Glass Animals Persembahkan Penampilan Atraktif Untuk Penggemarnya di Jakarta

Oleh: luthfi - 14 May 2024

Jauh sebelum lagu “Heat Waves” meledak dimana-mana, band asal Inggris Glass Animals yang diisi oleh Dave Bayley, Drew MacFarlane, Edmund Irwin-Singer, dan Joe Seaward sudah mendapat kepopulerannya lewat dua album pertama mereka yaitu “Zaba” dan “How to Be a Human Being”. Faktor terbesar kepopuleran Glass Animals sendiri adalah musik mereka yang bisa memadukan alternative, indie rock, pop, world music bahkan sampai R&B. Keluwesan musikalitas membuat nama mereka populer di kalangan pecinta musik di internet yang sudah menyukai mereka dari jaman sekolah dan kuliah. Musik Glass Animals di dua album perdananya bisa masuk ke demografik anak sekolah dan kuliah pada jamannya karena musik mereka terdengar unik dan berbeda dari musik indie pada umumnya ditambah lagi mereka selalu berfantasi untuk berwisata ke pulau terpencil ketika mendengarkan musik Glass Animals.

Tanpa ada pengumuman besar sebelumnya, tiba tiba Glass Animals mengumumkan bahwa mereka akan tampil di Jakarta untuk pertama kalinya dan menjadi tempat persinggahan satu-satunya di Asia Tenggara dalam rangka pemanasan untuk tur besar mereka “TOUR OF EARTH” dalam rangka mempromosikan album keempat mereka “I Love You So F***ing Much” yang dirilis pada 19 Juli 2024. 

Meskipun konser ini terlihat sebagai sebuah pemanasan namun mereka menganggap serius penampilan perdana mereka di Indonesia. 12 Mei 2024 di Bengkel Space Jakarta menjadi saksi kecintaan Glass Animals kepada para penggemarnya. Konser yang diselenggarakan oleh Ismaya Live ini terlihat begitu intim dan maksimal, meskipun mereka sudah ultra populer berkat lagu ‘Heat Waves’ mereka tetap bermain santai layaknya sebuah band indie yang unik dan nyentrik.
attachment

Atraktivitas dari Glass Animals di atas panggung terlihat sungguh atraktif. Dari lagu pertama saja ‘Your Love (Déjà Vu)’ Dave langsung meliuk liuk mengikuti irama lagu sambil mengucapkan terima kasih kepada para penontonnya. Penonton yang datang tidak hanya datang dari Indonesia tetapi juga datang dari berbagai macam negara mulai dari negara di Asia Tenggara, India, sampai Inggris. Guyubnya fans Glass Animals yang dipersatukan dalam grup Discord dan berbagai macam grup forum internet lainnya hadir di dalam konser ini dan menyanyikan lagu mereka sangat kencang. Para penonton yang hadir sangat diapresiasi oleh Dave yang tidak menyangka bahwa para penontonnya bernyanyi dengan sangat lantang pada malam hari itu. Mereka menyelipkan lagu baru mereka ‘Show Pony’ yang belum dirilis dan pertama kali dimainkan di Jakarta sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap penonton di Jakarta. 

Transfer semangat dari penonton Glass Animals juga menular ke para personil bandnya sendiri. Pada lagu “Gooey” Dave naik ke tengah meja bar Bengkel disambut dengan teriakan para penontonnya yang akhirnya bisa sangat dekat dengan band favoritnya. Puncak dari penampilan mereka tentunya adalah ketika mereka membawakan lagu ‘Heat Waves’ yang sudah diputar hampir sebanyak 4 miliar kali di berbagai macam platform streaming dan para penonton pun langsung antusias menyanyikan lagu penutup konser tersebut.
attachment

Kalau misalnya dihitung dari segi kuantitas tidak banyak penonton yang hadir pada malam itu namun dari segi kualitas penonton yang hadir pada malam itu benar benar diisi oleh penggemar berat Glass Animals yang sudah mengetahui mereka dari sebelum lagu ‘Heat Waves’ meledak dimana-mana (bahkan beberapa penggemar mengatakan bahwa ‘Heat Waves’ itu biasa saja dan bukan karya terbaik mereka). Glass Animals mampu memberikan sebuah fanservice kepada penggemar setianya di Jakarta dan menyuguhkan sesuatu yang atraktif. Jika memang di masa depan mereka hanya terkenal sebagai one hit wonder dengan lagu ‘Heat Waves’, setidaknya mereka masih mempunyai penggemar setia dan mampu memberikan suguhan menarik kepada penontonnya dan hal tersebut bisa saya katakan karena menonton penampilan mereka di Jakarta.

Author

luthfi

More from Creativedisc