Trending News

Blog Post

Ungkapan Cinta Akdong Musician, Nell dan Taeyang untuk Indonesia
Concerts Review

Ungkapan Cinta Akdong Musician, Nell dan Taeyang untuk Indonesia 

Tiga artis dalam satu panggung? Untuk festival EDM mungkin ini sudah biasa. Tapi untuk KPop, event seperti ini bisa dibilang langka. Jakarta kedatangan ‘Music Bank’ sekitar tahun 2013 lalu dan setelah itu udah nggak pernah ada lagi konser-konser yang menghadirkan banyak artis di satu panggung. Promotor lebih memilih untuk menggelar konser tunggal dari artis KPop. Setiap kali muncul wacana untuk konser gabungan (sebut saja M! Countdown in Jakarta atau event apalah itu yang pernah berniat dibawa oleh SH Entertainment) selalu batal. Tapi kemarin, Sabtu 8 Oktober 2016, tiga tahun berselang setelah ‘Music Bank’ di Jakarta, sebuah konser gabungan tiga artis sukses digelar. Judul acaranyanya memang agak cheesy, ‘Saranghaeyo Indonesia 2016‘.

Acara ini adalah salah satu bagian dari bulan kebudayaan Korea yang memang selalu diadakan setiap tahunnya. Serangkaian acara sudah dilakukan mulai dari festival travel, seafood, taekwondo, sampai festival konten. Tapi memang yang paling ditunggu-tunggu mungkin ‘Saranghaeyo Indonesia 2016’ karena menampilkan tiga artis Korea Selatan yang namanya sudah nggak asing lagi. Dua di antaranya datang dari YG Entertainment yaitu Akdong Musician dan Taeyang ‘Bigbang’, sementara satu lagi adalah band senior Korea Nell.

Acara dimulai tepat pukul 18:30 WIB di hall 5 Indonesia Convention Exhibition (ICE), tempat langganan konser KPop selama setahun terakhir. ‘Saranghaeyo Indonesia 2016’ adalah salah satu event yang digelar promotor Mecima Pro yang sebelumnya juga menjadi promotor untuk konser iKON di Jakarta.

Penonton terbagi dalam beberapa kelas yang berbeda. Sebagian besar adalah kelas festival. Sementara Creative Disc duduk manis di kursi paling belakang di kelas Gold. Kelas ini memang dikhususkan buat mereka yang mau menikmati konser tanpa lelah berdiri dan berdesak-desakan dengan penonton lain. Walaupun jaraknya lumayan jauh dari panggung dan tidak bisa berkesempatan untuk lebih dekat dengan para artisnya, tetapi pemandangan dari Gold bisa mencakup keseluruhan stage.

Konser dibuka dengan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’. Semua yang duduk mendadak berdiri menunjukkan rasa hormatnya terhadap lagu kebangsaan dan kebanggaan Indonesia tersebut. Setelah lampu dimatikan total, meski hanya sejenak, langsung terdengar suara musik bernuansa brass khas 80-an. Akdong Musician (AkMu) tampil pertama membawakan lagu dari album terbaru mereka ‘SPRING’ yang berjudul ‘How People Move’.

Lee Suhyun dan Lee Chanhyuk tidak hanya berdua rupanya. Mereka memboyong serta beberapa dancer untuk menemani menari dalam penampilannya dengan lagu pembuka tersebut. Sang adik terlihat cantik dan anggun dengan dress berwarna merah, tatanan rambut bergaya vintage (sesuai dengan konsep lagunya) dan high-heels merah. Sementara sang kakak kasual dengan jas dan celana krem serta kaos putih di bagian dalam. Tak lupa Chanhyuk juga mengenakan kacamata bundar yang sudah jadi ciri khasnya.

Suara duo yang debut di tahun 2014 itu terdengar supermerdu. Like seriously, they’re really good! Rasanya ingin mendengarkan AkMu bernyanyi terus selama dua setengah jam konser berlangsung. Tapi sayangnya nggak bisa karena mereka harus bergiliran dengan para senior. Jadilah AkMu malam itu hanya tampil membawakan delapan lagu saja.

Semua lagu hits mereka bawakan. Selain ‘How People Move’ ada juga ‘RE-BYE’ yang merupakan title track di album ‘SPRING’, lalu lagu-lagu dari album debut mereka ‘Give Love’ dan ‘Melted’. Duo asuhan YG Entertainment ini pun menyanyikan lagu cover dari Disney ‘Love Is An Open Door’ dan juga lagu milik Mocca yang berjudul ‘Happy’. Lagu lain yang mereka bawakan adalah ‘Cressendo’.

Sepanjang penampilannya AkMu berusaha berkomunikasi dengan fans menggunakan Bahasa Inggris. Kalimat-kalimat sederhana seperti “Ini adalah penampilan pertama kami di Indonesia,” dan “Are you guys having fun?” keluar dari mulut mereka. “Aku cinta kalian!” juga jadi highlight percakapan antara AkMu dan fans malam itu. Sampai akhirnya menjelang akhir penampilan mereka kebingungan dan meminta maaf sambil bilang “We have limit English,” yang membuat fans tertawa.

Tak ada komplain dari penonton soal penampilan AkMu kecuali mungkin durasinya yang terlalu singkat. Meski hanya berdua, Suhyun dan Chanhyuk berusaha berinteraksi maksimal dengan fans. Ada penggemar yang membawa handbanner bertuliskan ‘Give Love 200%’ yang diambil oleh keduanya di tengah-tengah acara. Chanhyuk dan Suhyun kemudian membawa banner tersebut keliling panggung. Fan goal! Project success! Penampilan mereka ditutup dengan lagu ‘200%’.

Suasana yang berbeda ditampilkan oleh Nell di atas panggung saat mereka mulai memperdengarkan lagu-lagu terbaiknya. 200% berbeda dari Akdong Musician yang punya feel muda, remaja, ceria dan pop banget. Nell mengajak para penggemar KPop yang datang ke ‘Saranghaeyo Indonesia 2016’ (dan yang menunggu Taeyang) untuk nge-rock. Band yang beranggotakan Kim Jong Wan, Lee Jae Kyong, Lee Jung Hoon dan Jung Jae Won ini bikin suasana jadi beringas lewat musik khas mereka.

Sebelum mulai bernyanyi, sang drummer yaitu Jung Jae Won sempat membentangkan bendera Merah Putih dari balik drum-nya. Lalu Nell membuka penampilannya dengan lagu berjudul ‘Time Spent Walking Through Memories’. Meski grup ini sudah debut sejak tahun 1999 dan kebanyakan penonton yang hadir malam itu mungkin ada yang baru lahir di tahun 1999, tetapi mereka tampak menikmatinya. Sang vokalis, Kim Jong Wan, bahkan sempat mengutarakan kekhawatirannya akan penampilan di ICE malam itu.

“Aku sempat khawatir untuk tampil di Indonesia. Tapi melihat sambutan kalian aku lega,” katanya dalam bahasa Inggris tanpa penerjemah. Yang lucu adalah ketika Kim Jong Wan mengaku berusaha untuk berbicara bahasa Indonesia tapi kesulitan. Dia akhirnya memilih menggunakan aplikasi Google Translate dan menerjemahkan “Anyeonghaseyo! Bangapseumnida!” dengan aplikasi tersebut, mengaktifkan pelafalan audio-nya dan mendekatkannya ke mikrofon. “Selamat siang, senang bertemu dengan anda!” suara robot Google.

Ketegangan antara Nell dan penonton pecah. Mereka lalu melanjutkan penampilan yang tak kalah nge-rock lewat lagu-lagu seperti ‘Habitual Irony’, ‘Dream Catcher’ dan ‘Cliff Parade’. Penampilan artis Woollim Entertainment malam itu terasa makin WAH berkat tata cahaya yang apik. Sayang soundsystem-nya agak terdengar pecah di belakang. Tetapi tidak terlalu masalah. Suara tinggi sang vokalis tetap membuat merinding.

Di kursi Gold rupanya banyak fans-fans KPop “senior” yang menyukai Nell. Mereka tak berhenti berteriak dan bernyanyi saat Nell tampil malam itu. Terlebih ketika lagu ‘White Dwarf’ dan lagu terakhir ‘Words You Shouldn’t Believe’. Teriakan Kim Jong Wan menutup lagu tersebut dengan sempurna. Dan sebelum meninggalkan panggung, drummer Jung Jae Won kembali membentangkan bendera Merah Putih sampai menghilang di balik panggung.

Dan ini dia sajian utamanya: Taeyang!

Teriakan nama asli personel Bigbang itu menggema dari sekeliling ruangan. Fans rupanya sudah merindukan Dong Yong Bae padahal belum lama ini dia datang ke Jakarta untuk konser bersama Bigbang. Tapi untuk konser sendiri, Taeyang terakhir mampir ke Jakarta adalah 14 Februari 2015 lalu. Sosok kekar dengan potongan rambut khas itu muncul di panggung dan berteriak “Wassup Jakarta!” sebelum akhirnya musik ‘Ringa Linga’ dimainkan. Para VIP (sebutan untuk fans Bigbang) tentu sudah hapal lagu ini. Makin menggila mereka bernyanyi bersama sang idola.

Taeyang tampil dalam balutan busana lapis tiga kemarin malam. Tidak biasanya memang karena pelantun ‘I Need A Girl’ itu biasanya menggunakan baju minim, tipis, atau bahkan malah topless di atas panggung. Mungkin karena acara ini adalah bagian dari acara pemerintah jadi agak sopan ya? Tapi nggak masalah. Karena dengan pakai baju lengkap pun fans sudah berteriak sebegitu kerasnya.

Seperti yang lain, Taeyang pun tampil menyanyikan kurang lebih delapan lagu. ‘Ringa Linga’ disusul dengan lagu ‘Superstar’. Para dancer yang mencuri perhatian fans pun menemani teman duet G-Dragon tersebut. Sebelum berlanjut ke ‘1AM’, dia mengajak para VIP untuk mengingat penampilan terakhir Bigbang di Jakarta lewat konser ‘MADE’ beberapa bulan lalu.

“Kalian pasti kangen aku, kan?” katanya. Siapa sih yang enggak?

Dua lagu lama Taeyang yang ikonik kemudian berkumandang. Yaitu ‘I Need A Girl’ dan juga ‘Only Look At Me’. Lagu yang membuat banyak fans terkulai lemah mendengar suaranya dan juga menyaksikan bagaimana Taeyang menari di atas panggung.

Make some noise! Aku kembali hanya untuk kalian!” katanya lagi. Taeyang juga sesumbar mengatakan di atas panggung bahwa Bigbang sudah punya lagu baru yang siap dirilis. Katanya lagu ini keren banget dan nggak sabar untuk dirilis. Dia juga menjanjikan akan kembali ke Jakarta dengan personel lengkap. Walaupun nggak tahu kapan, tapi lumayan lah biar fans semakin geregetan. Setelah ‘Fantastic Baby’ dan ‘Body’, Taeyang menutup aksi panggungnya dengan–tentu saja–‘Eyes, Nose, Lips’. Lengkap sudah!

‘Saranghaeyo Indonesia 2016’ mengobati rasa rindu fans KPop yang lebih suka menyaksikan konser gabungan dengan banyak artis. Tiga artis dengan tiga genre yang berbeda di konser ini membuat keceriaan dan keseruan malam minggu jadi lebih terasa. Sayangnya tidak ada penampilan kolaborasi antara AkMu, Nell dan Taeyang. Dan tidak ada juga penampilan encore bersama untuk pamit. Sehingga konser ini berakhir “kentang”.

But anyway, fans dari masing-masing artis pasti dipuaskan. Terlebih fans AkMu dan Nell yang memang baru pertama kalinya melihat aksi idola mereka langsung di Tanah Air. Konser yang jadi tanda cinta Akdong Musician, Nell dan Taeyang buat penggemar mereka di Indonesia, deh! Semoga berikutnya bisa lebih intim dan seru ya!

Teks by @ronzzykevin
Official Photo by MecimaPro

Related posts

Leave a Reply