Quantcast

Exclusive Interview With Jared Lee

By - 7 years ago in Artist Interviews

Image and video hosting by TinyPic
Kita mendapat kesempatan istimewa untuk interview dengan Jared Lee, musisi asal Amerika yang lagunya pernah diputar di beberapa radio di Indonesia, yaitu “It’s Over (Goodbye)”. Simak interview Jared Lee dengan Desi.

Hi Jared. Ini Desi dari creativedisc. Apa kabar? Sekarang lagi dimana dan lagi ngapain?
Hi Desi. Kabar baik, terimakasih. Sekarang saya lagi di Hollywood, California. Lagi siap-siap mau nonton Superbowl (football game). Saya berasal dari Boston, tim kita New England Patriots akan bermain di Superbowl. Semoga mereka menang!

Bisa ceritakan sedikit tentang diri kamu?
Saya berasal dari Boston, Massachusetts. Saya sudah tinggal di L.A beberapa tahun belakangan ini. Saya adalah seoramg penyanyi, pencipta lagu dan produser. Saya baru-baru ini mengeluarkan EP (mini album), judulnya “Falling Through Holes”. Dan saya sangat bersemangat agar orang-orang mendengarnya.

Bagaimana kamu mendeskripsikan dirimu sebagai penyanyi dan bagaimana kamu mendeskripsikan style musik kamu?
Saya mendeskripsikan diri saya sebagai penyanyi soulful pop. Dari kecil saya banyak mendengarkan musik RnB, soul, dan itu terdengar di lagu-lagu saya. Tapi, saya juga sangat terikat dengan melodi. Menurut saya, itu hal terpenting di dalam sebuah lagu dan saya berusaha untuk membuat lagu dengan melodi yang asik yang menurut saya orang-orang akan suka dan lagu itu akan terngian-ngian di kepala mereka. Saya juga suka beragam jenis musik. Di EP saya, ada sedikit influence musik rock, dan style vocalnya masih sedikit soul dan sedikit RnB. Saya juga mendeskripsikan diri saya sebagai penyanyi pop.

Bagaimana cerita dibalik EP kamu dan kenapa kamu memilih “Falling Through Holes” sebagai judulnya?
Saya memilih nama “Falling Through Holes” karena bagi saya, Falling Through Holes itu seperti metaphor yang menggambarkan sesuatu yang saya alami ketika saya menulis dan merekam EP ini. Saya merasa saya menghadapi begitu banyak hambatan di dalam hidup saya, baik itu secara professional maupun hal pribadi dalam bermusik. Saya membuat banyak kemajuan, tapi kemudian ada sesuatu hal terjadi yang membuat saya harus mundur lagi dan saya harus menemukan jalan kembali untuk keluar dari ‘lubang’ atau apapun itu yang menghalangiku dan kembali berdiri dan terus melanjutkan proyek EP saya. Dan ketika aku menulis lagu itu, itu terasa sangat cocok untuk menjadi nama album karena lagu itu menggambarkan keseluruhan apa yang saya alami. Saya putus dengan pacar saya, itu juga merupakan salah satu contoh, tapi saya menemukan jalan saya kembali. Jadi ya, itu makna dari falling Through Holes buat saya.

Kenapa kamu memilih “It’s Over (Goodbye) sebagai single pertama dari EP kamu?
Saya memilih It’s Over (Goodbye) sebagai single pertama karena saya merasa lagu ini memiliki energy yang baik, dan saya juga merasa kalau lagu orang-orang dapat menghubungkan pengalaman mereka. Banyak orang pernah mengalami keadaan yang sulit dalam hidup mereka, dalam hubungan pribadi mereka dan pengalaman putus cinta. Dan buat saya, lagu ini menceritakan untuk benar-benar mendapatkan kontrol dalam hidup saya. Buat saya lagu tersebut adalah lagu ‘terapi’ untuk menulis dan terus menjadi lagu ‘terapi’ untuk ditampilkan. Ketika orang mendengar lagu itu, mereka mungkin akan berpikir bahwa ini adalah lagu yang galau dan sedikit negatif. Tapi saya tidak melihatnya seperti itu. Saya melihatnya sebagai suatu lagu yang memberi kekuatan untuk seseorang yang sedang mengalami sesuatu masalah, seperti membawa kembali hal positif dalam hidup seseorang.

