Trending News

Blog Post

Behind The Music: RedOne
Behind The Music

Behind The Music: RedOne 

Mungkin saat tulisan ini dibuat, Nadir Khayat alias RedOne tengah mengerjakan proyek untuk lusinan artis lain. Hebat memang, dalam 3 tahun terakhir, RedOne adalah salah satu produser sekaligus penulis lagu tersohor, terlaris, tersibuk, dan terproduktif. Ini berkat karyanya untuk Lady Gaga yang melesat ke puncak tangga lagu. Selanjutnya, nama RedOne muncul dimana-mana. Dari artis-artis di Amerika, Eropa, Asia, dan Australia. Sehingga kalau Billboard bersedia, mungkin akan ada chart khusus RedOne disana.

RedOne adalah seorang pria asal Moroko, yang lahir pada 10 April, 39 tahun yang lalu. Di usia belia, dirinya berpindah dari Moroko ke Swedia guna mewujudkan impian bermusiknya. Alasan utamanya memilih Swedia karena baginya disana musik bagus itu berasal. Dari Swedia ada ABBA, Europe, dan juga Roxette. Sebagai langkah awal, dirinya bergabung dengan sebuah band rock, dimana kesempatan untuk bernyanyi sambil bermain gitar dilakoninya. Ini berakhir saat Rami Yacoub, penulis lagu pop sekaligus mantan musisi rock membawanya ke studio Cherion, tempat Rami dan Max Martin bekerja. Jadilah RedOne memulai usaha musiknya dalam produksi lagu-lagu bergenre pop. Dimulai di tahun 2005, saat Darin menduduki puncak tangga lagu di Swedia dengan single ‘Step Up’. Saat itulah karya mulai dikenal dan keberadaannya mulai dipertimbangkan. Apalagi saat lagu ini memenangkan Song of the Year di penghargaan musik Swedia dan juga Skandinavia. Hebat kan? Tapi posisi ini didapatnya setelah sebelumnya memulai peran sebagai penulis lagu dan produser unuk artis lain sedari tahun 2000-an. Lagu ‘Freak You Out’ milik Kinnda, ‘…To The Music’, ‘Slam’, dan ‘Singled Out’ dari A*Teens adalah karya-karya pertamanya. Ingat versi World Cup-nya lagu ‘Hips Don’t Lie’ milik Shakira dan Wyclef Jean ga? Itu ada di-insert lagu ‘Bamboo’-nya RedOne yang memang dikhususkan buat pagelaran olahraga terbesar di dunia ini, di tahun 2006 lalu. “BamboooOOOooo//Tembaleuoluwaaluweee//Anubaleee le balooo//Levanlevaaandaa laoooo”

Setelah ini, RedOne mulai melanglang buana. Bekerjasama dengan berbagai artis dari berbagai negara, Christina Millian, Carl Henry, RBD, Kat DeLuna, The Cheetah Girls, Brandy, juga Akon. Salah satu gebrakan musiknya adalah saat mempertemukan Enrique Iglesias dengan Ciara di lagu ‘Takin’ Back My Love’. Lagu ini juga direkam khusus untuk wilayah Eropa dengan mengganti vokal Ciara menjadi Sarah Connor. Tapi yang paling menggemparkan adalah ketika lagu hasil kreasinya dinyanyikan oleh Lady Gaga dan boom!!! ‘Just Dance’ menjadi lagu nomor 1 di Amerika, Eropa, Asutralia, juga Asia. Ramuan popdance, electropop, dan synthpop yang diciptakannya berasa layaknya panduan sound bagi jenis musik masa kini. Enggak muluk-muluk, ciri musik seperti ini kemudian dinobatkan sebagai kiblat musik terkini. ‘LoveGame’ dan ‘Poker face’ adalah hit lanjutan Gaga yang dicap sukses! Asyiknya lagi, RedOne enggak cuma kuat di chart, tapi juga langganan award. Dirinya diunggulkan di Juno Awards dan Grammy Awards berkat karya-karyanya. Jago ga tuh?!

