DJ dan produser asal San Francisco Gryffin telah melanglang buana di dunia musik EDM semenjak ia memulai karir profesionalnya pada tahun 2014, namun ia merasa bahwa ia masih anak baru dan terus belajar dalam membuat musik sehingga karya yang ia keluarkan selalu berbeda di tiap albumnya. Hal ini terdengar di dua albumnya yaitu “Gravity” dan “Alive” yang mempunyai warna yang berbeda. Album ketiganya yang berjudul “Pulse” yang masih dalam proses pengerjaan juga akan mengedepankan warna yang berbeda dari dirinya dan bisa terdengar di lagu ‘Last of Us’ yang berkolaborasi bersama Rita Ora.
Hal yang membuat Gryffin berbeda dari DJ kebanyakan adalah ia selalu memulai menulis lagu dengan menggunakan gitar dan piano ketimbang langsung membatik di aplikasi pembuat audio. Ia masih menggunakan pendekatan humanis dalam setiap lagu yang ia buat.
Lewat wawancaranya bersama CreativeDisc melalui Zoom, ia berkata bahwa ia masih sangat nyaman membuat lagu dengan menggunakan chord gitar dan piano karena ia sudah bermain gitar dari kecil dan senang bisa menerjemahkan lagu dari chord gitar yang ia buat ke dalam lagu electronic yang ia buat. Pria yang pertama kali belajar gitar dengan lagu ‘Smells Like Teen Spirit’ dari Nirvana ini juga sangat senang bisa bermain secara live dengan menggunakan instrument seperti gitar dan piano dalam penampilannya dan hal itu dibuktikan ketika ia bermain secara live di Jakarta dalam gelaran We The Fest 2023 kemarin.
Berbicara dengan Gryffin dan bagaimana dia sangat senang membuat musiknya dengan pendekatan humanis membuat saya semakin penasaran dengan isi album terbarunya “Pulse”.
Simak wawancara eksklusif CreativeDisc bersama Gryffin dimana kami berbicara tentang lagu terbarunya, spoiler sedikit tentang album barunya dan bagaimana ia sangat senang bermain dengan alat musik tradisional lewat video di bawah ini: