Trending News

Blog Post

CreativeDisc Interview With Oh Wonder: Kami Mencoba Untuk Melampaui Batas Kami dalam Bermusik
Artist Interviews

CreativeDisc Interview With Oh Wonder: Kami Mencoba Untuk Melampaui Batas Kami dalam Bermusik 

Oh Wonder saat ini memang sedang digandrungi oleh banyak orang. Itulah kenapa Josephine dan Anthony sangat bersemangat ketika akan datang ke Indonesia. Dan, beberapa waktu lalu, saat berkunjung ke Indonesia, mereka menyempatkan diri untuk ngobrol bersama Creativedisc. Saat ditemui, Josephine dan Anthony langsung menyambut beberapa media yang ingin mewawancarai mereka, sambil bercerita tentang pengalaman mereka selama 10 jam tertahan di Bandara Doha karena mereka terlambat naik ke connecting flight mereka sembari meneguk secangkir kopi yang sudah disiapkan di depan mereka. Jika dilihat, Josephine merupakan seseorang yang sangat ceria dan sangat antusias ketika menceritakan sesuatu dan Anthony di satu sisi, yang bertugas menjawab pertanyaan dengan lugas dan lebih santai. Tapi, itulah yang membuat dinamika duo ini terasa sangat positif ketika diwawancarai.

Oh Wonder memang bukan tergolong band yang baru di dunia musik. Kurang lebih sudah sejak 2014 mereka berkarier dengan merilis banyak musik yang dideskripsikan sebagai “Musical Comfort Blanket”. Setidaknya itulah yang disampaikan seseorang pada Anthony. Dan, memang, lagu-lagu yang mereka telah rilis menjelang perilisan album terbaru mereka ini memang masih bisa tergolong lagu yang bisa menjadi selimut kenyamanan untuk pendengarnya. ‘Halellujah’, ‘Better Now’, hingga ‘I Wish I Never Met You’ menjadi 3 lagu yang telah mereka rilis dalam beberapa waktu ke belakang.

Jika didengarkan, warna musik Oh Wonder mengalami progress yang menyenangkan. Dan, itu jugalah yang dirasakan oleh Anthony. “Ada beberapa surprise di dalam album kami (yang baru). Seperti ada di single ‘In and Out of Love’ yang akan terdengar lebih soft dan personal, ada pula ‘How It Goes’ yang bercerita tentang bangun di hari Senin dan tidak merasa baik. Akan memang terasa warna kami, tapi kami berusaha untuk memaksimalkan genre kami, dan terus mencoba melampaui batas kami sebelumnya. Seperti sekarang ini, kami juga sedang menulis album baru lagi. Karena kami memang ingin terus melakukan ini”, jelasnya.

Ditanya soal jam produktif mereka. Keduanya sepakat bahwa tengah malam adalah saat dimana mereka cenderung lebih produktif. “Ada kalanya kami merasa sudah tengah malam, saatnya menutup laptop dan lain sebagainya. Tapi, saat kami ingin beristirahat, kami akan merasa ‘tunggu sebentar’ dan akhirnya kami tenggelam dalam laptop lagi,” kata Anthony. “Aku mungkin bisa bilang saat kami di rumah, saat kami punya waktu untuk tidak ngapa-ngapain, kami biasanya akan lebih produktif, ya tapi memang tengah malam, sih!” pungkas Josephine.

Setidaknya, sudah 2 kali Oh Wonder datang ke Indonesia. Tahun 2018, mereka datang ke Indonesia dan menjadi headliners di salah satu Festival Musik yang diadakan di Cikole, Bandung. Dan, di akhir tahun ini mereka tampil di sebuah secret show yang dilaksanakan di Jakarta. Tapi, jangan khawatir. Mereka menjanjikan akan datang kembali ke Indonesia di tahun depan. Karena, memang rencananya, tahun depan mereka akan memulai tour ke seluruh dunia. “Aku bisa bilang (kami akan datang) di bulan Agustus”, kata Anthony yakin. “Dan, kami tidak tahu apakah akan jadi konser solo atau festival. Tapi kalian punya festival-festival music yang keren lho! Jadi, kami mungkin akan main di festival, atau mungkin bisa jadi konser solo. Tapi yang pasti kami akan kembali ke Indonesia,” tambah Josephine.

Related posts

Leave a Reply