Trending News

Blog Post

Exclusive Interview Bag Raiders, Masih Sering Dilanda Rasa Sepi Saat Langsungkan Tur Dunia
Artist Interviews

Exclusive Interview Bag Raiders, Masih Sering Dilanda Rasa Sepi Saat Langsungkan Tur Dunia 

Pekan lalu CreativeDisc mendapatkan kembali tawaran untuk bisa berbicara eksklusif melalui sambungan telepon dari Los Angeles dengan Chris Stracey, Bag Raiders. Duo musik elektronik Australia yang didirikan pada 2006 oleh Jack Glass dan Chris Stracey. Mereka memainkan keyboard, drum, dan Jack Glass bertindak sebagai vokalis, produser, dan remixer, dengan Stracey juga memainkan gitar, biola, dan piano. Bulan lalu, tepatnya 2 Agustus 2019 Bag Raiders akhirnya merilis album terbaru Horizons berisikan 12 lagu didalamnya. Simak obrolan CreativeDisc bersama Bag Raiders disini.

CD: Hi, Chris! Selamat untuk rilisnya album terbaru Bag Raiders “Horizons”, ceritakan sedikit dong tentang proses pembuatannya?
Bag Raiders: Terima kasih, sebenarnya album ini membutuhkan waktu yang lumayan lama juga. Jadi kami berusaha menata waktu dengan baik dari membuat lirik dan instrumen, dan juga kami harus menghubungi beberapa orang yang ikut membantu album ini seperti kolaborator kita, para musisi dan vokalis yang ikut andil di album ini.

CD: Lalu, bagaimana kalian menemukan waktu yang tepat untuk bekerja sama dengan para musisi yang juga sama sibuknya seperti kalian?
Bag Raiders: Ya itu juga tantangannya, seperti single ‘How Long’ kami bekerja sama dengan ‘Panama’ dan disitu pula kami harus extra sabar untuk menemukan waktu yang tepat untuk dia bisa melakukan rekaman vocal dan juga menyatukan musik yang telah kita buat. Rasanya seperti main catur dengan orang yang tinggalnya beda negara sama kamu sendiri. Kami membuat setiap lagu kapanpun dan dimanapun kita bisa melakukannya bahkan ditengah-tengah jadwal tur dunia Bag Raiders.

CD: Berbicara rangkaian 12 lagu di album Horizons, bisakah kamu gambarkan bagaimana kalian menggambarkan emotional value di album ini?
Bag Raiders: Album ini adalah semacam rangkuman perjalanan kami selama berada dijalan, rangkaian tur setiap saat. Perasaan kesepian, kerinduan, disatu sisi lain kami sangat bersyukur mendapatkan kesempatan penuh warna saat seperti dalam tur dunia kami. Jika kamu dengarkan dengan seksama, beberapa lagu di album kami “Horizons” menggambarkan kerinduan dan rasa sunyi dalam hati kami, kontemplasi pikiran dan dicurahkan dalam karya di album ini. “Horizons” juga merupakan analogi bahwa kami telah mengarungi banyak tempat keliling dunia sehingga kata “Horizons” lah yang tepat untuk kami pakai disini.

CD: Tiga single yang telah kalian rilis, ‘Lightning’, ‘How Long’ dan ‘Wild at Heart’ terpilih menjadi lagu untuk mengenalkan album Horizons. Mengapa kalian memilih lagu-lagu ini?
Bag Raiders: ‘Lightning’ adalah lagu yang pada awalnya telah kita buat duluan menuju album “Horizons”, lalu kami pilih menjadi lagu pertama yang rilis. Lalu ‘How Long’ kami pilih, karena kami yakin ini masih menjadi jendela kami memperkenalkan lagu-lagu baru yang sedikit mellow dan juga ciri khas Bag Raiders masih bisa sangat didengarkan disitu.

CD: Gimana sih perasaan kalian saat menjalani tur dunia yang panjang?
Bag Raiders: Yang jelas kami sangat senang dapat mengunjungi banyak tempat di berbagai negara, tapi ada saja perasaan yang aneh dan merasa bingung, terkadang kesepian dan mellow karena kami jarang bertemu sahabat-sahabat, keluarga, orang yang kita sayangi. Tapi itulah tantangannya bukan? Bisa bertemu dengan orang baru dan tempat yang sangat asing untuk kami. It’s kinda mix feeling but we’re so happy.

CD: Bag Raiders sudah pernah mengadakan show di Indonesia beberapa tahun lalu di Bestival, negara kami sepertinya sangat mencintai kalian ya. Apa yang membuat kamu tertarik tampil lagi disini?
Bag Raiders: Orang Indonesia tuh benar-benar ramah dan menyenangkan. Makanan Indonesia apalagi.. selalu bisa menarik perhatian saya. Contohnya: Bakso, Sate Ayam, Soto Ayam dan lain-lain.

CD: Berbicara lagu ‘Shooting Star’ dan meme yang mendunia itu. Apakah kalian pernah memprediksikan ini?
Bag Raiders: Wow. Itu diluar prediksi kita banget. Aneh kan lagu itu baru viral setelah 8 tahun dirilis. Banyak hal yang lucu dari meme yang telah kita lihat. Intinya kami sangat menyangka, karena setelah lagu itu menjadi viral banyak sekali orang yang menanyakan kami hal yang sama tentang perasaan kami.

CD: 5 fakta tersembunyi tentang Bag Raiders!
Pertama, kami berdua adalah multi instrumental musicians, karena kami memainkan kira-kira delapan alat musik dalam sebuah proses rekaman atau penampilan live Bag Raiders.
Kedua, kami tuh orangnya suka makan. Tapi beberapa waktu terakhir ini aku harus menurunkan berat badanku karena terlalu banyak makan disana-sini. Apalagi sekarang aku sedang berusaha hidup lebih sehat seperti berhenti mengkonsumsi alcohol juga.
Ketiga, kami bisa membuat lagu paling cepat adalah sehari dan paling lama adalah lebih dari dua tahun. Hahaha, terdengar sangat ‘Procrastinating‘ kan?
Keempat, fakta tentang Jack saja ya karena dia tidak ada disini untuk interview. Jack itu selalu melepas sepatunya setiap dia duduk dilantai dan aku ga tahu kenapa dia selalu melakukannya.
Kelima, aku sudah menghindari mengkonsumsi cokelat saat ini padahal aku sangat suka cokelat. Tapi karena aku sudah mulai hidup sehat akhirnya aku sekarang menggantinya dengan Carob, sejenis biji-bijian yang rasanya sepert cokelat tapi lebih raw dan sehat.

CD: Pesan untuk fans kalian di Indonesia!
Bag Raiders: Kami sangat tidak sabar untuk tampil kembali di Indonesia dan tentunya memainkan lagu-lagu kami,berdansa bersama Bag Raiders.

Dengarkan interview selengkapnya disini:

Special Thanks to Secret Signals (Audrey Ong and Edwin Waliman)
Interview and text by Lauretha Sudjono

Related posts

Leave a Reply