Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 23 Apr
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 23 Apr 

Maroon 5 feat. Wiz Khalifa (Alb. Overexposed / A&M) – Payphone
Sah-sah saja jika Maroon 5 sekarang merangkul semangat pop dengan lebih ketat karena tampaknya memang pop-lah yang bisa menjaring pendengar lebih luas. Mendengarkan Payphone, single pertama mereka untuk album keempat mereka, Overexposed, semangat pop-easy listening yang catchy memang terasa kentara sekali. Apalagi nomor pop ceria ini didukung oleh Wiz Khalifa yang mengimbuhi lirik rap di beberapa bagian. Hasilnya, Payphone adalah sebuah pop yang seru untuk didengarkan. Hadirnya Shellback dan Benny Blanco yang berada di belakang single ini sebagai produser memang menjamin kehadiran elemen elektropop namun syukurlah vokal khas Adam Levine tetap memberi ciri khas Maroon 5. Single dirilis pada tanggal 16 April dan hingga sekarang bercokol di #1 iTunes Single Chart. (9/10)

Nelly Furtado (Alb. The Spirit Indestructible / Interscope) – Big Hoops (Bigger The Better)
Nelly Furtado is back! Setelah kesuksesa album Loose di tahun 2006, Furtado akhirnya memutuskan untuk kembali skena elektro-pop dengan album terbarunya, The Spirit Indestructible. Single pertamanya, Big Hoops (Bigger The Better) pun menjadi teaser yang sempurna. Dengan mengandalkan drum and bass yang masif, single ini terdengar sangat bergemuruh dan menghentak. Nuansa edgy dan sedikit gloomy menambah warnanya. Single ini diproduseri oleh Rodney Jerkins alias Dark Child sehingga sudah dipastikan bagaimana megahnya single ini. Belum lagi menjelang akhir single memasukkan semacam drum loops ala industrial yang seru. Tempo yang tidak terlalu kencang tidak menghalangi single Big Hoops (Bigger The Better) ini untuk hadir dengan penuh tenaga. Single dirilis pada tanggal 17 April dan albumnya tanggal 9 Juni. (8/10)

Cheryl Cole (Alb. A Million Lights / Fascination) – Call My Name
Cheryl Cole terus berkarya, terlepas dari gonjang-ganjing kehidupan pribadinya. Biarlah hal tersebut menjadi urusan tabolid gosip saja. Kita cukup membicarakan single terbarunya, Call My Name yang merupakan single jagoan dari album ketiganya, A Million Lights, yang diagendakan untuk dirilis pada tanggal 18 Juni mendatang. Banyak nama-nama tenar yang kabarnya akan membantu Cheryl di album tersebut. Kita tunggu saja. Yang pasti dalam Call My Name, Cheryl mencoba menjelajah lantai dansa dengan lagu-elektro-house hasil kreasi tangan dingin Calvin Harris. Tanpa meninggalkan esensi-popnya, Call My Name memang cocok sekali menjadi teman clubbing. Tanpa terlupa sentuhan Euro-dance, membuat Call My Name memiliki warna yang sangat meriah. Hook yang menantang pun tak kalah diusung oleh Call My Name. Such a great comeback for her. Single dirilis pada tanggal 10 Juni mendatang, dan albumnya tanggal 18 Juni. Dan Cheryl Cole berencana menghapus nama “COLE” untuk album ke-3nya nanti. (8/10)

Rihanna (Alb. Talk That Talk / Def Jam) – Where Have You Been
Dalam single ketiganya untuk album Talk That Talk, Rihanna memutuskan untuk terjun secara total dalam degup house yang gemerlap. Dentum synth dan bass yang prima begitu memenuhi ruang lagunya. Tidak terlupa pengaruh punk dan Hip Hop pun diinfusi untuk menambah keriuhan. Keberhasilan single ini tentu saja berkat kerjasama yang kompak antara Dr. Luke, Calvin Harris, Ester Dean Henry Walter dan Geoff Mack. Luke dan Harris pun bertugas sebagai produser bersama Cirkut. Agak sedikit mengingatkan We Found Love yang digawangi oleh Harris namun Where Have You Been jelas terdengar lebih intens dan gemerlap. Menurut kabar dalam musik videonya Riri juga akan menari, karena menurutnya akan melengkapi keseruan lagunya. Kita tunggu saja. Single dirilis pada tanggal 8 May. (8/10)

Owl City feat. Mark Hoppus (Single / Universal Republic) – Dementia
Adam Young dengan Owl City-nya memutuskan untuk jeda sejenak dari synthpop yang membesarkan namanya dan memutuskan untuk tampil ngerock dengan single terbarunya, Dementia. Hal ini semakin dipertegas dengan kehadiran vokalis band pop-punk Blink-182, Mark Hoppus. Ternyata vokal Young boleh juga saat bernyanyi lagu rock. Bahkan sedikit meningatkan akan vokal Tom DeLonge, salah satu personel Blink-182 lainnya. Lagu ini digambarkan sebagai lagu yang dipenuhi dengan enerji tinggi. Tidak ada salahnya juga. Meski begitu lagu yang muncul pada tanggal 17 April ini tetapi mudah dicerna dan dinikmati, tapi masih belum ada official news apakah single ini bakal jadi single pertama dari album barunya nanti. (8/10)

