Trending News

Blog Post

Album of The Day: Maverick Sabre – Lonely Are the Brave
Album of The Day

Album of The Day: Maverick Sabre – Lonely Are the Brave 

Released by: Universal Music Indonesia

Seorang rapper tapi senang lagu-lagu soul? Wow! Sesuatu yang istimewa. Tapi jangan kira tidak ada sosok seperti itu karena sekarang kita punya Maverick Sabre. Lajang 21 tahun asal London yang bernama asli Michael Stafford menuangkan kecintaanya terhadap musik soul yang dipadupadankan dengan semangat Hip-hop kekinian dalam sebuah album yang berjudul Lonely Are The Brave. Hasilnya? Sebuah album debut yang sangat menjanjikan.

Meski masih muda belia namun ada kesan oldsoul yang mendalam dalam vokal dan penjiwaan dalam bernyanyi oleh Maverick Sabre. Demikian yang bisa kita rasakan saat mendengarkan album ini. Coba simak track No One. Dalam koridor soul yang kental, single uptempo ini mengadopsi pop vintage dengan ektensif, baik dalam cara bernyanyi maupun aransemen, mempertebal kesan old tadi. Agak sedikit mengingatkan Amy Winehouse, namun dalam wujud seorang pria, mungkin adalah penggambaran bagi Maverick Sabre. Tapi jangan salah, vokal Maverick Sabre yang khas memberi karakteristik sendiri yang membuatnya berbeda.

Single dibuka dengan I Need yang sedikit mengingatkan akan lagu-lagunya John Legend, akan tetapi syukurlah Maverick Sabre tidak terdengar penyanyi lain karena dengan timbre vokalnya yang khas, terutama untuk seorang laki-laki, lagu soul ini terdengar mencorong. Bergerak dalam ritme sedang, I Need menciptakan atmosfir retro dengan kental dan keberhasilan utama memang pada vokal Sabre tersebut. Penghayatan yang prima menjadi andalan utama, bahkan saat ia menginfusi rap dalam lagu-lagunya seperti dalam Open My Eyes atau Sometimes meski tentu saja jangan harapkan versi rap milik Sabre akan terdengar mirip dengan kebanyakan rapper lainnya. Gaya nge-rap milik Sabre akan terdengar setipe dengan gaya singtalk milik Ke$ha atau Dev misalnya.

Kalau didengar-dengar, saat bernyanyi vokal Maverick Sabre tidak hanya terdengar soulfull, akan tetapi juga mengadopsi cengkok reggae. Coba simak Memories yang juga juga ditingkahi dengan semangat funk atau I Used To Have It All yang bisa disebut sebagai salah satu track terbaik untuk album ini. Dengan semangat retro ala 70-an, single balada ini seolah-olah dinyanyikan oleh Bob Marley itu sendiri. Mengalun dan mengayun namun juga melantun perih. Suara orgel mengundang rasa pedih yang menghunjam. Sempurna sebagai salah satu anthem galau.

Berbicara tentang galau, album ini juga memiliki beberapa amunisi yang dijamin dapat membuat hati melembut atau malah tersedu. Dalam I Can Never Be Sabre lagi-lagi terdengar seperti Winehouse, namun siapa yang mampu menolak ajakannya untuk hanyut dalam buaian nadanya. Cold Game, salah satu lagu saat Sabre bernyanyi dengan gaya reggae, namun aransemen string yang menjadi latar belakang membuat lagunya megah dan kelam sekaligus, namun tetap paten dalam menjaga melodinya agar terdengar sendu.

Tapi mungkin highlight-nya adalah di lagu A Change Is Gonna Come, sebuah lagu klasik milik Sam Cooke, yang hadir dalam versi sangat minimalis karena Sabre bernyanyi hanya diiringi oleh Piano. Lagu ini benar-benar menjadi sarana bagi dirinya untuk menunjukkan kualitas vokalnya. Dan jangan lupakan track I Can Never Be yang sedikit ngeblues dan Sabre menunjukkan kemampuan dirinya dalam meliuk-liukkan vokal.

Lonely Are The Brave memiliki materi yang berkelas. Itu sudah pasti. Sebuah kejutan tentu saja, mengingat Maverick Sabre merupakan penyanyi pendatang baru dan masih sangat muda pula. Namun kita dapat merasakan kecintaanya kepada soul maupun Hip-hop yang dituangkannya dalam album debutnya ini. Memang, pada beberapa bagian sulit untuk menghindarkan kesan jika album ini terdengar seperti daur ulang ketimbang sebuah album yang inventif. Namun semangat bermusik Maverick Sabre jelas tersirat dengan jelas didalamnya, sehingga kita bisa menafikan kesan tersebut dan menyambut dirinya dengan tangan terbuka ke dalam industri musik yang ketat dan penuh persaingan ini. Bagaimanapun pada akhirnya kualitas jugalah yang akan berbicara.

PS.
Setelah lagu terakhir jangan buru-buru mematikan player karena ada hidden track yang menampilkan Maverick Sabre menyanyikan lagu istimewa secara live.

Official Website

Rate this album: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “I Need” 4:00
2. “Let Me Go” 3:31
3. “Open My Eyes” 4:06
4. “Memories” 3:37
5. “Cold Game” 3:43
6. “No One” 3:34
7. “These Days” 3:40
8. “Sometimes” 3:47
9. “I Used to Have It All” 3:51
10. “Shootin’ the Stars” 3:36
11. “I Can Never Be” 4:59
12. “Running Away” 3:33
13. “A Change is Gonna Come” (Acoustic Version) 3:14
14. “I Don’t See the Sun (Don’t Ever Feel Too Much)” / “They’ve Found Him a Gun” (Live at the Jazz Café) (hidden track) 8:31

Related posts

Leave a Reply