Trending News

Blog Post

10 Album Indonesia Keren yang Digarap Secara “Mandiri”
Top 10 Lists

10 Album Indonesia Keren yang Digarap Secara “Mandiri” 

  1. Payung Teduh – Ruang Tunggu (2017)

Salah satu daya tarik dari creative freedom adalah sang artis tidak perlu mengotakkan diri dalam genre tertentu. Tidak hanya Ruang Tunggu menjadi album yang penuh dengan sidik jari Payung Teduh (terutama sidik jari sang front-man Mohammad Istiqamah Djamad), album ketiga Payung Teduh ini juga menjadi album mereka yang paling fleksibel dari segi genre. Lead single “Akad”, contohnya, adalah kombinasi dari pop, jazz, swing, funk, dan classical.


  1. Teddy Adhitya – Question Mark ((?)) (2019)

Pasca memenangkan AMI Awards untuk Pendatang Baru Terbaik Terbaik pada tahun 2017 silam, Teddy Adhitya memutuskan untuk menantang dirinya lebih jauh lagi melalui album keduanya ini. Di sini singer-songwriter berusia 29 tahun ini semakin mewujudkan visinya dengan semakin meminimalisir intervensi luar, disertai dengan asistensi dari Kenny Gabriel, Petra Sihombing, Ben Sihombing, Deyna Ganessa, dan Leona Agustine. Tidak hanya itu, Question Mark ((?)) turut mengusung genre progressive R&B yang nyaris tidak pernah dieksplor oleh artis R&B senior sekalipun.


  1. Fourtwnty – Ego & Fungsi Otak (2018)

Faktor utama yang menjadikan Ego & Fungsi Otak sebagai game-changer adalah kesan universal bahwa album yang satu ini hanya bisa menjadi fenomenal apabila diukir sendiri dengan tangan dan keringat Ari Lesmana, Nuwi, dan Roots. Produksi album yang terkesan mentah justru membuat album kedua band folk rock ini lebih gemilang daripada apabila dibubuhkan dengan produksi studio yang lebih sophisticated. Ketika beberapa artis memutuskan untuk mengambil “Tiga Peranan” hanya demi sekedar menguji talenta diri, Fourtwnty menggarap Ego & Fungsi Otak secara mandiri karena hanya mereka yang tahu apa resep rahasianya.


TENTANG PENULIS

Felix Martua adalah penulis, editor, traveler, kurator, dan cataloger bilingual (Bahasa Inggris dan Indonesia) untuk musik, hiburan dan all things pop culture. Felix bisa dihubungi via felix.martua@yahoo.com


Related posts

Leave a Reply