Medyareyon Takipci Hizmetleri

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

CreativeDisc Exclusive Interview with Why Don’t We: Album Terbaru Kami adalah Sebuah Jendela ke Kehidupan Personal Kami
Artist Interviews

CreativeDisc Exclusive Interview with Why Don’t We: Album Terbaru Kami adalah Sebuah Jendela ke Kehidupan Personal Kami 

Selama 3 tahun sejak berdiri, Why Don’t We selalu menyibukkan diri dengan tour dan merilis single. Selama 3 tahun itu jugalah, Limelights (sebutan untuk fans Why Don’t We) di Indonesia, telah menantikan idola mereka ini datang ke Indonesia. Impian tersebut terjawab di bulan November lalu, Why Don’t We akhirnya menyapa fansnya dengan menghadirkan “8 Letters World Tour” di Jakarta. Ditemui secara virtual beberapa waktu lalu, Jonah Marais dan Zach Herron sedikit napak tilas ke pengalaman mereka perform di Jakarta. “Kami sudah tahu kalau konser itu akan benar-benar gila, karena sebelum kami datang, banyak sekali fans yang meminta kami untuk datang ke Indonesia. Sampai akhirnya kami benar-benar datang, dan itu sangat menyenangkan, sangat sangat menyenangkan,” kenang Jonah. “Tapi sebenarnya kami tidak pernah berpikir (fans) akan segila itu. Sangat luar biasa. Kami sangat menyukai saat kami disana,” tambah Zach.

Setelah 3 tahun penuh mengadakan tour di berbagai negara, awal tahun lalu, Why Don’t We memutuskan untuk hiatus untuk sementara waktu. Waktu ini, ternyata mereka gunakan untuk mempersiapkan album terbaru mereka. Album ini, akan menjadi album pertama yang mereka tulis dan produseri sendiri. Album yang diungkap Jonah telah selesai dibuat ini, rencana awalnya akan dirilis di tahun ini. Walau begitu, mereka tidak bisa memastikan karena mereka berniat untuk merilis dan fokus ke rilisnya single mereka terlebih dahulu. Tapi, Jonah dan Zach mengatakan, album ini akan terdengar lebih jujur. “Saat mendengarkan album ini, aku masih bisa merasakan dengan jelas dimana aku saat sedang menulis lagu tersebut. Album ini seperti sebuah jendela di otak kami untuk mengetahui tentang cerita kehitupan kami, apa yang terjadi, dan cerita lain,” ungkap Jonah. “Keseluruhan album ini menceritakan secara lengkap tentang kehidupan kami sebagai manusia,” tambah Zach.

Era baru Why Don’t We dengan album terbaru ini dimulai di bulan September lalu. Mereka akhirnya kembali dengan single pertama untuk era baru berjudul ‘Fallin’. Lagu yang memang cocok menjadi lagu ‘comeback’ karena mempunyai beat yang catchy, ditambah lagi fans dapat menyaksikan idola mereka kini bertansformasi menjadi sebuah band dengan memainkan alat-alat musik yang mereka kuasai. Video musik dari lagu ini bahkan mendapat sambutan yang luar biasa dari Limelights. Terbukti, saat ini, video musik dari ‘Fallin’ telah ditonton hampir 9 juta kali. Ditanya mengenai kesan mereka akhirnya dapat merilis single tebaru, Jonah dan Zach mengaku sangat senang. “Sangat senang rasanya kami bisa merilis lagu. Jujur, kami tidak pernah menyangka kalau kami akan hiatus selama ini,” kata Zach. “Ya, kami sangat siap untuk kembali, dan kami sangat merindukan fans kami. Akhirnya bisa kembali dan merilis lagu yang kami produseri sendiri serta jadi lagu rilis terbesar. Minggu-minggu itu terasa sangat gila. Kami merasa, entahlah, aku sendiri merasa sangat diberkati dan sangat dicintai”, pungkas Jonah.

Simak obrolan lengkap Creativedisc bersama Jonah dan Zach dari Why Don’t We lewat Video dan Podcast di bawah ini:

Thanks to Warner Music Indonesia!
Interview, Teks & Video edit by Dundhee Yuwono.

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org