Trending News

Blog Post

Behind The Music – Simon Cowell
Behind The Music

Behind The Music – Simon Cowell 

Image and video hosting by TinyPicKeberadaannya sangat dinanti-nanti setiap minggunya, setelah acara pencarian bakat televisi dengan format yang melibatkan penonton ikut memilih idola baru untuk industri musik ini mulai mewabah. Tahun 2001 adalah awal karirnya pertelevisiannya, dimana dirinya menjadi juri untuk ajang Pop Idol di Inggris. Ajang inilah yang dimaksud, dimana dalam penciptaan superstar untuk industri rekaman tidak hanya berdasarkan keputusan mereka-mereka yang berkompeten di bidangnya, tapi juga melibatkan pasar, dalam hal ini penonton, untuk memilih siapa yang berhak menjadi pemenang untuk mendapatkan kontrak rekaman.

Nama-nama hasil cetakan dari ajang Pop Idol ini meliputi Will Young, Gareth Gates, Darius Danesh, Jessica Garlick, Rik Walker, dan Michelle McManus. Mungkin sebagian besar nama tersebut terdengar asing, well hey, mereka paling tidak eksis menorehkan single di Top 10 UK Singles chart di awal dekade 2000-2009 lho. Tapi enggak akan asing kalau untuk nama Gareth Gates, cowok manis berlesung pipi ini memang yang paling sukses dari Pop Idol tersebut. Sayangnya, acara ini hanya berusia 2 tahun saja, karena Simon Cowell memutuskan untuk membuat sebuah acara atas idenya sendiri.

Kalau atas ide sendiri, lantas “Idol” tersebut atas ide siapa? Seri idol adalah ide Simon yang lain, Simon Fuller, seorang produser televisi dan manajer artis asal Inggris juga. Meskipun Simon Cowell memberhentikan diri dari (sekaligus acara) Pop Idol, tapi dirinya tetap konsenstrasi dan berkiprah di ajang idol negara Amerika Serikat. American Idol dimulai dari tahun 2002 hingga kini, tapi Simon hanya ikutan hingga musim 9 yang tayang tahun lalu. Dari ajang inilah lahir superstar Kelly Clarkson, Clay Aiken, Jennifer Hudson, Carrie Underwood, Daughtry, David Cook, dan Adam Lambert. Dari tahun ke tahun Simon memberi pengajaran kepada para peserta dengan cara yang tidak mudah, dan terkadang tidak mengenakkan. Tapi beberapa momen yang sangat berarti, menonjolkan naluri Simon Cowell yang tepat sebagai seorang pencari bakat, adalah saat Carrie Underwood tidak hanya diprediksinya sebagai juara idol musim 4 padahal saat itu jumlah peserta yang bertahan masih belasan, dirinya juga menyebutkan bahwa Carrie akan menjual album lebih banyak dibanding idol lain. Kini, ucapannya menjadi kenyataan. Angka penjualan album Carrie Underwood memang terbaik untuk Amerika, tapi masih kalah sedikit untuk worldwide dibanding Kelly Clarkson.
Image and video hosting by TinyPic
Sukses mencetak bintang di negeri orang, diapun datang dengan konsep sendiri di negeri sendiri. Adalah X Factor yang menggantikan Pop Idol di Inggris. Ajang ini masih melibatkan penonton dalam penentuan juara, bedanya adalah X factor mengakomodir peserta dengan usia yang lebih tua, juga mereka yang bernyanyi tidak sebagai solo act. Sejak tayang di tahun 2003, X Factor selalu banyak mempengaruhi industri musik di Inggris. Sebut saja lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para peserta setiap minggunya akan berpengaruh pada penjualan lagu-lagu originalnya sehingga bisa masuk dan mendapat posisi kembali di UK Singles Chart. Lagu kemenangan yang direkam oleh para juara setiap musimnya selalu juara di chart tersebut, termasuk beberapa single-single dari finalis lain yang sempat nangkring di puncak chart. Franchise ada ini kini menjamah ke lebih dari 30 negara. Indonesia sendiri akan menggelar The X Factor yang rencananya akan mulai di 2012 dengan menampilkan juri Indra Lesmana, Titi DJ, dan Maia Estianty.

Berikut data prestasi single para peserta X Factor di UK Singles Chart:
2004 Steve Brookstein – Against All Odd #1
2005 Shayne Ward – That’s My Goal #1
2005 G4 – Bohemian Rhapsody #9
2006 Shayne Ward – No Promises #2
2006 Leona Lewis – A Moment Like This #1
2006 Chico Slimani – It’s Choci Time #1
2007 Shayne Ward – If That’s Okay With You #2
2007 Shayne Ward – No U Hang Up #2
2007 Shayne Ward – Breathless #6
2007 Leona Lewis – Bleeding Love #1
2007 Leon Jackson – When You Believe #1
2008 Leon Jackson – Don’t Call This Love #3
2008 Leona Lewis – Better In Time/Footprints In The Sand #2
2008 Leona Lewis – Forgive Me #5
2008 Leona Lewis – Run #1
2008 X Factor Finalist 2008 – Hero #1
2008 Alexandra Burke – Hallelujah #1
2009 Leona Lewis – Happy #2
2009 Alexandra Burker – Bad Boys #1
2009 JLS – Beat Again #1
2009 JLS – Everybody In Love #1
2009 X Factor Finalists 2009 – You Are Not Alone #1
2009 Joe McElderry – The Climb #1
2010 Alexandra Burke – Broken Heels #8
2010 Alexandra Burke – All Night Long #4
2010 Alexandra Burke – Start Without You #1
2010 JLS – One Shot #6
2010 JLS – The Club Is Alive #1
2010 JLS – Love you More #1
2010 Diana Vickers – Once #1
2010 Joe McElderry – Ambitions #6
2010 Olly Murs – Please Don’t Let Me Go #1
2010 Olly Murs – Thinking Of Me #4
2010 Jedward – Under Pressure (Ice Ice Baby) #2
2010 X Factor Finalists 2010 – Heroes #1
2010 Matt Cardle – When We Collide #1
2011 JLS – Eyes Wide Shut #8

