Trending News

Blog Post

Konser Ulang Tahun Joe Jonas dan DNCE di Singapura
Concerts Review

Konser Ulang Tahun Joe Jonas dan DNCE di Singapura 

Dalam rangkaian tur South East Asia-nya kali ini, DNCE, band asal Amerika Serikat ini sempat mengunjungi beberapa negara, diantaranya: Malaysia, Indonesia, Thailand, Hong Kong, Singapore dan sebagai penutup adalah negara Filipina. Indonesia sendiri sempat dikunjungi pada tanggal 9 Agustus 2017. DNCE tampil sebagai salah satu pengisi acara Spotify On Stage. Konser di Singapura pada tanggal 15 Agustus 2017 ini dirasa lebih spesial dibanding konser-konser di negara lain sebelumnya. Pasalnya konser hari itu bertepatan dengan ulang tahun sang vokalis, Joe Jonas, yang ke-28 tahun!

Happy birthday, Joe!

Bertempat di Suntec Convention Centre Hall 403, konser DNCE dijadwalkan mulai pada pukul 8 malam waktu setempat. Namun sejak jam 5 sore, penonton sudah mulai berdatangan, membentuk barisan dan memenuhi area di depan Hall 403. Mereka yang datang lebih awal adalah pemegang tiket VIP dan PREMIER; mereka harus datang lebih awal untuk mengambil merchandise, VIP laminate dan juga Priority Entry Wristband. Tampak beberapa calon penonton ini seperti baru pulang kuliah ataupun kerja. Dapat dipastikan beberapa fans dahulunya adalah fans Jonas Brothers, dimana Joe, sang vokalis, dulu memulai awal karirnya. Terdengar dari dalam Hall 403, suara Joe dan personil band lainnya, Jin Joo Lee, Cole Whittle, dan Jack Lawless sedang soundcheck. Di insta story-nya pun Joe meng-update bahwa DNCE sudah ada di venue dan sedang soundcheck.

Sekitar pukul 6.30, saya beserta sekitar 50 orang lainnya diperbolehkan masuk ke area venue konser. Saya dan 50 orang ini beruntung karena bisa ikutan meet & greet bersama DNCE sesaat sebelum mereka manggung. Setelah berbaris lagi, tak lama DNCE muncul dan ternyata foto bareng dilakukan dengan latar belakang panggung tempat mereka tampil. Karena hari itu Joe berulang tahun, hampir sebagian besar dari yang hadir di acara meet & greet itu membawa kado untuk Joe. Setiap peserta meet and greet yang hadir saat itu bisa foto bareng namun karena waktu agak terbatas, foto dilakukan secara group photos, namun kita masih bisa ngobrol dengan mereka dan memeluk mereka satu per satu. Di hari ulang tahunnya yang ke-28 ini, Joe tampak berpakaian cukup simple, mengenakan jaket denim dan celana jeans, dengan kaos bergambar The Simpsons berwarna biru dan sneakers putih. Cole tampil dengan busana uniknya dengan warna yang cukup senada dengan kaos Joe, sedangkan Jin Joo tampil simple dengan kemeja putih dan celana hot pants hitam dan sneakers berwarna silver. Jack sang drummer yang kalem juga tampil casual dengan mengenakan kaos bergambar berwarna hitam dan jeans. Mereka semua sangat ramah dan menyenangkan. Acara meet and greet berjalan dengan lancar, tak lama mereka pamit untuk bersiap-siap tampil di panggung. Sambil menunggu, penonton yang memang sudah berada di dalam venue langsung saja berhamburan untuk menempati posisi terdepan dan terdekat dengan panggung.

Sedikit demi sedikit penonton mulai bertambah, namun dapat dipastikan penonton konser DNCE ini tampak jauh lebih tenang dibandingkan dengan penonton konser Jonas Brothers beberapa tahun yang lalu. Sebagian fans jelas bukan remaja lagi, mereka sudah tumbuh dewasa dan hanya ingin melihat pujaan hati mereka saat remaja, Joe Jonas, (yang juga populer melalui TV series JONAS di Disney Channel dan Disney Channel Original Movie: Camp Rock dan Camp Rock 2) dari dekat.

