Trending News

Blog Post

Time Tunnel: Mikaila
Time Tunnel

Time Tunnel: Mikaila 

Kesuksesan Britney Spears di akhir dekade 90-an enggak hanya berkah bagi dirinya sendiri, tapi juga berkah bagi penyanyi cewek muda dan enerjik untuk mendapat kesempatan menjadi terkenal seperti dirinya. Nama-nama solois muda pun semakin banyak bermunculan setelah itu, baik mereka yang bisa bertahan hingga kini, maupun mereka yang hanya tampil semusim saja. Contohnya gadis yang satu ini. Mikaila Dominique Enriquez, atau yang menjadi nama populernya Mikaila saja. Gadis kelahiran 15 Desember 1986 mendapatkan kontrak rekaman saat dirinya masih berusia 14 tahun. Island Records mengontraknya, dengan memberikan jalur musik pop berbalur R&B ke dalam musiknya. Di tahun 2001 album berjudul “Mikaila” dirilis, dengan hit single ‘So In Love With Two’ yang adalah hasil karya StarGate. Lagu ini lumayan ngehits di Amerika, masuk ke chart Rhytmic dan Mainstream, berikut posisi 25 di Billboard Hot 100.

Kalau menilai kedekatan warna vokal dan musik Mikaila dibanding pop princess Britney-Christina-Mandy-Jessica, yang paling dekat dengannya adalah Jessica Simpson, khususnya untuk album Jess yang “Irresistible”. Karena selain musik pop yang diramu sama-sama berbalur R&B, cara menyanyi mereka terutama pengambilan nada-nada tinggi cukup mirip. Kalau Jess dibantu oleh Darkchild dalam album tersebut, Mikaila di albumnya punya StarGate, Andres Bagge, Evan Rogers dan Carl Sturken, juga Andy Goldmark. Mikaila pun terlibat dalam penulisan beberapa lagu dalam albumnya ini. Jadi sebenarnya dirinya juga punya modal untuk bisa bersaing, enggak asal bisa nyanyi, joget, dan punya wajah cantik saja. Membahas wajah cantik Mikaila, ternyata gadis yang berasal dari Edmond, Oklahoma ini punya darah Perancis, Spanyol, dan Aztec Indian. Multi-etnis yang dirangkumnya menjadi ciri unik dalam penampilannya.

Kembali ke musiknya, ternyata meskipun pasar musik dikuasai oleh sound pop seperti yang diusungnya, enggak lantas membuahi kesempatan besar bagi Mikaila untuk menjual banyak albumnya. Album yang berisi 12 buah track itu justru gagal bersaing, meskipun sempat menempati posisi 20 di Top Heatseekers chart. Single keduanya yang dirilis pada tahun 2001-pun enggak bisa berbuat banyak. ‘It’s All Up To You’ yang masih karya StarGate tidak muncul di chart, dan dengan berat hati label Island mesti memberhentikan kerjasama mereka. Hasilnya, tidak ada rekaman lagi dari Mikaila yang beredar. Namapun tenggelam sebelum sempat bersinar terang. ‘So In Love With Two’ mungkin masih ada di playlist beberapa radio tanah air, itu yang tetap membuat nama Mikaila masih diingat hingga saat ini.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply