Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: Weezer
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: Weezer 

Diskografi band rock asal Amerika, Weezer, terdiri atas sembilan album studio, satu album kompilasi, satu album video, enam EP, dua puluh lima single dan dua puluh empat musik video. Untuk menyambut datangnya Weezer ke Indonesia dalam rangka konser mereka, maka tidak ada salahnya menyimak sepulih video terbaik pilihan CreativeDisc yang terangkum dalam Top 10 Music Videos: Weezer.

10. I’m Your Daddy (Alb. Raditude, 2009)

Ada dua versi dari single I’m Your Daddy ini. Namun kita disini akan memasukkan versi yang pertama. Difilmkan oleh Karl Koch di saat tour yang dilakukan Weezer di tahun 2009. Tidak heran jika MVnya terdiri dari kumpulan footage konser mereka, baik di panggung maupun backstage. Yang menarik, banyak terdapat “penampakan” musisi-musisi lain di MV ini sebagai comeo, antara lain Hayley Williams dari Paramore, Sara Bareilles, Josh Freese dan Kenny G.

09. The Good Life (Alb. Pinkerton, 1996)

The Good Life mungkin bukan single tersukses milik band yang digawangi oleh Rivers Cuomo ini, akan tetapi MV-nya memiliki konsep yang cukup unik dan memorable. Disutradari oleh duo Jonathan Dayton dan Valerie Faris, yang nantinya akan menyutradarai film-film seperti Little Miss Sunshihe dan Ruby Sparks. Secara tampilan, ini merupakan MV yang minimalis dengan set narasi terbagi dua, Weezer bernyanyi di sebuah ruangan indoor dan set outdoor yang menampilkan seorang gadis pengantar pizza. Uniknya setiap adegan ditampilkan dalam tiga buah frame yang saling berkesinambungan. Kreatif dan cukup inovatif.

08. El Scorcho (Alb. Pinkerton, 1996)

Setelah kesuksesan Buddy Holly, maka mau tidak mau, Weezer tak ingin terjebak dalam gaya yang sama termasuk untuk urusan MV. Maka dari itu, video untuk single The Good Life menampilkan sesuatu yang berbeda, cenderung monoton, namun sebenarnya penuh dengan dinamika. Berlokasi di sebuah ruangan (assembly hall), Weezer menyanyikan lagunya, sementara itu beberapa lampu neon bersinar mengikuti derap irama lagunya. Berkelap-kelip sesuai mood yang dibangun oleh intensitas yang tercipta dari harmonisai. Disutradarai oleh Mark Romanek, El Scorcho akan terlihat “berbeda”.

07. Troublemaker (Alb. Weezer, 2008)

Apa jadinya jika sebuah pembuatan musik video sekaligus menjadi ajang pembuatan rekor Guinness World Records? Maka simak saja MV Troublemaker milik Weezer ini. Para fans Weezer diundang untuk memeriahkan penampilan Weezer dalam membawakan lagunya di luar sebuah tempat bernama The Forum yang berlokasi di Inglewood, California. Selain penampilan Weezer, video juga memperlihatkan upaya-upaya pemecahan rekor tadi, sehingga menghadilkan penghargaan dari Guiness seperti “Largest Air Guitar Ensemble”, “Most People on a Skateboard”, “Longest Session of Guitar Hero World Tour”, “Largest Game of Dodgeball”, dan “Most People in a Custard Pie Fight”. The Malloys menyutradarai videonya.

06. We Are All on Drugs (Alb. Make Believe, 2005)

Sebenarnya ada dua versi MV untuk single We Are All on Drugs ini, namun kita akan membahas versi pertama, yaitu sebuah kekacuan yang terjadi saat Cuomo melakukan “perjalanan”. DIperlihatkan Cuomo yang berjalan-jalan di kota dan menyaksikan serta mengalami kejadian yang cukup aneh dikarenakan gelagat “aneh” dari orang-orang yang ditemuinya saat melintasi kota. Para orang-orang ini diperlihatkan melalukan mimik terhadap lirik lagunya. Tidak hanya itu, berbagai “kecelakaan” juga menimpa Cuomo sepanjang durasi.

