Trending News

Blog Post

Interview With Maher Zain
Artist Interviews

Interview With Maher Zain 

Image and video hosting by TinyPicMaher Zain tercatat sebagai artis Internasional dengan penjualan album terbanyak di tahun 2011 lalu di Indonesia hingga mencapai 20X Platinum! Kali ini Maher Zain menghadirkan sebuah karya lagu berirama pop dengan pesan positif yang tak hanya bisa dinikmati oleh umat Muslim saja. Kecintaannya pada sang Ibunda menjadi tema yang ia usung kali ini. Dengan tema yang lebih universal, ia mencoba menggapai lebih banyak orang dengan pesan-pesan positifnya. Selain lagunya yang begitu menyentuh, ia pun akan membintangi sebuah serial TV berjudul “Insha Allah – Find My Way”. Serial TV hasil kerjasama Sony Music Entertainment Indonesia dan DNA Production ini akan ditayangkan di SCTV sepanjang bulan Ramadhan tahun ini. Dalam serial TV ini ia akan memerankan dirinya sendiri yang dalam ceritanya juga melibatkan Fadly ‘Padi’. Selain mereka berdua, serial “Insha Allah – Find My Way” juga akan dibintangi oleh banyak aktor dan aktris papan atas.

Bertempat di sebuah cafe di La Piazza, CreativeDisc.com berkesempatan untuk interview dengan Maher Zain dalam rangka launching dan juga showcase “Forgive Me”. Berikut ini interviewnya:

Assalamualaikum, Maher
Maher Zain: Waalaikumsalam

Kamu sudah hampir sebulan di Indonesia. Apa yang telah kamu pelajari dari Indonesia? Apakah ada hal baru?
Maher Zain: Saya belajar satu hal, tentang bagaimana orang Indonesia sangat baik dan ramah satu sama lain. Saya mempelajarinya ketika syuting sinetron dan semua kru, kami bekerja sangat keras. Biasanya kami kerja dari pagi hingga jam 3-4 pagi. Tetapi, di akhir waktu bekerja, mereka tetap sangat baik, sangat positif, dan itu sangat menginspirasi saya. Itu adalah sesuatu yang sangat saya cintai dari mereka yang baru saya kenal.

Apa perbedaan album “Forgive Me” dengan album sebelumnya “Thank You Allah” ?
Maher Zain: Perbedaannya adalah saya mencoba untuk menggunakan elemen-elemen baru di album ini dan melibatkan produser yang berbeda, teknisi musik yang berbeda, untuk mencapai kualitas yang kami inginkan. Jadi kita dapat menemukan perbedaan antara album ini dan album sebelumnya. Konsep album ini tidak sepenuhnya tentang Islam, tetapi tetap mengandung unsur Islami, karna Islam adalah bagian dari keseharian kita. Contohnya, tentang ibu kita, Islam mengajarkan tentang bagaimana kita memperlakukan ibu, menyayanginya, atau tentang pertemanan, harmonis, seperti di “One Big Family”.

Darimana kamu mendapat inspirasi untuk musikmu di album ini?
Maher Zain: Inspirasi ada dimana-mana. Album ini tidak cukup. Sangat banyak yang ingin saya ekspresikan.

Di album barumu, ada lagu “Number One For Me” yang terinspirasi oleh ibumu. Bagaimana ibumu mempengaruhi hidupmu?
Maher Zain: Saya pikir ibuku sangat pengertian. Beliau adalah orang terpenting dalam hidupku. Beliau adalah orang yang membuatku seperti sekarang ini.

Di album “Forgive Me”, ada lagu yang menyelipkan suara anakmu, di lagu “My Little Girl”. Tolong ceritakan.
Saya sudah menikah. Satu istri *tertawa* satu anak perempuan. Anakku berusia 1 tahun. Ketika dia lahir, saya sangat terinspirasi. Saya melihatnya dan berpikir ini adalah keajaiban. Keajaiban disini, di kehidupan manusia, diatas bumi, dan itu sangat menginspirasi saya.

Tentang album barumu, kenapa memilih “Forgive Me” sebagai judul album, sedangkan keseluruhan album bercerita tentang hal berbeda seperti ibumu dan anakmu
Maher Zain: A good question! Lagu ini sendiri adalah lagu yang sangat bagus. Salah satu favorit saya, jadi kami memutuskan untuk memilikinya. Ini adalah pesan dari lagu yang berjudul Forgive Me, mengingatkan saya tentang kita melakukan kesalahan, tentang mengalahkan “perang” didalam diri saya yang sering berbuat kesalahan lainnya. Saya berusaha menjauh (dari kesalahan) tetapi segala hal disekitar saya selalu membawa saya. Sangat banyak hal yang membuat kita melakukan kesalahan. Saya hanya ingin mengingatkan manusia bahwa kita akan selalu melakukan kesalahan. So, we want to highlight them.