Sekitar pukul 8 waktu setempat, muncul di panggung 2 orang MC yang membuka acara. Ternyata mereka adalah penyiar-penyiar 987FM Singapore, Sonia Chew dan Joakim Gomez. Membuka acara, Sonia dan Joakim langsung bercerita bahwa mereka baru saja selesai mewawancarai DNCE dan mereka seru-seru banget. Sonia sempat meng-insta story kita saat menyanyikan lagu happy birthday untuk Joe. Joakim sempat bertanya: “Kalian tahu apa yang dilakukan Joe di backstage?” Tiba-tiba saja ada penonton di bagian depan yang menjawab: “He shaved his beard!” Saya pikir: masa sih? Iseng banget nge-shave beberapa saat sebelum manggung. Tak lama, sekitar pukul 8.15, mereka berdua pamit dan langsung mem-present DNCE untuk tampil di atas panggung.

Sama seperti di Jakarta, tiba-tiba saja lagu Circle Of Life berkumandang, dan dua orang pria muncul dan mengibarkan bendera bertulisan: TEAM DNCE. Panggung di Suntec Convention Centre ini bisa dibilang kecil, karena itu jarak antara penonton terdepan dan panggung dekat banget! Ibarat nonton pensi sekolahan atau kaya nonton private concert. Tiba-tiba saja dua pria itu menghilang dan berganti dengan 4 orang yang muncul memakai topeng singa. Dan salah satu dari mereka memegang balon berbentuk singa seperti Simba dari Lion King dan mengangkatnya tinggi-tinggi, persis seperti adegan di dalam film Lion King. Lalu mereka membuka topeng mereka dan melempar topeng-topeng tersebut. Joe yang memegang balon singa itu juga melempar balon itu dan ditangkap oleh penonton. Malam itu suasana langsung panas ketika DNCE langsung membuka penampilan mereka dengan lagu Naked; yang kemudian di-remix dengan Black Beatles dan lagu mereka berjudul DNCE. Benar saja, ternyata Joe men-shave beard-nya dan hanya menyisakan kumis seperti Freddie Mercury. Atau malah seperti Mario dari Mario Bros, karena malam itu Joe tampil dengan setelan jaket dan celana berwarna merah. Sedangkan Cole seperti biasa tampil nyentrik dengan fashion a la dirinya dengan mengenakan baju menyerupai jubah dengan motif berwarna-warni, dipadu dengan celana thai boxing berwarna kuning hitam dan kaos kaki panjang bergambar Frida Kahlo. Jin Joo tampil simple mengenakan tank top denim dan hot pants berwarna hitam dan top sneakers berwarna silver. Sedangkan Jack, memakai kaos sleeveless berwarna putih dan jeans abu-abu tua.

Penonton langsung seru-seruan dan berjingkrakan saat mereka langsung lanjut membawakan Body Moves dan Zoom. Ibarat 2 pasang batere, menurut saya, Joe dan Cole seperti kutub positif batere, Jin Joo dan Jack yang lebih kalem sebagai kutub yang negatifnya. Panggung terasa kecil untuk DNCE yang se-atraktif itu. Karena bisa saja tiba-tiba Joe loncat-loncat atau lari kesana-kemari atau Cole tiba-tiba tiduran di lantai dan kakinya ke atas atau tiba-tiba kaki Cole menendang tinggi ke atas. Luar biasa memang DNCE ini.

Setelah Zoom, mereka meng-cover beberapa lagu seperti No Scrub milik TLC, lagu Daft Punk dan Hold On – We’re Going Home milik Drake. Setelah sedikit slow down dengan lagu-lagu tersebut, mereka lanjut lagi dengan lagu mereka, Blown. Cole yang sesekali main keyboard di sisi kanan panggung tiba-tiba saja mengambil alih bagian rap lagu ini. Seru banget dan penonton pun sing along tanpa henti sambil jejingkrakan lagi. Lanjut lagi dengan beberapa lagu dari album mereka: Good Day dan Doctor Me. Jack, Jin Joo dan Cole masing-masing tampil solo; all out dengan skill bermain mereka; yang menurut saya: luar biasa!

Tak lama, mereka bergeser sedikit dari area panggung dan beberapa crew mempersiapkan 4 high-stools untuk sesi akustikan. Haduh saya langsung bisa nebak lagu apa saja yang akan dibawakan oleh mereka! Ketika mereka muncul lagi di panggung, Jack membawa tambourine dan Cole membawa ukulele. Benar saja, mereka langsung membawakan lagu favorit saya dari debut album mereka: Truthfully! Duh, langsung baper! Joe sempat menyuruh kita untuk menyalakan lampu dari smartphone kita dan suasana mendadak galau saat lagu ini dibawakan. Huft. “I love you more than you love me..”, begitu lirik lagu ini. Joe sempat bilang, ini pertama kalinya mereka tampil di Singapore, namun karena berkesan, dia berjanji akan kembali lagi ke Singapore dan langsung disambut teriakan setuju dari para penonton. Kebaperan saya diuji lagi ketika mereka lanjut membawakan lagu Jinx. Cole sempat memainkan peluit di beberapa bagian lagu ini. DNCE memang ahli dalam membawakan lagu-lagu upbeat dan bertema fun dan sedikit sensual, tapi lagu-lagu ini deep banget liriknya dan dipadu dengan suara Joe yang begitu indah.. Hanyut lah pokoknya.. Tidak selesai disitu, mereka lanjut lagi dengan lagu Almost. Meskipun lagu-lagu slow yang dibawakan, penonton tak berhenti sing along. “We were almost perfect..” Baper mode on banget deh pokoknya pas bagian akustik ini. Romantis banget.

Sesi akustikan pun selesai setelah lagu Almost, dan sebelum lagu berikutnya dibawakan, penonton kompak menyanyikan lagu Happy Birthday untuk Joe. Joe mengatakan “Thank you” dan langsung melanjutkan penampilan mereka dengan membawakan lagu Toothbrush. High notes Joe di setiap lagu sangat memukau. Ah, tambah ngefans deh pokoknya! Tak lama, mereka membawakan hits seru mereka lainnya: Kissing Strangers. Jejingkrakan lagi sepanjang lagu ini, Joe sempat mengambil dan memakai topi berbentuk kue ulangtahun yang diberikan oleh fans. Lagi-lagi Cole mengambil alih bagian rap Nicki Minaj. Multi-talented banget si Cole ini ya. Penampilan mereka dilanjutkan dengan membawakan lagu Unsweet. Di tengah-tengah lagu ini Joe memperkenalkan Jin Joo, Cole dan Jack. “My name is Joe and we go by the name DNCE..” ucap Joe dan langsung disambut teriakan dari penonton. Dilanjutkan dengan lagu Pay My Rent, kayanya energi DNCE nggak abis-abis. Tampil total banget.

Sempat menghilang sebentar dari panggung untuk kemudian muncul lagi di bagian encore, DNCE langsung seru-seruan bawain lagu Wannabe milik Spice Girls dan Oops I Did It Again milik Britney Spears. Saya tidak mau menerima kenyataan kalau konser ini harus berakhir, karena akhirnya debut hits mereka Cake By The Ocean dibawakan! “Now it’s your turn to sing it to us..”, ucap Joe. Langsung saja semua penonton nyanyi bareng dan jingkrak-jingkrakan lagi. Joe sempat memakai topi Mario (Mario Bros) yang diberikan oleh fans sesaat sebelum dia mengambil bendera Singapura dan mengibarkannya dengan backsound lagu We Are The Champion milik Queen. Jin Joo melempar beberapa guitar pick ke arah penonton dan menyiram air ke penonton bagian depan. Tak lama, DNCE pamit dari panggung diiringi gemuruh teriakan para penonton saat itu. Penonton ada yang beruntung mendapatkan setlist konser malam itu dan salah satu yang mendapatkan guitar pick Jin Joo adalah penonton yang khusus datang dari Jepang! Wow! Keren banget ya! Pokoknya konser malam itu kayanya bakalan susah banget buat dilupain. Semoga saja one day DNCE bakalan konser tunggal disini ya! “I keep on hoping…”

Related posts

Leave a Reply