10 Musik Terbaik Garapan Laleilmanino

Oleh: welly - 13 Apr 2021

7. Lalahuta – “Tunggu Apa Lagi” (2018)

“Tunggu Apa Lagi” menjadi pembuktian Laleilmanino bahwa mereka adalah lebih dari sekedar pop hitmaker. Menjunjung genre traditional R&B, Laleilmanino kembali bertanggung jawab dalam mencetak signature song bagi sang ‘klien’ yakni grup vokal Lalahuta. Lucunya, “Tunggu Apa Lagi” malah mengantarkan Lalahuta sebagai nominee Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Terbaik AMI Awards 2018 untuk Kategori Pop.

6. Kiki Juliar – “Duduk Sendiri” (2019)

Mungkin tidak banyak yang tahu karya yang satu ini, namun kenyataannya “Duduk Sendiri” masih menjadi balada paling indah dan sahdu yang pernah digarap Laleilmanino. Dibawakan dengan vokal Kiki Juliar—yang belakangan ini lebih aktif di panggung drama musikal—yang sangat khas, “Duduk Sendiri” menghadirkan lirik Laleilmanino yang paling dewasa hingga saat ini.

5. Arsy Widianto & Brisia Jodie – “Mantan Teman” (2020)

Meskipun duo ini popular berkat kolaborasi yang digawangi oleh sang maestro Yovie Widianto, ironisnya kehadiran Laleilmanino menjadi satu-satunya elemen yang menghadirkan kesegaran usia belia di EP ‘Soulmate’ mereka. Terdapat kepercayaan diri dan keluwesan yang tidak ditemukan dalam balada seperti “Dengan Caraku” atau “Rindu Dalam Hati”. Semoga belum terlambat bagi para penggemar setia mereka untuk sepenuhnya mengapresiasi harta karun terpendam yang satu ini.

4. Diskoria feat. Dian Sastrowardoyo – “Serenata Jiwa Lara” (2020)

Dian Sastro menyanyikan lagu disco? Serahkan kepada Laleilmanino. Diskoria menjadi pet project Laleilmanino untuk mengekspresikan kekaguman mereka kepada salah satu genre musik paling lapuk—yang kemudian mereka sulap menjadi salah satu hiburan paling berkualitas di tahun yang penuh bencana. Siapa sangka musik disco bisa menjadi obat mujarab untuk pandemik dunia? “Serenata Jiwa Lara” pun turut mengantarkan Dian Sastro ke nominasi AMI Awards pertamanya.

Author

welly

More from Creative Disc