Kalau udah ngetop, pasti jadi incaran. Nah, saat boyband New Kids On The Block hendak berniat untuk melancarkan reuni mereka di tahun 2008, RedOne dipercayakan sebagai salah satu produser yang berkontribusi untuk album “The Block”. Begitu juga saat Simon Cowell hendak menjual musik Alexandra Burke di debut album “Overcome”, disana juga RedOne berperan serta. Selain mereka, Backstreet Boys, Tiffany Evans, Cinema Bizarre, Flypside, Sean Kingston, Kat DeLuna, Pixie Lott, Cassie, Space Cowboy, Esmee Denters, Menudo, Shayne Ward, Usher, dan masih banyak lagi nama artis yang ikutan geger dengan musik RedOne. Karyanya enggak melulu mengandalkan beat yang kencang dan synth yang kental dalam danceable tracks yang berenergi saja lho. Karena dirinya juga sanggup membawa kualitas vokal Alexandra Burke ke tahap optimal di balada ‘The Silence’ juga menjadi sangat sensual di hit ‘Bumpy Ride’ milik Mohombi. Nah, untuk Mohombi ini, nama RedOne jadi semakin berkibar di Swedia. Disertifikasi double platinum!

RedOne as performer. Ini kejadian di soundtrack film “Kickass” dimana lagu yang ditampilkan oleh Mika dengan judul yang sama menampilkan namanya sebagai penampil. Mika vs RedOne. Belum ada kata berhenti untuk berkarya bagi RedOne. Apalagi setelah dirinya diunggulkan dalam kategori Producer of the Year non-classical di Grammy tahun 2011 ini lewat pengerjaan album “The Fame Monster” oleh Lady Gaga. Tahun 2010 dirinya mendirikan perusahaan rekaman sendiri, dikasih nama 2101 Records di bawah kerjasama dengan Universal International Music. Publishing company-nya pun dikasih nama sama, 2101 Songs yang diadministrasikan oleh Sony ATV Songs (BIM). Artis-artis yang berada di bawah sayapnya saat ini adalah Porcelain Black yang telah debut di bulan Maret 2011 lalu lewat single ‘This Is What Rock N Roll Looks Like’. Yang patut kita acungi jempol adalah usahanya untuk peduli sesama. Sebuah yayasan yang diberi nama 2101 Foundation adalah usaha untuk memberikan peluang bagi para pemuda pemudi yang ingin mengejar impian di bidang musik, seni, dan pendidikan. Selain ini, RedOne juga berpartisipasi di single amal ‘We Are The Word 25 For Haiti’ di tahun 2010. Menyisihkan waktu dalam kesibukan luar biasanya adalah hal yang luar biasa.

Belakangan, RedOne telah berhasil berkontribusi untuk comeback Jennifer Lopez lewat album “Love?”. Hit single ‘On The Floor’ adalah hasil karyanya, menyusul ‘Papi’ yang akan dirilis sebagai single ketiga dari album tersebut. Bersama Nicole Scherzinger pun dirinya sukses besar. Enggak hanya sukses mewujudkan karir solo Nicole, tapi menyukseskan hit ‘Poison’ dan lagu lain yang ear catchy di album “Killer Love”. Gabungan New Kids On The Block dan Backstreet Boys menyanyikan lagunya, ‘All In My Head’ di album “NKOTBSB”. Artist of the Month Juli 2011 ini, Lady Gaga lewat album “Born This Way” pun masih menampilkan karya-karya RedOne. ‘Judas’ dan ‘Hair’ dua di antaranya. Dalam waktu dekat pun kita akan semakin sering mendengar lagu karya RedOne wara-wiri di stasiun radio. Pitbull dan Marc Anthony untuk lagu ‘Rain Over Me’ adalah rilisan single teranyar karyanya. Musik heboh dancepop electropop synthpop tahun ini adalah pengaruh darinya. It’s the one, the only; RedOne!

diskografinya disini: http://www.redoneprod.com/discography.htm

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply