Quantcast

Exclusive Interview with Raveena Aurora: Pesona India dalam Balutan R&B dan Soul

By - 3 weeks ago in Artist Interviews

Raveena Aurora, penyanyi Soul R&B berdarah India Amerika mengadakan pertunjukan pertamanya di Jakarta lewat Java Jazz Festival 2019. Dengan penampilannya yang khas, Raveena berhasil menyihir penonton dengan deretan lagu-lagunya yang melodius, organic, sultry dan mempesona.

Creative Disc sempat berbincang hangat dengan Raveena yang baru berusia 24 tahun tersebut. Simak interview-nya berikut ini.

Creative Disc: Apa kabar?
Raveena: I’m good. How are you?

Creative Disc: I’m fine too.. Jadi, ini kali pertamamu datang ke Jakarta?
Raveena: Betul

Creative Disc: Bagaimana menurutmu Jakarta sejauh ini?
Raveena: Saya merasa orang-orangnya sangat baik dan sopan.

Creative Disc: Dan ini juga pertama kalinya kamu main di Java Jazz. Bagaimana pendapatmu mengenai festival ini?
Raveena: Saya rasa orang-orang disini sangat baik kepada saya, dan mereka benar-benar mengurus saya dengan baik. Dan saya sangat terhormat bisa bermain disini. Saya belum pernah bermain di festival di Asia selama ini.

Creative Disc: Untuk mereka yang baru mendengarkan musikmu, bisa ceritakan sedikit mengenai dirimu?
Raveena: Ya, tentu. Saya memainkan musik R&B dan Soul, saya berasal dari New York. Hmm, apa yang kamu ingin tau? (sambil tertawa)

Creative Disc: Bagaimana dengan inspirasimu dalam bermusik?
Raveena: Sade, Erykah Badu.. Saya suka D’Angelo..

Creative Disc: Bagaimana proses pengerjaan album “Shanti”?
Raveena: Membutuhkan beberapa waktu dalam penggarapannya, menulis lagu serta proses rekamannya. Saya bekerja dengan seorang produser bernama Everett Orr (yang belakangan diketahui adalah pacarnya). Saya rasa saat kami menulis lagu ‘If Only’ dan ‘Sweet Time’, kami tahu bahwa kami memiliki materi yang bagus. Jadi kami terus mengembangkan sound serupa, dan kami banyak menulisnya di alam, saat kami sedang melakukan perjalanan. It’s a happy record.

Creative Disc: Video musik untuk ‘Sweet Time’ sangat merepresentasikan perempuan berkulit berwarna. Raveena: Bagaimana ide untuk mengangkat tema tersebut muncul pada awalnya?
Saya rasa hal tersebut memang membutuhkan representasi yang lebih daripada yang ada dalam sebuah video, yang menunjukkan sisi keindahan dari para perempuan tersebut. Sebuah hal yang sangat besar yang belum pernah saya lakukan sebelumnya.

Creative Disc: Dari sekian banyak lagu yang kamu miliki, lagu mana yang paling mewakili dirimu?
Raveena: Menurut saya ‘I Won’t Mind’. Karena lagu itu menunjukkan seberapa dalamnya saya bisa menggali diri saya dan menunjukkannya melalui lagu tersebut.

Creative Disc: Secara pribadi saya suka dengan ‘Temptation’. Ceritakan dong sedikit mengenai lagu tersebut!
Raveena: Yeah, it’s a song about lust. Untuk videonya, saya sangat terinspirasi dengan India, nuansa tropis, seperti buah mangga. Kurang lebih mirip dengan Jakarta. I love it..

Creative Disc: Apa lagi yang sedang kamu siapkan saat ini?
Raveena: Kami sedang menyiapkan album pertama saya yang akan dirilis musim semi tahun ini.

Creative Disc: Pertanyaan terakhir, sebutkan 5 hal yang belum orang ketahui tentang dirimu.
Raveena: Oh, hmm… Sangat susah karena saya sangat rapuh, dan saya sangat terbuka. Mungkin Preston bisa membantu saya untuk ini.. (sambil menunjuk pria yang duduk di seberang meja)

Sebentar saya pikirkan dulu… (sambil tertawa) Mungkin 3 saja.. Saya tidur dengan pakaian biasa, bukan baju tidur atau piyama. Saya mandi lebih dari 3 kali sehari selama 20 menit, serta saya banyak menulis lagu di kamar mandi. Dan yang ketiga, saya merasa rileks kalau rumah saya dalam kondisi bersih. Saya senang mempunyai ruang yang bersih, tenang, dan nyaman. Bukan saya yang mengerjakannya selalu, tapi saya senang dengan keadaan seperti itu. Saya sangat membosankan, ya? (sambil tertawa).

 

Interview: Rendy
Foto: Jehoo

a weirdo, a dreamer, a freethinker. I'm on a diet but I'm not getting thinner.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | March 20, 2019 By

Exclusive Interview with Jeff Bernat: Mantan Dancer Yang Beralih Menjadi Penyanyi Soul R&B

Artist Interviews | March 17, 2019 By

Exclusive Interview with Ardhito Pramono: Dari Jurnalis Hingga Jadi Performer di Java Jazz Festival

Artist Interviews | March 16, 2019 By

Exclusive Interview with Sinead Harnett: Patah Hati Jadi Pemicu Menulis Lagu Hit