Lagu kamu “Hooray For Hollywood” pernah diputar di serial MTV The Hills dan “It’s Over (Goodbye)” juga diputar di American Idol tahun lalu. Bagaimana awalnya itu terjadi?
Ya. Lagu Hooray For Hollywood pernah diputar beberapa tahun yang lalu di serial yang sangat populer, yaitu The Hills. Hal itu sangat keren sekali buat saya karena The Hills sangat populer di Amerika. Kemudian, seketika itu juga banyak orang yang menghubungi saya dan mereka ingin tahu lebih banyak lagi tentang saya. Dan beberapa bulan setelahnya setelah mereka memutar It’s Over (Goodbye) di American Idol, langsung menjadi sesuatu hal dalam skala yang lebih besar lagi karena penonton American Idol itu…geez. Penontonnya sangat benyak sekali. Mungkin 20 atau 30 juta penonton, bahkan mungkin lebih. Dan American Idol ditayangkan diseluruh dunia. Karena hal itu, seketika banyak orang-orang dari berbagai negara yang menulis kepada saya di facebook, myspace, twitter, dan mereka berusaha mencari tau tentang saya. Hal itu sangat baik buat saya karena memberi saya kesempatan untuk memberi tahu mereka tentang saya sebagai seorang penyanyi. Saya sangat mengapresiasi semua hal itu karena mereka ‘mengekspos’ musik saya, karena The Hills dan American Idol sangat populer. Menurut saya, American Idol adalah sebuah acara yang sangat bagus, sepertinya acara ini merupakan salah satu cara yang paling efisien untuk label dan perusahaan rekaman untuk menemukan bakat-bakat baru. Jadi menurut saya, di satu sisi hal ini cara yang efisien bagi orang-orang untuk mendapatkan kontrak rekaman dan pada saat yang bersamaan juga memberi kesempatan bagi orang-orang yang belum mempunyai kesempatan untuk mendapatkan demo dan menunjukkan itu kepada orang-orang di Los Angeles, New York atau Atlanta. Dan menurut saya acara seperti American Idol adalah acara yang bagus, dan saya sangat mendukung acara-acara seperti itu.

Siapa yang menjadi pengaruh buat kamu dalam bermusik?
Pastinya banyak sekali yang mempengaruhi musik saya. Saya sangat terinspirasi oleh banyak artis yang saya lihat mencurahkan segenap perasaan mereka ke dalam karya mereka. Hal itu sangat menginspirasi saya. Begitu banyak musisi yang luar biasa yang musiknya saya dengar dan memotivasi saya untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Saat kecil saya mendengarkan Brian McKnight, Boys II Men, James Taylor, Sting, dan banyak artis yang bertahan dari waktu ke waktu karena mereka sangat berdedikasi terhadap musik mereka dan menegeluarkan musik yang berkualitas. Dan sekarang ini, banyak artis kontemporer yang menginspirasi saya, seperti Alicia Keys, Usher, Pink, Justin Timberlake. Mereka konsisten mengeluarkan musik yang bagus, dan kamu sangat bisa mendengar passion dan komitmen mereka untuk karya mereka. Tapi yang menjadi pengaruh dalam musik saya tidak harus para musisi tersebut. Saya juga terinspirasi dari kejadian-kejadian yang dialami orang-orang yang ada di sekitar saya, keluarga dan teman saya, pengalaman-pengalaman saya seperti ketika saya traveling, atau bertemu dengan orang-orang di berbagai kota ataupun di berbagai show.

