Quantcast

Menutup 2015

By - 2 years ago in Random

Saatnya mengganti kalender. Tak lama lagi terompet akan bersahut-sahutan di jalanan menyambut 2016. Sebelum akhirnya kita larut dalam kemacetan panjang akibat libur akhir pekan beruntun. Saya menyuguhkan beberapa peristiwa yang terjadi pada dunia musik pop sepanjang tahun 2015. Cukup banyak, namun saya dibantu oleh kontributor lainnya mengingatkan kira-kira apa saja kejadian yang tak boleh dilewatkan dalam tulisan ini.

Ah, barang tentu yang paling teramat membekas adalah peristiwa ujug-ujug-cabut Zayn Malik dari One Direction. Kejadian ini paling membekas bagi khalayak Indonesa karena hanya berselang beberapa hari sebelum konser One Direction di Jakarta. Kejadian ini juga menghasilkan banyak drama sepanjang pertengahan tahun. Mencapai titik klimaks sarat emosi pada suatu ketika, lalu menjadi sedu-sedan di penghujung tahun setelah grup ini rilis album teranyar, Made In The A.M., mereka memilih untuk rehat hingga waktu yang belum dapat dipastikan setelah tur promosi.

Lain pula kejadiannya dengan bocah-ajaib Justin Bieber, setelah dirundung banyak kesialan di beberapa tahun terakhir. Maka 2015 menjadi titik balik baginya menghiasi laman berita atas jejak karya, bukan karena gosip murah belaka. Single “What Do You Mean?” memberikan Bieber lembaran baru, meraih penggemar baru. Begitu juga dengan album “Purpose”.

Tidak hanya Justin Bieber yang comeback. Grup britpop 90-an, Blur juga kembali reuni dan menelurkan album The Magic Whip. Beberapa grup lainnya juga membuktikan dapat kembali di 2015 dengan tak hanya menjual nostalgia semata. Lihat saja Beck yang tetiba muncul dan mendapatkan penghargaan bergengsi di ajang Grammy 2015.

Pendatang baru pun juga tak mau kalah. Ada Charlie Puth yang berhasil mencuri perhatian lewat single penuh-duka “See You Again”. Ada pemuda-bertopi-lebar, James Bay yang juga piawai bermain gitar. Ada pula Troye Sivan yang menuai pujian.

Seperti tahun-tahun sebelumnya pula, sudah menjadi hal yang lumrah, penghujung tahun akan dijejali dengan rilisan album-album warbiyasak. Justin Bieber dengan “Purpose” beradu kambing di tanggal 13 November (Friday the 13th) dengan One Direction “Made In The A.M.”. Momentum itu buyar setelah musibah terjadi di Paris pada hari yang sama. Serangan di Paris meluluhlantakkan secara psikologis. Simbol-simbol anak muda diserang dengan frontal. Stadion sepakbola, restoran, dan konser band Eagles Of Death Metal menjadi target serangan.

Seminggu kemudian, Adele merilis album penuh ketiga setelah penantian selama 4 tahun lamanya. Pada bulan Oktober, single perdana berjudul “Hello” telah dilepas. Dan berbagai macam rekor berjatuhan semenjak saat itu akibat ulah Adele. Berbagai torehan angka mulai dari rekor penjualan, tangga lagu Amerika dan Britania tunduk, bahkan guratan angka penonton di Youtube & Vevo terus bertambah. Persaingan yang kian berdarah-darah dilengkapi dengan rilis album (yang untuk kesekian kali disebut album terakhir) Coldplay, “A Head Full Of Dreams” pada 4 Desember lalu.

Lalu bagaimana dengan negeri kita? Setelah zaman membribik Raisa, muncul pujaan baru, Isyana Sarasvati. Berbekal 2 single saja ia membuat kita takluk, dan tak berlama-lama ia pun merilis album debut bersama Sony Music Indonesia. Dari panggung konser, One Direction meninggalkan jejak paling berkesan. Festival-festival musik langganan pengumpul manusia seperti Java Jazz dan Djakarta Warehouse Project mendulang sukses. Tapi kita juga harus bersungut-sungut kala Mas Adam bersama Maroon 5 harus gagal berlebaran haji di Indonesia, dan tentu prestasi Chris Brown yang kembali membatalkan konsernya di Indonesia harus diberi hadiah payung cantik setelah masuk pembatalan ketiga kali.

Kita juga dirundung sedih akibat salah dua gerai toko CD terluas di Indonesia, Disctarra memutuskan untuk menutup sebagai besar jaringannya. Begitu pula dengan Dutasuara. Ah, kami masih tegar penuh semangat juara kok. Kamu bisa belanja di gerai kami bila singgah di Kota Pahlawan, atau pesan via berbagai pilihan yang kami tawarkan. Selama masih ada kurir JNE, jarak tak akan memisahkan kita untuk berbelanja rilisan fisik (CD).

Dari keluarga besar kontributor Creativedisc, di ujung tahun 2015 salah satu kontributor periang kami, Danie Cung, harus terbaring di rumah sakit. Hari demi hari kami lalui penuh doa dan harap. Dan kini kondisi Danie kian membaik. Cung, segera pulih kembali ya!

Baiklah, demikian beberapa kilas-balik 2015. Mungkin ada momen yang terlewatkan, kamu bisa tambahkan dibagian komentar. Selamat berlibur panjang! Selamat Natal dan Tahun Baru! Mari bersulang!

Baperians, meta-fetcher, pelahap segala, kecuali mantan.

Comments

4 Responses to “Menutup 2015”

  1. Herry Wibowo says:

    aksi Bitches nya miley cyrus di MTV Video Music Awards…….

  2. Van says:

    Tetap Dalam Jiwa #SongOfTheYear Indonesia 2015

  3. sandra says:

    Juga ada Selena Gomez yang tampil semakin seksi dengan tudung ‘kedewasaan’ membawa nafas baru yang samasekali berbeda dari lagu-lagu karya dia sebelumnya untuk rilisan ‘Good for You’, invasi orang-orang Canada selain Dek Bieber membawa kita kepada Shawn Mendez yang masih ijo, Drake rasa ‘Beyonce’ yang seolah mengolok-olok kita dengan sebutan kudet lewat judul albumnya, ‘If You’re Reading This, It’s Too Late’, dan tak ketinggalan si rambut gimbal tapi Mohawk yang jogged-jogged kepanasan karena tubuhnya kebakar, ‘The Weeknd’.
    Dari dalam negeri pun ada idola anti-mainstream baru yang semua orang jadi ikut2an dengerin lagunya barengan di path, Barasuara yang cinta mati sama Bahasa Indonesia (baku). Dan jangan dilupakan lagu sejuta umat dari sebuah grup band beranggotakan 3 cowok dan 1 cewek, HiVi! lewat lagu yang juga menantang, ‘Siapkah Kau ‘Tuk Jatuh Cinta Lagi’.
    sekian menurut pengamatan saya, silakan ditambahkan kalo ada yang kelewat.

  4. Sam says:

    Drama tweet war Taylor Swift VS Nicki Minaj
    Dan kemudian disusul sindiran Katy Perry

Leave a Reply

Related Articles

Billboard Charts | June 22, 2017 By

Billboard Hot 100 – 25 June 2017

Music News | By

Adele Diam-Diam Mengunjungi Konser Celine Dion Di London

Music News | June 20, 2017 By

Justin Bieber Kini Adalah Penyanyi Kanada Dengan Single #1 Billboard Hot 100 Terbanyak