Kenapa kamu memilih untuk menyanyikan lagu-lagu yang Islami daripada lagu yang bertema umum?
Maher Zain: I have that! Hanya karena saya menyanyikan lagu seperti “Allahuakbar” dan “Syalallah Ala Rasulillah”, bukan berarti saya tidak membuat lagu yang bertemakan umum. Saya membuat musik umum, tetapi dengan pesan yang spesifik. Saya punya “For the Rest of My Life” – Sepanjang Hidup. Saya punya “Hold My Hand”. Di album baru, saya punya lebih banyak lagu yang bertemakan umum. Saya punya lagu yang menceritakan kematian, tentang bagaimana sulitnya kehilangan seseorang. Saya punya “One Big Family” tentang persaudaraan dan kemanusiaan. Lagu-lagu itu sangat umum.

Kamu pernah bekerja dengan RedOne, seorang produser musik terkenal dengan artis seperti Lady Gaga. Bagaimana ini mempengaruhi musikmu?
Maher Zain: Saya pikir di satu aspek, saya belajar banyak darinya, pada level personal dan juga level profesional. Saya belajar darinya untuk menjadi orang yang baik dan saya juga belajar untuk mempunyai personality yang lebih baik. Ia banyak mempengaruhi saya. Dia mengajarkan saya membuat musik yang bagus.

Kamu mempengaruhi banyak orang dengan musikmu. Apakah kamu pernah mendengar cerita tertentu tentang bagaimana musikmu mempengaruhi hidup seseorang?
A: Sebenarnya banyak. Saya tidak tahu yang mana, karena semuanya sangat spesial. Banyak orang datang kepada saya dan bercerita seperti “kamu tidak tahu bagaimana ‘Insya Allah’ mempunyai pengaruh di hidup saya. Membuat saya merasa lebih baik. Saya mempunya masalah hidup tetapi lagu ini menyemangati saya, memberikan saya harapan.” Banyak cerita yang saya dengar, saya tidak ingat secara spesifik tapi ini sangat banyak. Dan saya membaca cerita2 di youtube, facebook, dan media lainnya. Alhamdulillah, ini bagus, inspiringMengapa kamu memutuskan untuk berperan di sebuah sinetron?
Maher Zain: kami sadar bahwa kita berada di era media dan seni. Kamu percaya pada seni, kami percaya media sebagai penghantar seni. Kami ingin orang mendapatkan pesan kami, seperti yang kami lakukan pada musik. Mereka melakukan pendekatan untuk memproduksi sinetron yang berdasarkan pada lagu saya yang pada dasarnya seperti menghadapi kenyataan, menghadapi isu sosial, mengenai emansipasi wanita. Sesuatu yang membuat kami ingin berkontribusi. TV adalah salah satu media yang paling berpengaruh dan ini akan sangat membantu kamu untuk menyampaikan pesan kami.

Apakah kamu mengharapkan anakmu untuk menjadi penyanyi juga?
Maher Zain: Saya tidak tahu jika saya mengharapkannya. Saya hidup di pengalaman, untuk menjadi penyanyi, untuk menjadi terkenal, untuk menjadi sesuatu, untuk melakukan sesuatu, bisa membawamu ke jalan yang salah. Sangat sulit. Saya hanya berharap dia memilih jalan yang benar.

Bagaimana perasaanmu ketika “Insya Allah” menjadi hits di Indonesia?
Maher Zain: Terasa menyenangkan. Benar-benar menyenangkan. Saya sangat bersyukur kepada Allah. Orang-orang menyukai lagu ini. Saya harap kesuksesan “Insya Allah” akan terjadi lagi pada album kedua ini.

Kamu memiliki fans yang sangat banyak di Indonesia. Bagaimana menurutmu?
Maher Zain: Sangat menyenangkan. Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia dan banyak orang yang menyukai apa yang saya lakukan. Saya mencoba membawa sesuatu yang baru.

Syukron
Maher Zain: Syukron

Interview by : Sheyla
Special Thanks to Sony Music Indonesia

Image and video hosting by TinyPic

Related posts

Leave a Reply