CreativeDisc Exclusive Interview with Elisha Danielle: Perkenalkan Diri Lewat Debut Single ‘Pretty Easy’ Bareng Petra Sihombing

Oleh: riadini - 22 Oct 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi pendatang baru, Elisha Danielle, siap mencuri perhatian lewat debut singlenya berjudul ‘Pretty Easy.’ Musisi yang memiliki darah keturunan Indonesia yang kini bernaung di bawah Sony Music Taiwan ini menggandeng Petra Sihombing sebagai kolaborator, menghadirkan nuansa pop-disko yang ceria namun menyimpan lirik melankolis di baliknya.

Dalam wawancara eksklusif bersama CreativeDisc, Elisha berbagi kisah tentang proses kreatif, kolaborasinya yang seru dengan Petra Sihombing, serta kebanggaannya bisa memulai langkah pertama di industri musik Indonesia.

Membawa Konsep “Upbeat tapi Sedih”

Meski terdengar ringan dan catchy, ‘Pretty Easy’ ternyata menyimpan makna yang cukup dalam. Elisha menjelaskan bahwa ia sengaja memadukan lirik sedih dengan aransemen upbeat untuk menantang dirinya keluar dari zona nyaman.
“Ada yang bilang, kalau lagunya upbeat, tulislah lirik yang sedih. Dan kalau lagunya sedih, tulislah lirik yang bahagia. Jadi aku ingin mencoba hal itu di lagu pertama ini,” jelasnya.
Menurut Elisha, ‘Pretty Easy’ bukan hanya tentang kesedihan, tapi juga tentang kekuatan diri. “It’s kind of an empowering kind of sad. Aku ingin membawa semangat seperti lagu ‘Girls Just Wanna Have Fun’ tetap fun, tetap bisa dance, meski liriknya agak bittersweet,” tambahnya.

Kolaborasi Seru dengan Petra Sihombing

Bekerja bersama Petra di studionya di Ubud menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Elisha. “Petra itu keren banget. Aku belajar banyak darinya, dari cara dia membangun harmoni sampai layering vokal. Suasananya juga menyenangkan banget karena Ubud sangat tenang dan dekat dengan alam,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa suasana Bali yang natural membantu dirinya lebih fokus dan terinspirasi dalam menciptakan lagu. “Menulis di sana membuatku merasa benar-benar terhubung dengan musik,” ujarnya.

Reconnect dengan Akar Indonesia

Meski berkarier di bawah label Taiwan, Elisha memilih Indonesia sebagai tempat debutnya. Alasannya sederhana namun bermakna: “Rasanya seperti momen penuh makna, reconnecting with my roots. Skena musik Indonesia itu sangat beragam, hangat, dan terbuka. Aku merasa diterima dengan sangat baik,” katanya.

Elisha sendiri memiliki darah Indonesia dari pihak ayah, dan mengaku tumbuh besar dengan budaya serta makanan khas Indonesia. “Di rumah, kami sering makan makanan Indonesia, dan aku sering pulang ke sini setidaknya setahun sekali. Sekarang, bisa kembali lewat musik rasanya menyenangkan sekali,” ungkapnya.

Omnicord dan Eksperimen Musik

Selain bernyanyi, Elisha juga dikenal dengan kemampuannya memainkan Omnicord, alat musik elektronik langka yang menghasilkan suara unik. “Aku belum sempat memasukkan suara Omnicord ke lagu, tapi aku sering pakai untuk menulis. Karena alat ini nggak punya aturan baku, aku bisa bebas berkreasi tanpa terpaku struktur,” katanya.

Inspirasi musiknya datang dari nama-nama seperti Beabadoobee dan Adrianne Lenker, yang menurutnya membuka cara pandangnya terhadap songwriting dan alternate tunings di gitar.

Nuansa Rom-Com di Video Musik

Video musik ‘Pretty Easy’ pun tak kalah menarik. Dengan konsep seperti film rom-com, Elisha menghadirkan referensi dari film “500 Days of Summer,” video musik “You Belong With Me” milik Taylor Swift, hingga “Romeo + Juliet” versi Leonardo DiCaprio.
“Aku selalu ingin punya video musik bergaya rom-com. Produksi dan set-nya luar biasa waktu aku masuk ke set, aku sampai terpukau!” katanya sambil tertawa.

Rencana Selanjutnya

Setelah ‘Pretty Easy,’ Elisha memberi sedikit bocoran tentang karya berikutnya. “Aku belum bisa banyak cerita, tapi di video musiknya ada Easter egg kecil untuk lagu berikutnya,” ucapnya sambil tersenyum.

Ia juga berharap bisa tampil di Indonesia dalam waktu dekat. “Aku sangat ingin manggung di sini. Aku suka banget tampil live dan berinteraksi dengan penonton,” tambahnya.

Berikut interview bareng Elisha Danielle selengkapnya:

Author

riadini

More from Creativedisc