smith. Tapi kedua penampilan ini sangat menghibur. Rihanna dan Drake tampil sangat nyaman bersama, dan aransemen ‘What’s My Name’ yang pernah dibawakan di American Music Awards akhir tahun lalu dipakai Riri kembali disini. Sementara itu penampilan Bieber dibuka dengan video 4 tahun silam saat dirinya tampil di depan Usher, kemudian dia berakustik sedikit di lagu ‘Baby’, menyambungnya dengan ‘Never Say Never’ yang dibantu rap oleh Jaden Smith disertai para ninja, dan ditutup oleh penampilan bersama Usher+Bieber di OMG. Keluwesan Usher di panggung memang luar biasa! He’s the next King of Pop! And I’m sure about that!

PhotobucketLady Gaga tidak pernah tampil tidak mencolok. Dirinya hadir di red carpet dalam sebuah telur dan telur itu akhirnya menetas ketika penampilannya membawakan ‘Born This Way‘. Meskipun aku tidak yakin dia membawakannya secara live, karena ada beberapa bagian dalam penampilan vokalnya terkesan pre-taped. Gaga menambah koleksi Grammy-nya untuk Best Music Video yang diraih untuk ‘Bad Romace’ dan Best Female Pop Vocal Performance. Saat namanya diumumkan sebagai pemenang Best Pop Album untuk “The Fame Monster”, seperti biasa, Gaga terlihat sangat bahagia dengan penghargaannya dan terdengar gemetar saat berpidato. Seolah menjawab ada “Madonna” dalam single terbarunya ‘Born This Way’, dia malah mengucap terima kasih kepada Whitney Houston, karena Whitney-lah yang ada di pikirannya saat mengarang lagu tersebut untuk menyanyikannya. Ah, she’s just monter!

PhotobucketSementara itu, Katy Perry tampil penuh cinta dalam tema Valentine-nya membawakan ‘Not Like The Movies’ dan ‘Teenage Dream’ yang juga menampilkan video footage pernikahannya. Muse benar-benar ‘Uprising’! Mereka tidak hanya sekedar tampil di antara monitor-monitor raksana di atas dan bawah panggung, tapi para penari dan tampilan dalam layar monitor sangat membangun histeria penampilan mereka! One of my most fave performance.PhotobucketMick Jagger juga tampil pertama kalinya dalam acara Grammy ini dalam tribute ke Solomon Burke juga meriah. Mick Jagger adalah bukti nyata tua-tua keladi; makin tua makin menjadi!

The most nominated person of the year boleh jadi disandang oleh Eminem. Dan dirinya memang pulang membawa Grammy untuk Best Solo Rap dan Best Rap Album masing-masing untuk ‘Not Afraid’ dan “Recovery”, tapi Lady Antebellum adalah pemenang besar! Mereka membawa pulang Grammy untuk Record Of The Year, Song Of The Year, dan Best Country Song untuk ‘Need You Now’, dan juga Best Country Album untuk album “Need You Now”. Mereka tampil tahun lalu membawakan lagu tersebut, dan baru tahun ini merasakan efeknya di Grammy. Masing-masing personel Lady Antebellum terlihat sangat senang setiap tampil ke panggung menerima penghargaan. Dan di penampilannya, mereka memulai dengan intro ‘If You Don’t Know Me By Now’ sebagai tribute ke Teddy Pendegrass dan me-medley ‘American Honey’ dengan ‘Need You Now’.

PhotobucketSalah satu penampilan unik yang sangat bersemangat adalah Cee Lo Green berduet dengan Gwyneth Paltrow membawakan ‘Forget You’. Mereka diiringi musisi dan vokalis latar yang kesemuanya adalah boneka. Penuh warna dan sangat menarik. Tampilan Cee-Lo pun sangat meriah, dengan tribute kepada Elton John, yaitu kacamata dan kostum burung. Sementara itu The Muppets juga ikut serta menyanyi di background.

Selain mereka yang tampil dan mereka yang memperoleh penghargaan, mereka yang menjadi presenter pun memeriahkan suasana. Lihat bagaimana Nicki Minaj tampil dengan motif macan tutul dan hiasan kepala yang besar sekali. Sebesar senyum Lea Michele saat mempersembahkan penampilan bersama seorang pemain pemenang Super Bowl, Clay Matthews. Miley Cyrus bersama rekan sekampung Nashville; Kings Of Leon mempersembahkan penghargaan dalam kategori Country. Miley terlihat sangat jinak dalam tampilannya malam itu, dan menurutku lelucon Seth Rogen tentang fly bersama Miley di belakang panggung benar-benar tidak pantas. Di samping gegap gempita acara, panitia masih menyisihkan waktu untuk menyajikan sedikit proyek amal yang dilaksanakan oleh The Recording Academy dalam mendukung kegiatan yang berkaitan dengan musik di seluruh penjuru negeri. Matthew Morrison pun ambil bagian disini, saat dirinya mempersembahkan video untuk mengenang insan musik yang telah tiada dalam setahun ke belakang. Dalam tayangan tersebut terlihat Gerry Rafferty dan John Barry yang meninggal pada awal tahun ini.

PhotobucketDi bagian akhir, tampil Arcade Fire dengan ‘Month of May’ dan ‘Ready To Start’ dalam debut mereka di Grammy. Dengan tata lampu yang benar-benar membuat pusing kepala menyaksikannya. Mereka tampil penuh enerji dan sangat gila! Anak-anak muda asal Kanada ini kembali menghebohkan penonton yang mungkin sudah lebih dan ngantuk. Dan saat penghargaan terakhir diumumkan, mereka pula yang mendapatkannya. Grammy untuk Album Of The Year mereka gondol dan tak lama dari pidato kemenangannya, mereka harus tampil lagi menutup acara. It was more than worth it. Di lagu penutup, sang vokalis tak henti tersenyum sambil bernyanyi. Malam yang sempurna buat mereka!

Tayangan Grammy kali ini pun mengumpulkan penonton terbanyak sejak tahun 2001. Senyum bangga dan bahagia para pemenang Grammy serta kemeriahaan penampilan live pun membuat penonton terpuaskan. Grammy memang ajang musik tersohor di muka bumi ini, dan hingga kini tidak pudar kemilaunya. Sebagai barometer musik, setidaknya dalam sepekan ke depan akan berdampak pada penjualan album dan/atau single para pemenang. Grammy memang dahsyat!

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

List para pemenang 53rd Grammy Awards bisa diliat disini

Related posts

Leave a Reply