Siapa artis yang ingin kamu ajak berkolaborasi?
Ada banyak sekali. Hal ini adalah sesuatu yang sangat saya impikan. Tapi saya juga merasa kalau saya harus mendapatkan hak saya untuk melakukan hal itu. Fokus saya sekarang adalah untuk mengeluarkan musik saya dan berharap dengan berjalannya waktu artis-artis yang menjadi inspirasi saya akan member kesempatan untuk melakukan kolaborasi. Saya ingin berkolaborasi dengan Alicia Keys, Pink, Christina Aguilera dan itu hanya beberapa. Kalau musisi pria saya ingin berkolaborasi dengan Brian McKnight, Usher. Banyak sekali.

Pertanyaan dari @princemichelly: Banyak sekali penyanyi di dunia, apakah kamu merasa takut kalau penjualan album kamu rendah?
Pertanyaan bagus. Buat saya, ini bukan seperti ketakutan, tetapi lebih kepada tantangan. Sebagai artis baru, tantangan kamu adalah bagaimana agar orang-orang mendengar musik saya di dunia musik sekarang ini yang didominasi oleh artis-artis top. Bukannya mereka mengontrol dunia musik, tapi anda tahu, radio-radio biasanya hanya memutar artis-arting dengan top selling album dan susah buat artis-artis yang baru untuk mendapatkan kesempatan. Saya tidak takut, saya menerima tantangan itu. Tujuan saya sekarang adalah untuk menemukan cara dan inovasi bagaimana agar saya dapat mengekspos musik saya agar orang dapat mendengarnya. Pada akhirnya, untuk berbagai alasan tentu saja saya ingin agar album saya laku di pasaran, tetapi menurut saya hal itu tidak bisa menjadi fokus saya sekarang. Menurut saya, fokus sekarang ini adalah lebih kepada utuk menghasilkan produk yang baik yang dalam hal ini saya merasa saya telah melakukan itu. Dan harapan saya dengan berjalannya waktu semua itu nantinya bisa terlihat di penjualan album.

Pertanyaan dari @rezarusandi: bagaimana rasanya pertama kali kamu merasa kamu sudah jadi artis di Hollywood?
Wah baik sekali kamu mengatakan itu. Saya tidak terlalu melihat diri saya seperti itu. Saya lebih melihat diri saya sebagai seseorang yang bekerja keras untuk berusaha memberi sesuatu hal yang saya suka kepada orang lain. Dunia glamor di Hollywood mempunyai beberapa hal yang baik, tapi saat ini fokus saya adalah untuk lebih menjadi seorang musisi daripada selebriti. Baru-baru ini beberapa kali ada orang yang mengenali saya. Hal ini merupakan hal yang baru dan keren buat saya. Saya bahkan bertanya kepada mereka “bagaimana kamu bisa tau saya?” mungkin mereka mendengar musik saya di tv atau melihat video-video saya.

Lagu apa saja yang lagi sering kamu dengar di ipod?
Saya mendengar berbagai jenis musik. Saya benar-benar pecinta musik. Saya mendengarkan Adele, Florence and The Machine, The Weekend. Saya juga suka hip hop. Saya mendengarkan lagu-lagu Drake. Saya juga penasaran dan suka mendengarkan berbagai band baru. Ada banyak sekali band-band di dunia ini. Tapi ini hal yang baik, karena kita tidak pernah merasa cukup untuk mendengarkan musik yang bagus.