05. Beverly Hills (Alb. Make Believe, 2005)

Beverly Hills mungkin merupakan salah satu MV paling berkesan milik Weezer. Mengapa tidak? Karena tak tanggung-tanggung MVnya berlokasi di mansion Playboy, lengkap dengan kehadiran Hugh Hefner sendiri sebagai comeo dan tentu saja kehadiran para “kelinci”. Secara konsep, MV yang disutradarai oleh Marcus Siega ini biasa saja. Cendrung menampilkan keriaan Weezer saat bernyanyi di lingkup mansion tersebut. Akan tetapi suasana laidback tadi terasa sangat seru dan mengasyikkan.

04. Hash Pipe (Alb. Weezer, 2001)

Video Hash Pipe adalah MV pertama yang dikerjakan oleh Marcus Siega, sebelum akhirnya ia menjadi langganan Weezer dalam mengerjakan MV. Ini juga merupakan salah satu MV paling mengesankan milik Weezer, meski sebenarnya memiliki konsep yang sederhana. Berlokasi di sebuah dojo (?), MV memperlihatkan Weezer memainkan lagunya, sementara di latar belakang kita bisa melihat barisan pegulat sumo dari berbagai negara yang tengah melakukan aktifitasnya. Jangan lewatkan juga momen “the impossible bend” yang menunjukkan gitaris Brian Bell yang melakukan geragakan akrobat kayang.

03. (If You’re Wondering If I Want You To) I Want You To (Alb. Raditude, 2009)

Dikerjakan oleh sutradara terkenal, Marc Webb ((500) Days of Summer, The Amazing Spider-Man), MV dari lagu yang berjudul lumayan panjang ini menampilkan aktris Odette Yustman yang membuat kehebohan di sebuah kota kecil. Dengan seting era (tampaknya) 50-60-an, MVnya memperlihatkan bagaimana para anggota Weezer tergila-gila kepada sang perempuan. Uniknya para personel Weezer memerankan banyak karakter di sini, termasuk anak kecil.

02. Island in the Sun (Alb. The Green Album, 2001)

Sebenarnya ada dua versi dari Island in The Sun ini, versi Mexican Wedding dan Animal yang dikerjakan oleh Spike Jonze. Dan yang masuk daftar kita ini adalah versi ke dua. Hanya Brian Bell, Rivers Cuomo, dan Pat Wilson yang tampil di dalamnya, karena bassist Mikey Welsh telah meninggalkan band. MV ini menarik karena menampilkan Weezer di alam liar (meskipun sebenarnya di shot di luar Los Angeles) dan menampilkan banyak binatang sebagai talentnya. Entah, mengapa kehadiran binatang-binatang ini terasa tepat dalam mengisi alur kisah MV-nya.

01. Buddy Holly (Alb. Weezer, 1994)

Dan MV paling berkesan sekaligus memiliki nilai estetika paling atas bisa kita sematkan ke MV dari single Buddy Holly. Memang, single dari album debut mereka ini memang fenomenal. Dan tidak salah jika kesuksesan single ini tidak terlepas dari MV-nya yang unik. Betapa tidak, menampilkan Weezer dalam seting ala sikom remaja era 70-an, Happy Days. Lebih tepatnya di lokasi “gaul” para karakter di sitkom tersebut, yaitu Arnold’s Drive-In. Dikisahkan Weezer manggung di kedai tersebut dan disekitar mereka dihadirkan karakter-karakter dari sitkom Happy Days, seolah-olah mereka menghadiri gig yang dilakukan oleh Weezer. Prestasi yang ditorehkan oleh MV ini antara lain empat award di ajang MTV Video Music Awards 1995, termasuk untuk kategori Breakthrough Video dan Best Alternative Video. MV ini juga menjadi bagian koleksi dari Museum of Modern Art.

Related posts

Leave a Reply