Trending News

Blog Post

The Voice 2 – Battle Rounds 3
The Voice US

The Voice 2 – Battle Rounds 3 

Battle Rounds di minggu ketiga menampilkan pertarungan yang lebih menarik dari pekan sebelumnya. Selain persiapan yang menampilkan advisor, pertarungan di atas ring panggung yang habis-habisan, para pemenang yang dipilih oleh masing-masing coach merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu dalam babak ini.

CD: CreativeDisc
AL: Adam Levine
BS: Blake Shelton
CG: CeeLo Green
CA: Christina Aguilera

#TeamAdam: Pip vs Nathan Parrett
Nathan merasa terintimidasi dengan hasil yang Pip dapatkan saat di Blind Auditions; seluruh coach memutar kursi untuknya. Sementara Pip tidak familiar dengan lagu ‘You Know I’m Good’ milik Amy Winehouse. Pip dibantu oleh advisor Alanis Morissette yang menyarankan interpretasi lagu tersebut lebih baik dalam versi aslinya. Sementara Nathan dibantu oleh Robin Thicke dalam aksi panggung. Penampilan mereka solid. Satu sama lain saling mendukung sehingga muncul keharmonisan. Pip menang dalam urusan kenyamanan di atas panggung.
CD: Pip, effortless.
BS: Pip, he can do anything
CA: Nathan, your voice command its own attention
CG: Nathan, he stole it to me
Pemenang: Pip, you’re naturally just performer

#TeamCeeLo: Erin Martin vs The Shields Brothers
The Shields Brothers merasa sedikit khawatir dengan pemasangan mereka bersama Erin karena merasa gadis tersebut begitu unik. Lagu Tina Turner ‘What’s Love Got To Do With It’ menjadi bahan perebutan tempat bagi mereka di Live Shows. Aransemen yang diinginkan CeeLo lebih nge-swing, namun Erin menginginkan gaya yang lebih santai, yang menurut The Shield Brothers berada di luar elemen mereka. Dan kemudian Erin menuntut banyak perubahan yang menguntungkannya. Thank God there’s CeeLo yang menengahi. Babyface membantu The Shields Brothers untuk menemukan harmoni bagi mereka dengan menekan kebisingan yang biasa mereka tampilkan. Dan untuk Erin, Ne-Yo menyarankannya untuk memberikan emosi dalam nyanyiannya. Penampilan unik bin aneh ini seperti 2 versi lagu yang digabungkan menjadi 1.
CD: Erin, berdasar pada suara uniknya.
AL: That is so weird.
BS: Erin.
CA: The Shields Brothers, you got energy.
Pemenang: Erin, I have the most prospect with.

#TeamXtina: Ashley De La Rosa vs Jonathas
Christina memasangkan mereka karena enerji pemuda pemusi yang mereka miliki. Lagu duet Jordin Sparks dan Chris Brown ‘No Air’ dipilihkan untuk mewakili jiwa muda mereka. Jonathas bertemu dengan advisor Lionel Richie yang menyarankannya untuk tidak boleh kehilangan karakter. Ashley bertemu dengan advisor Jewel yang meyakinkannya tentang originalitas yang ia miliki. Di ring panggung, Jonathas beraksi penuh percaya diri, sementara Ashley tampak nothing to lose. Pemenang battle ini benar-benar di luar prediksi. Dia yang tidak mendapat kesempatan tampil secara penuh dalam tayangan Blind Auditions yang terpilih.
CD: Jonathas, dirinya mungkin kalah dalam battle ini tapi punya potensi yang besar untuk memenangkan keseluruhan acara.
CG: Ashley, vocal range.
AL: Ashley, there’s bigness to your voice.
BS: Ashley, you’re young and you can grow.
Pemenang: Ashley De La Rosa, I’ve seen you grow so much.

#TeamBlake: ALyX vs Jermaine Paul
Tak ada persamaan yang bisa diambil di antara ALyx dan Jermaine. Yang amatir ditelan hidup-hidup oleh yang profesional. Lagu ‘Out Of My Dreams, Get Into My Car’ dari Billy Ocean dipilihkan oleh Blake untuk mereka. Miranda Lambert memahami ALyx yang tau apa yang ia inginkan tapi tidak tau bagaimana untuk mendapatkannya. Kelly Clarkson terpesona dengan vokal Jermaine dan mengerti keberadaannya selama ini sebagai vokalis latar yang ingin tampil ke permukaan. Apa yang terjadi di atas ring panggung adalah apa yang sudah diramalkan sebelumnya; Yang amatir ditelan hidup-hidup oleh yang profesional. Perlawanan ALyX tidak berarti apa-apa buat Jermaine. Ditutup dengan “Sometimes you just gotta say ‘WHAT THE HELL'” kata ALyX.
CD: Jermaine all the way.
CA: Jermaine, you made that song your own.
CG: Jermaine, you’re a wonderful singer.
AL: Jermaine, you take it like a boxing ring.
Pemenang: Jermaine, he’s fierce and having fun at the same time.

#TeamAdam: Angel Taylor vs Katrina Parker
Angel merasa Katrina adalah kompetitor yang tangguh. Adam memilihkan lagu ‘Bleeding Love’ milik Leona Lewis. Mantan artis label besar melawan pekerja kantoran. Adam menyetir battle ini untuk menjadi pertarungan spiritual dibandingkan pertarungan vokal. Robin kehilangan passion dalam sesi latihan Angel. Alanis memberi tips tentang menangani kegugupan pada Katrina. Pertarungan keduanya dilakukan dengan cara damai, tidak seperti sebagian besar pertarungan cewek vs cewek lainnya di putaran ini.
CD: Katrina, progress-nya luar biasa.
BS: Katrina, you won this battle.
CA: Katrina, you have this Adele.
CG: Katrina, you are consistent.
Pemenang: Katrina Parker, you have a lot of command, a lot of passion, a lot of power.

#TeamBlake: Gwen Sebastian vs Erin Willett
‘We Belong’ oleh Pat Benatar dipilih Blake untuk kedua cewek ini. Erin iri dengan kemampuan Gwen yang bisa mengambil nada rendah dan tinggi dengan mudahnya, sementara ia hanya mampu menguasai nada-nada tinggi saja. Miranda memberitau kebolehan Gwen yang dapat digunakannya sebagai kekuatan. Kelly menyarankan falsetto di bagian tertentu sebagai senjata utamanya. Erin tambah terkenan setelah menerima telepon dari sang ibu yang menyatakan kondisi ayahnya semakin memburuk. Erin ingin pulang dan menemani sang ayah, tapi ayahnya ingin dirinya tetap berada di acara ini. Yah, Battle Rounds Week 3 ditutup dengan sangat emosional. Salah satu penampilan battle terbaik tahun ini.
CD: Gwen, dinamis vokalnya mantap.
CA: Erin, you have such power.
CG: Gwen, you sold me on your very last “we belong…”
AL: Erin, the richness and the warmth in your voice.
Pemenang: Erin Willett, your voice is so powerful.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)
(Ai

Related posts

Leave a Reply