Bagaimana pendapatmu tentang twitter? Apa hal terunik yang pernah dilakukan atau di tweet fans untuk kamu?
Saya sangat senang berinteraksi dengan fans secara online. Saya pikir itu adalah suatu hal yang penting, untuk berbicara dan berkoneksi dengan mereka. Saya mengerti ketika saya berbicara kepada artis yang menginspirasi saya, hal itu sangat berarti buat saya sehingga saya berharap saya juga dapat memberikan hal tersebut kepada orang-orang yang menyukai musik saya. hal terunik yang pernah dilakukan fans… ini bukan unik, tapi suatu hal yang sangat baik. Beberapa orang dari berbagai negara membuat suatu video dengan menggunakan lagu It’s Over (Goodbye). Saya sangat terharu melihatnya. Orang-orang dari Indonesia, UK dan lainnya mau meluangkan waktu untuk melakukan hal itu adalah suatu hal yang sangat keren bagi seorang artis, setidaknya buat saya. saya sangat bersyukur untuk semuanya, dan saya akan melakukan apapun yang saya bisa untuk menunjukkan rasa terimakasih saya pasti akan saya lakukan.

Apa kamu tahu tentang Indonesia? Beberapa radio disini memutar lagu kamu yang “It’s Over (Goodbye)”. Ada rencana untuk melakukan promo di sini?
Well, saya tau kalau orang-orang di Indonesia sangat suportif terhadap musik saya dan saya sangat ingin sekali datang untuk konser disana. Indonesia adalah salah satu negara yang sangat mendukung saya dan saya sangat berharap saya bisa datang kesana dan bertemu dengan kalian semua. Sangat keren sekali beberapa radio memutar lagu saya, dan saya benar-benar berharap untuk bisa berkunjung ke Indonesia. Mungkin kita bisa membicarakan untuk menjadikan hal ini kenyataan?

Apa proyek kedepanmu ?
Sekarang ini saya benar-benar fokus pada EP yang baru rilis pada bulan Oktober 2011. Saya mempunyai beberapa kegiatan di radio-radio di sini, dan video dari single saya It’s Over (Goodbye) baru keluar beberapa minggu yang lalu dan beberapa supermarket, toko-toko, sekolah-sekolah dan networks di Amerika. Saya berencana melakukan tur di musim semi atau musim panas ini. Mungkin saya akan melakukan 5 sampai 10 show bulan depan di Los Angeles dan New York. Saya juga menulis lagu dan menjadi produser bagi artis lain.

Apa yang ingin kamu sampaikan untuk fans kamu di Indonesia?

Saya hanya ingin mengucapkan terimakasih banyak dari hati saya yang terdalam. Sungguh sangat sulit dipercaya bagi saya, kalian sangat jauh di sana tapi saya bisa merasakan support kalian seakan-akan kalian berada dekat dengan saya di sini. Saya senang kalian mendengarkan musik saya dan musik saya mempengaruhi kalian dalam hal yang positif. Dan saya sangat ingin berkunjung kesana dan tampil langsung dihadapan kalian. Jadi, apapun yang dapat kalian lakukan agar orang-orang di sana dapat mendengar musik saya, beritahu teman-teman kalian, radio-radio, akan sangat membantu agar saya dapat berkunjung kesana.

Terima kasih untuk waktunya, Jared. Saya harap kamu bisa datang ke Indonesia secepatnya.
Terimakasih banyak. Saya harap kalian menjalani tahun 2012 yang baik di sana. Dan saya harap dapat bertemu kalian semua secepatnya. Bye.

Thanks to @JaredLeeMusic for the Interview and @DesiPuspandini @Cung2 for the mixing!

Follow @JaredLeeMusic
Official Website Jared Lee

Listen to the interview here:
Interview Jared Lee by creativedisc2

CD Collector | Music freaks

Comments

One Response to “Exclusive Interview With Jared Lee”

  1. hakim says:

    Suka sama suaranya jared lee. Beautiful world track favoritku di EP ini. Wew, ditunggu dah kedatangannya di Indo

Leave a Reply

Related Articles

Music News | November 26, 2015 By

Explore! Pembuktian Eksplorasi Isyana Sarasvati.

Concerts Review | February 5, 2015 By

Konser Penuh Cinta Michael Buble Di Indonesia

Artist Interviews | January 22, 2015 By

Interview With Kotak: Film Rock N Love Tunjukkan Anak Rock Sebenarnya