Trending News

Blog Post

The Aces Putuskan Untuk Menunda Perilisan Album “Under My Influence” Demi Mendukung Gerakan Protes Isu Rasial #BlackLivesMatter
Artist Interviews

The Aces Putuskan Untuk Menunda Perilisan Album “Under My Influence” Demi Mendukung Gerakan Protes Isu Rasial #BlackLivesMatter 

The Aces, the girls who still rockin’ during crisis! Band yang terdiri dari empat cewek keren asal Utah, AS ini kembali produktif dengan merilis beberapa single dan EP album meski dalam keadaan yang cukup sulit dikala pandemi yang terjadi di semua pelosok negara, terutama Amerika Serikat. Beberapa pekan lalu CreativeDisc berhasil terhubung dengan Crystal, Katie, Alisa dan Ken Petty untuk berbincang mengenai kehidupan mereka dan musik yang diproduksi.

Menurut Crystal (lead vocal & guitar), The Aces tak mau terpuruk hanya karena pandemi ini membuat kita risau akan kehidupan. “Kami selalu memberikan semangat satu sama lain, terutama para fans yang selalu setia dengan The Aces. Dari sini kami ingin membuat sesuatu yang bisa menjadi hiburan bagi penikmat musik The Aces”, terang Crystal.

The Aces hingga saat ini telah merilis beberapa single baru di bulan Maret hingga Juni ini, ‘Daydream’, ‘Lost Angeles’, ‘My Phone Is Trying To Kill Me (MPITTKM)’, dan yang terbaru, ‘Kelly’. Update terbaru saat ini The Aces memutuskan untuk menunda perilisan album terbaru mereka bertajuk “Under My Influence” pada tanggal 12 Juni 2020 ini karena mereka tengah aktif memberikan support penuh pada gerakan melawan isu rasisme terhadap komunitas kulit hitam yang kerap terjadi di Amerika Serikat yakni #BlackLivesMatter terutama setelah tragedi meninggalnya korban kekerasan oleh aparat keamanan dengan sosok yang tak bersalah yakni George Floyd di Minneapolis. The Aces pun dengan proaktif memberikan dukungan, donasi dan informasi terkait melakukan protes terhadap kondisi sosial yang sedang rentan terbahas saat ini terutama topik rasisme di banyak belahan dunia. Band ini terbilang cukup kritis menyikapi kondisi sosial yang terjadi di sekitar mereka, seperti juga pada toleransi terhadap komunitas LGBTQ+.

Fakta bahwa band ini terbilang sangat produktif dikala kebanyakan orang juga tengah berjuang melawan kesulitan industri musik di kala pandemi Covid-19 ini terbukti juga pada beberapa kegiatan yang mereka inisiasi secara daring. Meski beberapa jadwal konser mereka harus terpaksa tertunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan, The Aces tak habis akal untuk membuat beberapa interaksi unik bersama penggemar mereka bernama Digital Wellness Tour yang berisikan event virtual bersama personil seperti kelas memasak, yoga, kelas meditasi, kelas latihan olahraga HIIT. Tidak hanya itu, beberapa minggu setelahnya mereka membuat kembali Digital Wellness Tour Part II, mengajak beberapa rekan sesama band dan musisi yang pernah satu panggung melakukan fun games secara virtual bersamai Hippocampus, LOVELYTHEBAND, Madge, Indy Blue, JP Saxe dan Shannon Beveridge.

Pada interview terakhir bersama The Aces, Crystal dkk mengungkap mereka cukup have fun dalam menggarap lagu di album ini. Terutama single pertama ‘Daydream’, yang menceritakan sebuah hubungan berjarak terpisah rindu. Video musik ‘Daydream’ juga diproduseri sendiri oleh salah satu personil The Aces, yakni Alisa Ramirez. Dalam klip tersebut mereka terlihat sangat rebel, terutama adegan Crystal mencuri dan membawa kabur mobil milik seseorang yang memberikannya tumpangan untuk menjemput anggota The Aces yang lainnya.

Segala kegiatan yang dilakukan The Aces patut diacungi jempol, karena mereka dapat memberikan pengaruh positif terhadap penikmat musik dan pengikut mereka di media sosial. Harapan The Aces tak lain tak bukan hanya sebuah harapan semoga segala keadaan bisa membaik secepatnya dan kita bisa kembali menjalani hidup dengan lebih baik dan saling menghargai satu sama lain.

Related posts

Leave a Reply