Trending News

Blog Post

Interview With Tim Hwang
Artist Interviews

Interview With Tim Hwang 

Image and video hosting by TinyPic

Q : Hai Tim, Apa kabar?
A : Haii.. saya baik-baik saja

Q : Apakah menyenangkan berada di Bali?
A : hmmm,, Sejujurnya disana tidak selalu menyenangkan. Tapi jika kamu kesana pada lain waktu, bali akan menjadi kenangan yang indah. saya senang berada disana. Seperti sekarang ini, pada saat ada di jakarta dan ternyata saya kangen sekali dengan Bali. Yang pasti Bali sangat special. Pemandangannya, alamnya, budaya, dan orang-orang di sekitar.

Q : Adakah momen yang tak terlupakan selama di Bali?
A : ya, yang pasti ada. Yaitu pada salah satu scene di dalam air. Ketika saya melompat ke laut dan berenang saya seperti merasa tidak tau apa yang ada dibawah aku ini. Dan saya harus berenang dalam waktu yang lama. Itu memang tidak mudah, tetapi momen-momen seperti ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Oh yaaa,pisang Bali! Kenapa begitu enak yah? 😀 aku suka sekali.. ^^

Q : Bagaimana dengan cuaca di Bali? saya melihat di beberapa foto kamu tidak mengenakan baju, apakah di Bali cuaca nya panas?
A : yeah, cuaca di Bali panas, sangat panas. Pada awalnya sulit buatku untuk beradaptasi dengan hal itu. Karena di drama ‘Saranghae’ saya berperan sebagai Young Min yang mengharuskan saya memakai wig dan jenggot palsu. Itu sangat sulit.

Q : Saya melihat di salah satu scene ketika kamu makan durian, apakah kamu suka?
A : hmmmm, Durian itu menarik. Oh ya pada hari itu sangat berkesan, ketika saya makan durian kemudian saya mencoba lawar (makanan tradisional khas bali) ketika kamu memakan lawar, kamu tidak akan pernah lupa dengan lawar. karena sangat pahit, tetapi rasanya enak. Makan durian dan lawar membuat perut saya kacau.

(ada kejadian lucu pada saat Tim menyebutkan Lawar, saya dan beberapa media lainnya tidak mengetahui apa itu lawar. 😀 *bow* dan kemudian Tim bertanya ‘have you had lawar before?’ kita semua yang ada diruangan itu kompak menjawab tidak tahu, 😀 karena memang belum pernah mencobanya. Dan kemudian Tim pun bertanya lagi ‘lawar,lawar ga tau?’ ,’Permisi, nobody know lawar here?’ kkkk… suasana pun pecah seketika )

Q : jika kamu merasa bosan atau sedang lelah, apa yang kamu lakukan?
A : pada saat saya di Bali, saya menyempatkan pergi ke kuta, ke pantai di bali bersama teman-teman. Karena tidak mungkin saya melakukan itu sendirian. Dan pada saat di sekarang ini, saya sempat pergi ke salah satu Mall di Jakarta. Jalan –jalan, melihat orang-orang disekitar dan ohh yaa.. saya menonton film ‘The Avengers’ di studio IMAX. Karena memang belum sempat nonton di Korea.

Q : membahas soal musik, kamu memulai dengan aliran jazz. Bagaimana kamu mendeskripsikan musik kamu sekarang ini?
A : dimulai dari saya mengikuti paduan suara di gereja, karena ayahku memang berprofesi sebagai pastur. Tetapi pada saat di sekolah ada berbagai macam jenis musik yang berbeda. Pada saat di sekolah menengah pertama musik R n B sangat menarik, Boys 2 Men sangat popular waktu itu. Di amerika musik R n B memang sangat disukai. Saat itu saya mempunyai band beraliran jazz. Dan pada saat SMA saya mulai mencoba dengan musik klasik. Tetapi di amerika, musik RnB Hiphop memang tetap populer.
Dan ketika saya memutuskan untuk pergi ke Korea, disana tidak begitu tahu tentang RnB. Tetapi Ballad Song. Dan akupun akhirnya belajar untuk menyanyi lagu-lagu ballad.

Q : jadi itu keputusan kamu untuk menjadi penyanyi ballad?
A : No, karena di Korea mereka menyebut Ballad sebagai genre musik. Dimana kalau di amerika mereka menyebutnya pop singer, bukan ballad singer. Namun akhirnya sayapun mulai mempelajari genre korea ini. aku sudah mencoba berbagai genre musik yang ada. Seperti kpop, american pop, jazz, classical,RnB, hiphop. Dari semua yang pernah aku pelajari. Aku berharap bisa menemukan gaya bermusik ala Tim atau bisa disebut dengan Tim Pop

Q : Di Korea, kamu mendapat julukan sebagai Prince of Ballad. Apakah kamu menyukai dengan panggilan itu ?
A : yang pasti saya sangat bersyukur. Nickname yang saya dapat ini sangat manis, dan baik. Tidak dapat dipungkiri itu menjadi beban buat saya. Karena mengharuskan saya untuk selalu tampil maksimal. Disisi lain saya suka dengan hal tersebut. Tetapi, saya berharap kedepannya dapat melakukan hal yang lebih dari ini. itu kenapa akhirnya saya memutuskan untuk berakting. Karena ini adalah pengalaman yang besar bagi saya.
Karena orang-orang di Korea hanya mengetahui saya adalah ballad singer, nice guy, good well manner. saya berharap di Drama “Saranghae” ini saya melakukan hal yang berbeda dan dapat menunjukan kemampuan yang saya punya.

