Trending News

Blog Post

Konser TULUS: Perayaan Sewindu Karir Bermusik Tulus
Concerts Review

Konser TULUS: Perayaan Sewindu Karir Bermusik Tulus 

Tak terasa, sudah sewindu Tulus menghibur telinga pecinta musik tanah air dengan karya-karyanya. Sejak menelurkan album pertamanya, “Tulus”, pemuda berdarah Minangkabau ini menjelma menjadi salah satu penyanyi Indonesia fenomenal yang karyanya selalu ditunggu-tunggu. Oleh karenanya, Tulus pun sempat dinobatkan menjadi Rookie of the Year 2013 oleh majalah musik ternama, Rolling Stone Indonesia. Pengakuan terhadap musikalitasnya tidak hanya datang dari dalam negeri, namun juga dari negara-negara tetangga lewat Anugrah Planet Muzik di tahun 2014.

Merayakan delapan tahun karirnya di industri musik tanah air, Tulus pun menggelar rangkaian konser bertajuk “Festival Sewindu Tulus” yang pada hari Jumat (1/11) lalu singgah di ibukota. Konsep live band bersanding dengan orkestra mini pun dipilih Tulus untuk mereprentasikan repertoire yang telah disiapkannya untuk menghibur ribuan penonton yang memadati Istora Senayan.

Berbalut outfit serba hitam, Tulus membuka setlist-nya dengan sebuah lagu berjudul ‘Baru’. “Selamat malam, teman-teman!” sapa Tulus sebelum melanjutkan penampilannya dengan ‘Gajah’, sebuah lagu yang menceritakan pengalaman kecilnya. “Saya akan membawakan cukup banyak lagu…. banyak banget pada malam hari ini,” ungkap Tulus yang langsung disambut meriah penonton, sembari mengajak seluruh penonton untuk membantunya bernyanyi di setiap lagu yang akan dibawakan. Sudah bisa ditebak, choir sing-along pun menggema di sepanjang konser malam itu, melagukan ‘Sepatu’, ‘Teman Hidup’, ‘Monokrom’, ‘Bunga Tidur’, hingga ‘Pamit’. Lagu ‘Sewindu’ yang menjadi awal mula ide dari rangkaian tur perayaan eksistensi Tulus tersebut dipilih menjadi lagu penutup. “Lagu ini merupakan lagu paling sakral dari seluruh lagu yang ditampilkan malam ini,” imbuhnya sebelum membawakan karyanya yang dirilis tahun 2011 lalu.

Layaknya sebuah selebrasi, Tulus menyajikan kejutan istimewa malam itu. Tak tanggung-tanggung, beberapa musisi ternama tanah air didaulat untuk melengkapi rangkaian penampilannya. Mulai dari Andien, Kunto Aji, RAN, Glenn Fredly hingga Project Pop (ditambah Yovie Widianto) didaulat menjadi teman duet penambah kemeriahan pertunjukkan yang digelar di Istora Senayan tersebut. Kelima nama musisi tersebut tak hanya sekedar imbuhan di tengah-tengah penampilan, mereka pun didapuk menjadi opening acts dari rangkaian konser yang telah digelar sejak sore hari.

Menyaksikan penampilan Tulus menjadi sebuah pengalaman musikal tersendiri yang tidak mudah hilang dari ingatan. Karya-karyanya yang puitis nan romantis menjadi ciri khas tersendiri bagi penyanyi yang ternyata tidak bisa memainkan alat musik sedikitpun. Vokalnya yang prima menjadi modal utama Tulus dalam menyampaikan makna dari lagu-lagunya tersebut. Tulus menjadi satu dari segelintir musisi yang mengedepankan kualitas dalam menghadirkan karya-karyanya. Tak sekedar enak didengar, Tulus mampu berinteraksi lewat rangkaian lirik dan nada, yang membuat pendengarnya turut merasakan emosi dan pesan yang hendak disampaikan. Layaknya sebuah buku, “Festival Sewindu Tulus” menjadi salah satu bagian penting dari kumpulan kisah perjalanan karir Tulus yang mewarnai industri musik Indonesia.

Related posts

Leave a Reply