Slash feat. Myles Kennedy & The Conspirators (Alb. Apocalyptic Love / Dik Hayd International) – You’re A Lie
Berbeda dengan album solo pertamanya, mantan gitaris Gun N’ Roses, Slash, menghadirkan hanya satu penyanyi untuk album keduanya, Apocalyptic Love. Penyanyi tersebut adalah Myles Kennedy dari Alter Bridge. Mendengarkan You’re A Lie, yang merupakan single pertama untuk album tersebut, rasa-rasanya vokal gahar Kennedy memang pas untuk musik hard-rock yang diusung oleh Slash. Meski terdengar keras dan garang, namun sebenarnya You’re A Lie cukup melodik dan mudah dicerna. Hanya saja, pilihan notasinya agak sedikit noltagis karena meningatkan kejayaan musik seperti ini di akhir 80-an atau awal 90-an. Seolah-olah kita kembali ke mesin waktu saja. Namun, untuk penggemar musik Slash, rasanya single You’re A Lie ini akan cukup memuaskan ekspektasi mereka. Single dirilis pada tanggal 6 Maret, dan albumnya sendiri bakal dirilis oleh Sony Music Indonesia. (7/10)

Amy Macdonald (Alb. Life in a Beautiful Light / Mercury) – Slow It Down
Penyanyi dan penulis lagu asal Skotlandia, Amy Macdonald, akan merilis album ketiganya, Life in a Beautiful Light, pada tanggal 11 Juni yang akan datang. Single pertamanya adalah Slow It Down. Meski mengandung kata “slow”, single ini justru bergerak dalam tempo yang cukup cepat. Tidak heran karena asupan rock dan folk yang kental menjadi andalan Slow It Down. Vokal Macdonald yang khas memang terdengar cocok untuk menyanyikan lagu seperti ini. Dinamika lagunya yang naik turun memang cenderung akan sulit didengarkan, namun dengan kekuatan Macdonald dalam bernyanyi, ia mampu menaklukkan hal tersebut dengan mulus. Hasilnya, Slow It Down cukup mampu untuk mengajak kita untuk larut didalamnya. (8/10)

Dim Chris & Craig David feat. Rosette (Single / DJ Center Records) – Bits ‘n Pieces
Bits ‘n Pieces adalah kerjasama DJ Perancis, Dim Chris dengan solois asal Inggris, Craig David. Single elektro-dance ini juga menampilkan Rosette sebagai teman bernyanyi David. Beat-beat kencang yang ditawarkan oleh lagu ini memang cukup mengundang. Dalam arti cukup mampu mengajak pendengarnya untuk menggoyangkan tubuh. Tidak terlalu istimewa memang, mengingat sudah cukup banyak lagu sejenis yang beredar saat ini. Namun upaya David untuk terjun di skena dance patut diamati juga mengingat sebelumnya David juga sempat menjadi seorang DJ. Sedang Dim Chris sendiri pun belum begitu lama berkecimpung di skena musik dansa. Kita tunggu saja. Single dirilis pada tanggal 16 April. (7/10)

JJAMZ (Alb. Suicide Pact / JJAMZ) – Never Enough
JJAMZ adalah band keroyokan beberapa nama dari band-band yang cukup populer dan memutuskan untuk nge-jam. Mereka adalah James Valentine (Maroon 5), Jason Boesel (Rilo Kiley/Conor Oberst), Alex Greenwald (Phantom Planet), Michael Runion (solo), dan Z Berg (The Like). Never Enough adalah single pertama mereka dari album Suicide Pact yang direncanakan untuk dirilis pada tanggal 10 Juli. Never Enough sendiri merupakan sebuah lagu yang berkisah tentang persahabatan dan perihnya menyayangi seseorang yang tak membalas perhatian kita dengan setimpal (ouch). Meski terkesan melankolis, Never Enough adalah sebuah lagu indie-pop yang tidak jatuh kelembah galau yang berlebihan. Aransemen yang tetap mengadopsi semangat rock didalamnya memang bergerak dalam tempo sedang. Vokal Z Berg yang agak serak justru memberi kesan pedih tadi dengan lebih mendalam. Atmosfir lagu boleh sedikit seram akan tetapi kesan cengeng tidak pernah tersampir didalamnya. Selain aransemen yang mumpuni, keberhasilan lagu ini memang terdapat pada penghayatan Z Berg yang cukup prima. (8/10)

Stefano Langone Feat. New Boys & Rock Mafia (Single/ Hollywood Records) – I’m On A Roll
Masih inget dengan finalis American Idol season 10 tahun lalu yang hanya harus pulang di 7 besar. Tapi, nasib baik masih menyertainya, kontrak album rekaman pun diraihnya dengan Hollywood Records. Dan, kini Stefano Lagnone merilis single pertamanya “I’m On A Roll” featuring New Boys & Rock Mafita tanggal 24 April mendatang, juga bakal tampil di Result Show American Idol 11 Top 6 tanggal 26 April. Single Dance Pop ini emang asik untuk dicerna, walau agak berbeda dengan image-nya sendiri yang lebih kalem. (7/10)

Image and video hosting by TinyPicJay Sean (Alb.Worth It All / Cash Money) – I’m All Yours
Jay Sean yang punya nama asli Kamaljit Singh Jhooti asal Inggris ini sejatinya ingin memberi nama album baru ke-4nya “Freeze Time”, tapi sayangnya karena masalah legal, akhirnya judulnya diganti menjadi “Worth It All” yang bakal dirilis musim panas tahun ini. Single pertamanya “I’m All Yours” ini merupakan kolaborasi pertamanya dengan rapper Pitbull. Dengan nuansa R&B Dance dengan ciri khas Pitbull sepertinya Jay Sean bisa meraih sukses, single ini bakal dirilis di iTunes tanggal 24 April. (8/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:

Related posts

Leave a Reply