Creativedisc Exclusive Interview with Greyson Chance: Dari Tekanan Masa Kecil ke Kebijaksanaan Saat Dewasa

Oleh: dundhee - 03 Dec 2025

Photo: Sulinda Sumardi
CREATIVEDISC.COM – JAKARTA –
Sudah 5 tahun berlalu sejak terakhir kali Greyson Chance menyapa para penggemarnya di Indonesia. Saat Creativedisc bertemu Greyson lagi beberapa waktu lalu, seperti terasa melihat versi baru dari seseorang yang tumbuh jauh melampaui sorotan masa kecilnya. Greyson tetap datang dengan energi yang hangat seraya membuka percakapan bukan layaknya sebagai bintang pop yang saat remaja dulu dikenal publik, melainkan sebagai seseorang yang telah menempuh perjalanan panjang yang penuh luka dan pelajaran.

Saat Creativedisc bertanya apa yang paling dia rindukan dan ingin dia perbaiki pada masa awal kariernya, Greyson seperti tidak ragu menjawab seolah dirinya sedang membuka pintu ke ruang yang dulu tak pernah dia sentuh. “Sekarang aku punya keponakan yang usianya baru 6 tahun,” katanya memulai kisah. “Kadang aku mikir, kalau dia harus melalui apa yang pernah aku jalani waktu umur 12? No way! Aku ga akan pernah bicara ke anak seumur itu seperti orang-orang dulu bicara ke aku”. Ada rasa pahit yang sepertinya masih tersisa saat Greyson mengenang bagaimana orang-orang dewasa begitu cepat menaruh tekanan yang seharusnya tidak dibebankan pada seorang anak. “Aku sampai heran kenapa dulu aku bisa diperlakukan seperti itu. Aku ngga akan pernah membuat seorang anak terjebak dalam situasi kayak gitu,” lanjutnya.

Namun, dari semua refleksi itu, Greyson justru menemukan sesuatu yang sangat penting, yaitu: kepercayaan pada instingnya. “Insting itu yang pertama kali membawaku ke ruangan-ruangan penting dalam kehidupanku,” ungkapnya. “Ada keputusan yang aku ambil dulu karena tim labelku (dulu) menganggap itu adalah langkah yang ‘pintar’. Walau deep down aku tahu bahwa itu bukan keputusan yang benar. Seharusnya, aku tetap nurut sama instingku sendiri.”

Dia bahkan sempat tertawa getir saat mengingat momen absurd dalam kariernya. “Waktu di label dulu, aku sempat duet dengan Cyndi Lauper. Mereka malah bilang, ‘(Kolaborasi) ini ngga keren. Kamu ngga perlu rilis ini.’ Itu gila kan?! Seorang Cyndi Lauper lho! Aku masih kesel kalau ingat hal itu.” Akhirnya Greyson-pun menutup cerita tadi dengan satu pesan penting untuk musisi muda: “Insting itu yang bikin kamu masuk ke industri ini. Jadi, jangan pernah tinggalkan insting itu!”

Lewat pengalaman hidup dan perjalanan kariernya di dunia musik selama beberapa waktu terakhir ini, Greyson juga mengambil pelajaran yang sangat berharga yang dia harapkan juga dapat menginspirasi banyak orang di sekitarnya. “Aku sadar kalau kita gampang banget buat bilang ke orang lain ‘Kamu cantik, kamu kuat, kamu bakal baik-baik saja’. Tapi, kapan terakhir kali kita bilang itu ke diri kita sendiri?” katanya sambil tersenyum kecil. “Aku tuh keras banget sama diri sendiri. Aku adalah musuh terbesarku. Dan aku belajar kalau itu harus diubah. Aku mau kasih diri sendiri lebih banyak belas kasih. Lebih banyak ruang. Lebih banyak ‘grace’.”

Simak obrolan lengkap Creativedisc bersam Greyson melalui video di bawah ini:

Author

dundhee

More from Creative Disc