Q : sudah jelas kamu terlahir dengan bakat di dunia musik, kapan kamu mengetahui bahwa kamu akan membangun karir di korea?
A : sejujurnya, ketika memulai sesuatu yang baru, saya merasa takut. saya seorang yang perfeksionis. Ketika hal baru itu datang, bahkan saya tidak mau mencobanya. Tidak tahu apakah itu baik atau tidak. ketika masih muda, meskipun aku ingin ada di dunia musik, aku tetap merasa takut. pada saat saya kuliah bukan untuk bermusik, tetapi untuk dibidang kedokteran. Kalau saya memutuskan mengambil kedokteran, saya akan mendapatkan perkerjaan yang baik. Dan musik hanyalah perkerjaan sampingan.
Tetapi, tuhan punya rencana lain. Akhirnya saya bisa sampai di Korea sekarang ini. agar dapat mengubah kepribadian, mengubah cara berpikir saya. Menyanyi di atas panggung bukanlah hal yang mudah, berbicara dengan orang-orang disekitar kadang membuat saya merasa tidak nyaman. Tetapi banyak pengalaman-pengalaman yang saya dapatkan membuat saya merasa lebih percaya diri.

Q : berbicara tentang album “Saranghapnida” ini, lagu mana yang kamu rekomendasikan buat fans kamu?
A : jujur, ini sangat sulit untuk saya memilihnya. Hmmm.. saya rasa No. 7 “Never Forget”. Lagu ini berkolaborasi dengan Yiruma ia adalah pianist korea. Lagu ini sangat bagus, karena diiringin dengan alunan piano yang sangat indah. Kamu harus mendengarkan lagu inni ketika santai, dan suasana tenang. Emosi dari lagu ini sangat dalam.

Q : apakah ada kesulitan pada saat rekaman lagu berbahasa Indonesia?
A : itu memang tidak mudah, tetapi Fadly membantu saya dalam hal ini. saya tidak tau bagaimana orang-orang mendengarkan saya bernyanyi dengan bahasa Indonesia. Apakah terdengar bagus atau tidak, saya berpikir ini adalah permulaan yang baik. Semoga kedepannya saya bisa bernyanyi menggunakan lagu asli Indonesia bukan remake dari lagu korea
(Fadly “Padi” merupakan vocal director untuk lagu “Pahitnya Asmara” remake dari lagu Tim yang berjudul “Bad Love”)

Q : pada Interview sebelumnya, kamu lupa dengan lirik “Pahitnya Asmara” bagaimana dengan sekarang?
A : More i forget, karena saya sibuk syuting drama Saranghae. Tapi yang saya ingat adalah kata pahitnya asmara , kenangan. Saya tidak akan pernah lupa dengan kata kenangan. Karena untuk pertama kalinya saya belajar mengucapkan N-G menjadi ‘ng’

(itulah sebabnya dalam setiap wawancara, Tim selalu menyelipkan kata ‘kenangan’ menggantikan kata memories. Kayanya sudah menjadi kata favoritnya dia dalam bahasa indonesia) ^^

Q : lagu “Saranghamnida” dapat sambutan yang baik di banyak radio-radio di Indonesia, bagaimana perasaanmu?
A: saya sangat terkejut mendengar bahwa lau ini disambut dengan baik, saya sangat berterima kasih. Namun kita lihat saja nanti kedepannya bagaimana, karena ini baru permulaan. Semua itu butuh waktu, tapi saya sangat beruntung dan berharap duet ini dapat diterima begitu juga dengan drama ‘Saranghae’

Q : Apa harapan yang kamu dapat dari mereka yang sudah mendengarkan album kamu?
A : sejujurnya, tidak selalu untuk menjadi populer, atau misalnya menghasilkan uang, menjadi terkenal. Tapi hal yang terpenting adalah hubungan dengan orang-orang disekitar, itu yang sulit. saya berharap orang yang mendengarkan album saya dapat tersentuh, dapat memberikan semangat, dan memberikan kenangan yang bagus.

Q : ketika nanti kamu balik ke korea, apa yang ingin kamu katakan kepada keluarga dan teman-teman mu tentang Indonesia?
A: jauh dari rumah, dan disini saya seperti menemukan rumah baru. Itu membuat saya merasa sedih. Yang pasti saya akan mengatakan kepada teman-teman saya dikorea untuk dapat berkunjung ke sini. Itu kenapa setiap saat saya selalu berfoto karena ingin menunjukan kepada teman-teman, bahwa di sini (Indonesia) sangat keren..

Foto-foto Press Conference & Album Launching Tim Hwang “Saranghapnida” bisa dilihat disini

(Reny & Dita)

Special Thanks to Sony Music Indonesia

Check out also Special Greeting from Tim Hwang, as CreativeDisc Artist Highlight here.. klik disini

Related posts

Leave a Reply