Trending News

Blog Post

Album of The Day: Colbie Caillat – Christmas in the Sand
Album of The Day

Album of The Day: Colbie Caillat – Christmas in the Sand 

Released by: Universal Music Indonesia

Piano, sendu, magis. Rata-rata album Natal hadir dalam konsep demikian. Pencitraan salju yang begitu eratnya dengan hari raya yang mendekati akhir tahun ini membuat Colbie Caillat memutar otak untuk menciptakan suasana yang berbeda dari yang biasa. Kemudian ia menemukan fakta bahwa seluruh belahan dunia tidak berlapis salju setiap Natal tiba. Maka ia memboyong gitar, beat, dan keceriaan untuk mengisi album Natalnya. Pasir pun ia pilih untuk mewakili pencitraan barunya terhadap Natal. “Christmas In The Sand” berisi 12 buah lagu, klasik dan original dengan aransemen sedemikian rupa yang membuatnya punya rasa baru yang berbeda.

Colbie dibantu oleh Brad Paisley dalam mengolah ‘Merry Christmas, Baby’ menjadi sebuah track rock alternatif yang solid. Full band dengan irama yang menyentak membuat kemeriahan hadir dari awal dengar album. ‘Santa Baby’ a la Colbie pun demikian. Berhias folk dalam alunan vokal yang santai dan bersahaja. Terkadang kesantaian yang dihadirkan lewat suara Colbie tidak begitu berhasil dengan lagu yang ia bawakan. ‘Jingle Bells’ atau ‘Santa Claus Is Coming To Town’ contohnya. Lagu ini kehilangan semangat yang selalu tersisip dalam alunan tiap nadanya. Kebalikannya, kesenduan itu berhasil dalam lagu dengan tempo rendah dan minim dentuman. ‘The Christmas Song’ (menampilkan Justin Young) dan ‘Silver Bells’ membuktikannya. Ngena dan matching.

Saya sempat ragu kalau-kalau Colbie akan mengemas album ini tanpa melibatkan kerincingan bel yang juga dominan hadir dalam lagu-lagu Natal. Syukurnya hal itu tidak terjadi. ‘Baby It’s Cold Outside’ (menampilkan Gavin DeGraw) yang pertama memperdengarkannya. Bukan sekedar tamborin, karena feel yang dihasilkannya beda. Gemerincing bel memberi kesan spesifik pada betapa magisnya Natal itu. Colbie menyebut track duetnya bersama Gavin ini sebagai versi terlucu dari lagu original Frank Loesser. Pasti dialog keduanya yang membuat penilaian itu muncul. Lihat betapa keukeuh si cowok untuk membuat si cewek tetap tinggal, namun ada moment dimana Gavin melepas Colbie dalam dialog yang mereka buat. Guyon itu bisa sangat dinikmati.

Empat buah lagu original dihadirkan Colbie, menampilkan kerjasamanya dengan berbagai penulis lagu. Kara DioGuardi dan Jason Reeves di lagu ‘Christmas In The Sand’ dan ‘Every Day Is Christmas’ (menampilkan Jason Reeves), Stacy Blue dan Mikal Blue di lagu ‘Mistletoe’, dan Toby Gad di lagu ‘Happy Christmas’. Orang-orang ini telah memulai kolaborasi mereka sejak album pertama Colbie, sehingga tidak banyak kejutan yang bisa dihadirkan. Semua dalam standar Colbie, semua dalam kekuatan citra musik yang ia biasa bawakan.

Enggak sulit untuk jatuh cinta pada album ini. Ia menghadirkan kesan yang berbeda dari kebiasaan dengan minus keanehan. Terkadang sebuah eksperimen bisa membawa pendengar begitu jauh dari harapan sehingga begitu dekat dengan kekecewaan. Tidak untuk album ini. Hembusan nafas segar tanpa sepenuhnya melupakan kodrat. ‘Winter Wonderland’ dihadirkan sebagai bukti ketidaklupaan tersebut. Track penutup ‘Auld Lang Syne’ siap mengantarkan kita dari Natal ke Tahun Baru. It’s like the Christmas album that people never heard before. Sophisticatedly fresh. 9 out of 10.

Official Website

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contribbutor)

TRACKLIST
1. “Merry Christmas, Baby” (featuring Brad Paisley) 3:40
2. “Santa Baby” 2:56
3. “Christmas in the Sand” 3:48
4. “Baby, It’s Cold Outside” (featuring Gavin DeGraw) 3:19
5. “The Christmas Song” (featuring Justin Young) 3:18
6. “Santa Claus Is Coming to Town” 3:10
7. “Every Day Is Christmas” (featuring Jason Reeves) 4:24
8. “Silver Bells” 3:43
9. “Winter Wonderland” 2:50
10. “Mistletoe” 3:50
11. “Happy Christmas” 3:33
12. “Auld Lang Syne” 3:46

Related posts

Leave a Reply