Berasa belum puas dengan apa yang diraihnya dengan X Factor, di tahun 2007 Simon me-launching acara televisi yang mengangkat tema pencarian bakat dan masih melibatkan pemirsa dalam pemilihan juaranya. Nama acara tersebut adalah Britain’s Got Talent. Disini, bakat yang diadu bukan hanya tarik suara, tapi berbagai macam. Mulai dari menari, melukis, bela diri, dan sebagainya. Acara ini juga enggak kalah sukses dari X Factor, hampir 50 saduran dari berbagai negara melaksanakannya. Indonesia bahkan punya 2 adaptasi dari franchise ini. Fenomenal dari acara ini adalah Susan Boyle dan si kecil Connie Talbot. Keduanya tersohor setelah menyelesaikan kompetisi, meskipun keduanya tidak keluar sebagai pemenang.

Itu tadi apa yang terjadi dalam karir pencarian bakat Simon selama ini, tapi sebenarnya apa yang dilakukannya yang tidak terekam kamera sudah banyak dan lebih panjang dari itu. Pria kelahiran 7 Oktober 1959 ini sudah memulainya sejak tahun 80-an. Kala itu, berkat pengaruh sang ayah, Eric Philip Cowell yang seorang excecutive di industri musik, Simon memulai dari menjadi seorang asisten A&R. Dan enggak lama karirnya meningkat ke music publishing. Dari sini, nalurinya sebagai enterpreneur membawanya ke jenjang yang lebih tinggi, dan bisa dipastikan bahwa dia memang seorang yang berani. Pria asal London ini membentuk E&S Music yang dibawahi oleh EMI. Pencapaian yang mereka raih adalah beberapa single yang mampu beradu di UK Top 40. Dan Simon masih enggak puas sampe situ. Dia akhirnya bekerja dengan Iain Burton selama 4 tahun di Fanfare Records, dimana karya yang paling menonjol dari hasil kerja ini adalah ‘So Macho’ single dari Sinitta, dimana akhirnya Simon berkenalan dengan Pete Waterman, dan semakin berkibarlah karir Simon.

Adalah ketika Fanfare merger dengan BMG, dan enggak lama dia memperoleh konseultan A&R untuk perusahaan raksasa tersebut. Dia pun mulai memiliki andil bagi awal-awal karir untuk artis-artis berikut: Curiosity Killed the Cat, Sonia, Robson & Jerome, dan Ultimate Kaos. Dua yang paling sukses yaitu Five dan Westlife. Keduanya adalah boyband laris manis dengan hit kayak ‘Swear It Again’, ‘Seasons In The Sun’, ‘Queen Of My Heart’ (Westlife), ‘Keep On Movin”, Let’s Dance’, dan ‘Until The Time Is Through’ (Five). Westlife menjual 46 juta kopi album dan Five menjual 15 juta kopi album di seluruh dunia. Sukses! Dan selagi menikmati masa-masa dengan idol, Simon pun berhasil menciptakan boyband lain yang juga menggabungkan opera ke dalam musik pop; Il Divo. Boyband ini bersama Toni Braxton dipilih untuk menyanyikan lagu resmi Piala Dunia tahun 2006 ‘Time Of Our Lives’.

Image and video hosting by TinyPic
Di tahun 2006 pun Simon berhasil perusahaan rekamannya sendiri bernama SyCo yang menjadi partner Columbia Records dan Sony BMG Entertainment, yang sekarang masih berjalan bersama Sony Music Entertainment. Atas kesuksesannya yang luar biasa ini, Simon Cowell enggak pernah lupa untuk berbagi ke sesama. Saat gempa dahsyat melanda Haiti, dirinya mengumpulkan penyanyi-penyanyi besar seperti Miley Cyrus, Michael Buble, Kylie Minogue, Robbie Williams, Susan Boyle, James Blunt, JLS, Mariah Carey Take That, Westlife, dan masih banyak lagi untuk merekam single amal berjudul ‘Everybody Hurts’. Lagu ini pun berhasil menjadi juara di UK Singles Chart. Album hasil kreasi SyCo antara lain “Wide Awake” dari Joe McElderry, yang terpilih sebagai New Artist Highlight bulan ini. Simon Cowell pun sekarang sedang sibuk mempersiapkan X Factor yang akan tayang perdana di Amerika Serikat pada bulan September tahun ini. Plus pengerjaan album debut One Direction, act yang dimentorinya di X Factor tahun 2010 kemarin. Majalah New Statesman di tahun 2010 memilihnya menjadi salah satu dari 50 Most Influental Figures di seluruh dunia, dan Behind The Music ini dipersembahkan untuk sang maestro!

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply